Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam di dalam hadits yang panjang tentang 5 dosa besar yang membinasakan, bersabda:
…وَلَمْ يَنْقُصُوا الْمِكْيَالَ وَالْمِيزَانَ
، إِلاَّ أُخِذُوا بِالسِّنِينَ ، وَشِدَّةِ الْمَئُونَةِ ، وَجَوْرِ
السُّلْطَانِ عَلَيْهِمْ ، وَلَمْ يَمْنَعُوا زَكَاةَ أَمْوَالِهِمْ إِلَّا
مُنِعُوا الْقَطْرَ مِنَ السَّمَاءِ ، وَلَوْلَا الْبَهَائِمُ لَمْ
يُمْطَرُوا… أخرجه ابن ماجه و غيره
”…Tidaklah mereka mengurangi takaran dan timbangan
kecuali akan ditimpa paceklik, susahnya penghidupan dan kezaliman
penguasa atas mereka. Tidaklah mereka menahan zakat (tidak membayarnya)
kecuali hujan dari langit akan ditahan dari mereka (hujan tidak turun),
dan sekiranya bukan karena hewan-hewan, niscaya manusia tidak akan
diberi hujan….”(Diriwayatkan oleh Ibnu Majah (2/1322) no. 4019, Abu
Nu’aim, al-Hakim dan yang lainnya. Dinyatakan hasan oleh Syaikh
al-Albani dalam Shahih Sunan Ibnu Majah (2/370) no. 4009)dan Silsilah
ash-Shahihah.
Segala piji bagi Allah, Dzat Yang Mengabulkan do’a
orang-orang yang berada dalam keadaan darurat, dan menghilangkan
kesusahan orang-orang yang tertimpa kesusahan. Semoga Shalawat dan Salam
senantiasa tercurah atas Nabi kita Muhammad, atas keluarga, para
Shahabat dan orang-orang yang mengikuti beliau dengan baik hingga akhir
hari pembalasan. Amma ba’du:
Sesungguhnya di antara hikmah Allah Subhanahu wa Ta’ala adalah tidak menjadikan hamba-hamba-Nya monoton berada dalam satu keadaan saja, akan tetapi Dia Subhanahu wa Ta’ala mengatur
keadaan mereka dengan kesempitan (kesusahan) dan kelapangan, dan
menguji mereka dengan kebahagiaan dan kesusahan supaya mereka menghadap
kepada-Nya dan merengek-rengek di hdapan-Nya. Dia berfirman:
“وَنَبْلُوكُمْ بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً وَإِلَيْنَا تُرْجَعُونَ”.
”…Dan Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan
kebaikan sebagai cobaan(yang ssebenar-benarnya). Dan hanya kepada
Kamilah kamu dikembalikan.” (QS. Al-Anbiyaa’: 35)
Wahai saudara-saudara sekalian yang tercinta, manusia
dan makhluk hidup yang lain tidak bisa bisa lepas dari
ketergantungannya terhdap hujan, sehingga tanpa air semuanya akan mati.
Allah Subhanahu wa Ta’alaberfirman:
“وَجَعَلْنَا مِنْ الْمَاءِ كُلَّ شَيْءٍ حَيٍّ”
”… Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup… .” (QS. Al-Anbiyaa’: 35)