Jumat, September 26, 2014

Manfaat "Arang"

Arang adalah residu hitam berisi karbon tidak murni yang dihasilkan dengan menghilangkan kandungan air dan komponen volatil dari hewan atau tumbuhan. Arang umumnya didapatkan dengan memanaskan kayu, gula, tulang, dan benda lain. Arang yang hitam, ringan, mudah hancur, dan meyerupai batu bara ini terdiri dari 85% sampai 98% karbon, sisanya adalah abu atau benda kimia lainnya.

Arang banyak sekali mafaatnya:
  1. Penghilang Bau  
    ternyata arang dapat menghilangkan bau dari tempat yang berbeda seperti kamar mandi atau ruang bawah tanah. Arang juga dapat letakkan dibawah tong sampah untuk menghilangkan bau tidak sedap. Dalam beberapa hari, bau akan hilang setelah anda meletakkan arang

Bagaimana Lambung Kita Bekerja


Lambung merupakan  organ yang bekerja dalam proses pencernaan makanan. Setiap makanan yang telah kita makan tidak dapat langsung diserap oleh tubuh melainkan harus mengalami proses pencernaan daun penghancuran agar makanan menjadi lembut dan mudah diserap oleh tubuh. Protein, lemak, dan karbohidrat merupakan bahan utama makanan.Ketiganya itu membawa energi yang di perlukan oleh tubuh kita. Fungsi pencernaan tubuh kita adalah dengan cara teratur mencerna ketiganya. Pencernaan Ketiganya dilakukan dilaju yang berbeda.
Pencernaan Karbohidrat memakan waktu yang tercepat, sedangkan pencernaan Lemak membutuhkan waktu yang paling lama. Pencernaan untuk Protein memakan waktu medium. 
 
Keterangan:
Lambung:
1) Esofagus                     6) Lambung mukosa
2) Kardia                        7) Tubuh perut
3) Fundus                       8) Pilorik antrum
4) Selaput lendir             9) Pilorus
5) Otot lapisan              10) Usus dua belas jari (duodenum)

Sabtu, September 06, 2014

Pelangi Buatan

Ummu anak-anak biasanya suka melihat pelangi.namun,biasanya pelangi hanya muncul setelah hujan reda meskipun tidak selalu sih. Nah,untuk membuat anak2 senang sambil belajar,yuk ummu buat pelangi buatan.
A. Dengan air di baskom
Bahan:
– cermin
– lampu senter
-karton putih
– kotak plastik/baskom
Cara Membuat:
1.letakkan cermin di atas kotak yang berisi air
2. hidupkan senter dan arahkan ke cermin
3. cahaya akan memantul mengenai karton
4. terlihat warna pelangi di kartun
B. Dengan segelas air
– Cara termudah untuk membuat pelangi buatan adalah dengan menggunakan segela air. Untuk itu, siapkan segelas air (gunakan yang berkaca bening).
– Letakkan gelas tersebut di atas meja di depan jendela kaca yang terkena sinar matahari (cari yang paling terang). sekarang, letakkan selembar kertas putih di lantai.
– Basahi jendela dengan air hangat/panas. Setelah itu, atur posisi gelas dan kertas, sampai anda bisa melihat pelangi (ref:majalahnikah,ya bunayya)
Penjelasan:
Jelaskan kepada anak tentang pelangi dg bahasa yang sederhana.misal,
1. Warna pelangi terdiri dari 7 warna yang dapat dilihat oleh mata manusia, yaitu merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu. Untuk mempermudah diingat, biasanya digunakan singkatan mejikuhibiniu.
2. bagaimana pelangi bisa terjadi ketika hujan?
karena ada cahaya matahari. cahaya matahari menembus sisa-sisa air hujan kemudian dibiaskannya.
3. bagaimana bisa muncul pelangi buatan?
karena cahaya senter dibiaskan oleh air di baskom.

Selasa, September 02, 2014

Karbon Aktif Dari Arang Tempurung Kelapa

Tempurung kelapa yang dijadikan arang dapat ditingkatkan nilai ekonomisnya dengan menjadikannya karbon aktif. Cara membuat karbon aktif dari tempurung kelapa juga relatif lebih mudah.

Karbon aktif berfungsi sebagai filter untuk menjernihkan air, pemurnian gas, industri minuman, farmasi, katalisator, dan berbagai macam penggunaan lain. Tempurung kelapa adalah salah satu bahan karbon aktif yang kualitasnya cukup baik dijadikan karbon aktif.

Bentuk dan ukuran, dan kualitas tempurung kelapa harus diperhatikan ketika membuat karbon aktif. Tempurung kelapa yang akan dijadikan bahan pembuat karbon aktif, sebaiknya bebentuk setengah atau seperempat ukuran tempurung.
Jika ukurannya terlalu hancur, maka tempurung itu kurang baik dijadikan bahan pembuat karbon aktif. Dari segi kualitas, tempurung kelapa yang memenuhi syarat dijadikan bahan karbon aktif adalah kelapa yang benar-benar tua hingga warnanya hitam mengkilap dan keras.

Tempurung yang dijadikan bahan pembuat karbon aktif umumnya dari kelapa yang dijadikan kopra. Batok kelapa yang dihasilkan merupakan belahan dua dari satu buah kelapa utuh. Untuk membuat karbon aktif yang benar-benar berkualitas, tempurung harus bersih dan terpisah dari sabutnya.
Ada dua tahapan membuat karbon aktif yang berkualitas dari tempurung kelapa. Tahap pertama yang harus dilakukan adalah tempurung dibuat arang dengan peralatan drum berpenutup.
Tahap kedua, melalui proses penggilingan arang tempurung hingga menghasilkan karbon aktif dan serbuk arang. Serbuk arang ini masih bisa diproses menjadi briket arang tempurung. Penggilingan itu dilakukan dengan mesin sederhana berpenggerak listrik, diesel, atau bensin.

Kualitas tempurung dan proses pembakaran akan sangat menentukan rendemen karbon aktif yang dihasilkan. Kualitas tempurung kelapa biasa lebih baik dibanding kelapa hibrida.
Agar dapat memperoleh rendemen karbon aktif yang lebih baik, langkah-langkah proses pembakaran dengan cara drum diberi empat lubang di bagian bawah. Agar selama pembakaran udara bisa masuk, drum harus diganjal tiga potongan batu bata.
Pembakaran arang dilakukan lapis demi lapis tempurung. Memulai pembakaran bisa dengan menggunakan kertas atau daun kelapa kering yang ditaruh di atas satu lapis tempurung di dasar drum. Setelah tempurung lapisan pertama terbakar, sedikit demi sedikit satu lapisan ditaruh diatasnya. Langkah ini terus dilakukan sampai drum penuh.

Ketika tempurung lapisan atas mulai terbakar, batu bata yang menjadi ganjalan drum perlahan-lahan diambil, sehingga dasar drum langsung menyentuh tanah dan menutup lubang. Kemudian drum ditutup rapat-rapat dan jangan sampai ada udara yang masuk.
Jika ada udara yang masuk, maka arang yang ada dalam drum akan menjadi abu. Tetapi kalau drum ditutup rapat sebelum seluruh tempurung terbakar, tempurung tidak akan menjadi arang.
Keesokan harinya, setelah drum dingin, tutupnya dibuka, kemudian drum dibaringkan. Arang tempurung kemudian dibongkar secara perlahan-lahan. Arang tempurung yang tampak hitam, mengkilap, utuh, keras, dan mudah dipatahkan menunjukkan kualitasnya baik. kadar air dalam arang tempurung kelapa antara 50-70 persen.

Karbon Aktif dan Komposisinya
Karbon atau arang aktif adalah material yang berbentuk butiran atau bubuk yang berasal dari material yang mengandung karbon misalnya batubara, kulit kelapa, dan sebagainya. Dengan pengolahan tertentu yaitu proses aktivasi seperti perlakuan dengan tekanan dan suhu tinggi, dapat diperoleh karbon aktif yang memiliki permukaan dalam yang luas.

Senin, September 01, 2014

DAUR AIR

Air memang dibutuhkan oleh seluruh makhluk hidup di dunia. Persediaan air di Bumi tidak akan pernah habis karena air selalu mengalami daur atau siklus. Air yang kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari berasal dari suatu proses yang cukup panjang yang disebut daur air.

Daur Air 
Air sangat dibutuhkan bagi kehidupan kita. Air sangat penting manfaatnya dalam memenuhi kebutuhan  rumah tangga (mengolah makanan, minum, MCK), pertanian, industri, dan tidak terkecuali untuk pusat pembangkit listrik.  

Daur air merupakan sirkulasi (perputaran) air secara terus-menerus dari bumi ke atmosfer dan kembali ke Bumi. Daur air ini terjadi melalui proses evaporasi (penguapan), presipitasi (pengendapan), dan kondensasi (pengembunan).

Berikut ini adalah gamban terjadinya proses Daur Air

Air di laut, sungai, dan danau akan mengalami penguapan karena pengaruh panas dari sinar matahari. Tumbuhan juga mengeluarkan uap air ke udara. Proses penguapan ini disebut evaporasi. Uap air naik dan berkumpul di udara. Lama-kelamaan, udara tidak dapat lagi menampung uap air (jenuh). Proses ini disebut presipitasi (pengendapan). Jika suhunya turun, uap air akan berubah menjadi titik-titik air. Titik-titik air ini membentuk awan. Proses ini disebut kondensasi (pengembunan).

Titik-titik air di awan kemudian akan turun menjadi hujan. Air hujan itu akan jatuh ke tanah atau perairan. Air hujan yang jatuh di tanah akan meresap menjadi air tanah. Selanjutnya, air tanah akan keluar melalui sumur. Air tanah juga akan merembes ke danau atau sungai.  

Air di sungai akan mengalir ke laut. Sebagian air di sungai dapat menguap kembali. Air sungai yang menguap membentuk awan bersama dengan uap dari air laut dan tumbuhan.

Proses perjalanan air di daratan itu terjadi dalam daur air. Dari sini dapat disimpulkan bahwa jumlah air di Bumi secara keseluruhan cenderung tetap. Hanya wujud dan tempatnya yang berubah. 

Hujan Asam
Hujan asam diartikan sebagai segala macam hujan dengan pH di bawah 5,6. Hujan secara alami bersifat asam (pH sedikit di bawah 6) karena karbondioksida (CO2) di udara yang larut dengan air hujan memiliki bentuk sebagai asam lemah. Jenis asam dalam hujan ini sangat bermanfaat karena membantu melarutkan mineral dalam tanah yang dibutuhkan oleh tumbuhan dan binatang.

Hujan asam disebabkan oleh belerang (sulfur) yang merupakan pengotor dalam bahan bakar fosil serta nitrogen di udara yang bereaksi dengan oksigen membentuk sulfur dioksida dan nitrogen oksida. Zat-zat ini berdifusi ke atmosfer dan bereaksi dengan air untuk membentuk asam sulfat dan asam nitrat yang mudah larut sehingga jatuh bersama air hujan. Air hujan yang asam tersebut akan meningkatkan kadar keasaman tanah dan air permukaan yang terbukti berbahaya bagi kehidupan ikan dan tanaman. Usaha untuk mengatasi hal ini saat ini sedang gencar dilaksanakan. (sumber : id.wikipedia.org)
Kegiatan Manusia yang Memengaruhi Daur Air
Proses daur air menyebabkan air bergerak meninggalkan tanah ke udara. Selanjutnya, air turun lagi ke tanah. Nah, air yang turun ke tanah ini ada yang mengalir di permukaan tanah dan masuk sungai. Aliran air di sungai ini akan terkumpul kembali di laut. Ada juga air yang tergenang membentuk danau.

Air yang turun ke tanah ada yang masuk dan bergerak ke dalam tanah melalui celah-celah dan pori-pori tanah serta batuan. Air yang masuk ke dalam tanah ini kemudian menjadi air cadangan (sumber air). Air cadangan akan selalu ada apabila daerah peresapan air selalu tersedia. Daerah peresapan air biasa terdapat di hutan-hutan. Tetumbuhan hutan mampu memperkokoh struktur tanah. Saat hujan turun, air tidak langsung hanyut, tetapi akan teresap dan tersimpan di dalam tanah. Air yang tersimpan dalam tanah akan menjadi air tanah. Air akan lebih mudah meresap jika terdapat banyak tumbuhan. Air yang meresap akan diserap oleh akar tumbuhan tersebut.  

Hutan berperan dalam penyimpanan air. Oleh karena itu, kita harus menjaga kelestarian hutan. Saat ini telah banyak hutan yang gundul akibat penebangan liar. Selain penebangan, hutan dapat rusak akibat pembakaran. Biasanya hutan ditebang atau dibakar dengan alasan tertentu. Seperti untuk membuka lahan pertanian, perumahan, atau industri. Kegiatan-kegiatan ini dapat mengurangi kemampuan tanah dalam menyimpan air. Akibatnya, pada saat hujan terjadi banjir dan pada saat kemarau banyak daerah mengalami kekeringan.