Kamis, Oktober 31, 2019

Keseimbangan Ekosistem

Hari / Tanggal       : Kamis / 31 Oktober 2019
Materi  

KESEIMBANGAN EKOSISTEM

Ekosistem adalah sususan sistem yang terbentuk karena adanya interaksi antara makhluk hidup dengan lingkungannya pada tempat tertentu. Makhluk hidup tidak hanya hidup sendiri di Bumi ini. Untuk memenuhi kebutuhan makhluk hidup, diperlukan interaksi dengan sesama makhluk hidup lain dan lingkungan. Dengan demikian tercipta hubungan saling timbal balik, baik berupa hubungan saling menguntungkan atau saling merugikan. Semua kondisi dan perilaku tiap tiap komponen dalam ekosistem akan mempengaruhi keseimbangan ekosistem.

Komponen Ekosistem

Ekosistem terdiri atas komunitas biologis pada suatu tempat (komponen biotik) dan faktor fisika dan kimiawi yang mempengaruhinya (komponen abiotik). Organisme yang menunjukkan ciri ciri makhluk hidup seperti manusia, hewan, dan tumbuhan termasuk kedalam komponen biotik. Sedangkan batu, temperatur, dan iklim masuk dalam komponen abiotik.
  1. Komponen Biotik
Seperti yang telah diuraikan, komponen biotik mewakili semua organisme yang ada dalam ekosistem. Secara umum, komponen biotik terbagi menjadi 3 yaitu produsen, konsumen, dan pengurai.
  • Produsen – adalah semua makhluk hidup yang memiliki kemampuan untuk menghasilkan makanannya sendiri atau dapat melakukan proses fotosintesis. Tumbuhan masuk dalam kategori ini meskipun beberapa biota laut seperti fitoplankton dan alga juga ada dalam kategori produsen.
  • Konsumen – merupakan organisme yang mendapatkan energi makanan dengan cara mengonsumsi organisme lain. Konsumen dapat dibedakan menurut tingkatannya dalam rantai makanan atau dari jenis makanannya. Berdasarkan jenis makanannya konsumen dibedakan menjadi herbivora (hewan pemakan tumbuhan), karnivora (hewan pemakan daging), dan omnivora (hewan pemakan tumbuhan dan daging). Contoh dan ciri ciri hewan dapat dilihat pada artikel Ciri ciri hewan karnivora herbivora omnivora dan hewan karnivora, herbivora, dan omnivora
  • Pengurai – atau disebut juga dengan dekomposer, adalah organisme yang menguraikan organisme yang telah mati.
  1. Komponen Abiotik
Komponen abiotik merujuk kepada benda mati atau benda yang tidak memiliki ciri makhluk hidup. Dalam ekosistem, komponen abiotik adalah kondisi fisika dan kimiawi hal/benda disekitar yang menunjang kehidupan makhluk hidup. Contoh komponen abiotik diantaranya:
  • air – air merupakan hal vital yang dibutuhkan makhluk hidup. Tubuh manusia 70% terdiri atas air, begitu pula sebagian besar hewan, dan tumbuhan memerlukan air sebagai salah satu bahan dalam fotosintesis. Akibat kekurangan air pada tumbuhan sangat terlihat. Tumbuhan menjadi layu dan pada akhirnya mati
  • cahaya matahari – cahaya matahari merupakan sumber energi utama dalam kehidupan makhluk hidup, khususnya tumbuhan. Fungsi cahaya matahari untuk tumbuhan adalah sebagai bahan utama fotosintesis.
  • udara – udara terdiri atas banyak senyawa seperti oksigen, karbondioksida, gas nitrogen dan sebagainya. Senyawa oksigen dibutuhkan manusia dan hewan untuk bernafas. Sedangkan tumbuhan menyerap karbondioksida dari udara untuk diproses dalam fotosintesis.
  • tanah – tanah merupakan tempat hidup bagi organisme. Tanpa adanya tanah, maka tumbuhan tidak dapat hidup. Kondisi tanah juga mempengaruhi tumbuhan apa yang dapat hidup. Tanah yang baik bagi pertumbuhan tanaman adalah tanah yang banyak mengandung humus. Tanah yang tercemar logam berat akan membuat tanaman sulit tumbuh. Bahaya logam berat juga akan mempengaruhi kehidupan manusia dan hewan disekitarnya.
  • iklim – iklim adalah keadaan rata-rata suatu daerah luas untuk waktu yang relatif lama. Komponen dalam iklim adalah kelembaban, suhu, curah hujan dan sebagainya. Keadaan ini akan mempengaruhi tanaman yang tumbuh di daerah tersebut.

Keseimbangan Ekosistem

Semua tingkat organisasi kehidupan dalam ekosistem saling berinteraksi membentuk kehidupan yang harmonis dan seimbang. Sama halnya dengan tubuh manusia yang memiliki sistem sistem pendukung yang menjaga kestabilan, di dalam ekosistem juga terjadi hubungan yang hampir sama. Kondisi ini disebut keseimbangan ekosistem atau kondisi homeostasis.
Sama halnya dengan sistem sistem tubuh seperti sistem pencernaan pada manusia atau sistem sirkulasi pada manusia, sistem dalam ekosistem juga dapat terganggu keseimbangannya. Bumi sendiri selalu berubah setiap saat meskipun sedikit, misalnya adalah cuaca. Cuaca hari ini bisa berbeda dengan cuaca esok hari. Kita mungkin juga pernah mempelajari musim di Indonesia. Dua dekade terakhir, musim hujan dan musim kemarau di Indonesia bisa diprediksi waktunya. Sedangkan sekarang, musim penghujan dan kemarau sulit untuk diprediksi awalnya.
Perubahan di ekosistem dipengaruhi oleh beberapa faktor yang mengganggu kondisi homeostasisnya. Faktor pengganggu keseimbangan ekosistem meliputi faktor alam dan faktor perilaku manusia.
  1. Faktor alam
Faktor alam banyak dipengaruhi oleh bencana alam yang terjadi. Beberapa bencana yang dapat mempengaruhi keseimbangan ekosistem antara lain:
  • Gunung meletus
  • Tsunami
  • Gempa
  • Banjir
  • Longsor
  • Pergeseran lempeng tektonik
Beberapa bencana alam mungkin terjadi karena ulah dari manusia seperti banjir dan longsor.

Rabu, Oktober 30, 2019

Jagung Ungu "Obat Diabtetes dan Ginjal"

Hari / Tanggal           : Rabu / 30 Oktober 2019
Materi

JAGUNG UNGU "OBAT DIABETES DAN GINJAL"


Jagung yang sering digunakan sebagai pelengkap sayuran ternyata memiliki manfaat yang menakjubkan. Selain rasanya yang enak karena mengandung unsur manis, ia menyimpan khasiat yang sangat berguna bagi tubuh manusia. Pantaslah jika jagung atau tepung jagung menjadi salah satu dari sereal paling populer di dunia yang membentuk makanan pokok di banyak negara termasuk Amerika Serikat. Dan yang menariknya, seluruh bagian buah jagung ini bisa diambil manfaatnya untuk pengobatan. 
Jagung yang satu ini warnanya ungu gelap kehitaman. Konon rasanya tidak berubah dari rasa jagung biasanya, hanya saja warnanya memang berbeda.

Selasa, Oktober 29, 2019

Sitem Organ Pada Manusia

Hari / Tanggal       : Selasa / 29 Oktober 2019
Materi

SISTEM ORGAN PADA MANUSIA 

Sistem organ pada manusia merupakan kumpulan berbagai organ yang memiliki fungsi masing-masing, namun dapat saling bekerja sama untuk menjaga kesinambungan fungsi tubuh seutuhnya.
Sebagai contoh, sistem pencernaan yang terdiri dari beberapa organ, antara lain lambung dan usus, meski masing-masing memiliki fungsi khusus, namun bersama-sama bekerja mencerna makanan. Begitu juga dengan sistem organ lainnya.

Berbagai Sistem Organ Pada Manusia

Sistem organ tubuh manusia dibagi berdasarkan fungsinya. Berikut ini sistem organ pada manusia beserta fungsinya:
  • Sistem inderaSistem indera terdiri dari lima indera atau yang biasa dikenal dengan sebutan panca indera. Yaitu mata yang berfungsi untuk melihat, telinga untuk mendengar, hidung yang berfungsi sebagai alat penciuman, lidah sebagai alat untuk mengecap, dan terakhir adalah kulit.Secara khusus kulit merupakan bagian dari sistem integumen, yaitu sistem yang menutupi organ dalam tubuh. Selain berfungsi sebagai indera peraba dan perasa, kulit juga merupakan pelindung tubuh dari masuknya mikroorganisme dan bahan kimia berbahaya, membantu mengatur suhu tubuh, serta menjaga tubuh agar tidak kehilangan cairan terlalu cepat.
  • Sistem kardiovaskularSistem kardiovaskular terdiri dari jantung (kardio) dan pembuluh darah (vaskular). Sistem kardiovaskular bertanggung jawab dalam memompa dan mengedarkan darah ke seluruh tubuh (sirkulasi darah). Darah sendiri merupakan sarana transportasi bagi oksigen, karbon dioksida, nutrisi, hormon, serta berbagai zat lainnya, dari dan ke seluruh tubuh.
  • Sistem pernapasanSistem pernapasan merupakan salah satu sistem organ vital pada manusia yang berfungsi untuk menghirup oksigen yang dibutuhkan tubuh dan mengeluarkan karbon dioksida sebagai salah satu zat buangan metabolisme. Sistem pernapasan terdiri dari hidung, tenggorokan, laring, trakea dan bronkus, dan paru-paru. Di antara organ pernapasan tersebut, paru-paru merupakan organ terbesar yang berfungsi dalam pertukaran gas oksigen dan karbon monoksida.
  • Sistem pencernaanSistem pencernaan memungkinkan tubuh untuk menerima makanan, mengubah, dan memproses makanan menjadi nutrisi melalui proses pemecahan kimia. Proses ini terjadi dalam sistem organ yang meliputi mulut, diafragma, esofagus, lambung, hati, pankreas, dan usus.
  • Sistem reproduksi dan urogenitalSistem reproduksi terbagi menjadi sistem reproduksi pria dan wanita. Sistem reproduksi pria mencakup semua organ yang digunakan selama hubungan seksual dan menghasilkan keturunan (prokreasi). Terdiri dari penis, testis, epididimis, dan vas deferens.
Sedangkan sistem reproduksi wanita mencakup semua organ yang diperlukan untuk berhubungan seksual, hamil, dan melahirkan anak. Organ-organ dalam sistem reproduksi wanita antara lain adalah vagina, rahim, ovarium, dan tuba Falopi.
Sementara itu, sistem urogenital merupakan sistem organ yang berkaitan antara reproduksi dan ekskresi urine.
  • Sistem saraf dan muskuloskeletalSistem saraf terdiri dari semua sel saraf di tubuh Anda, baik saraf sensorik maupun saraf motorik. Sistem saraf memungkinkan manusia untuk merasakan, memahami, dan memberi respon terhadap lingkungan di sekitarnya. Sistem saraf juga berperan dalam gerak tubuh, bersama dengan sistem muskuloskeletal.Sistem muskuloskeletal mencakup otot (muskulo) dan tulang (skeletal). Secara umum berfungsi untuk menggerakkan tubuh, menjaga postur dan keseimbangan, menghasilkan panas tubuh melalui metabolisme, dan melindungi organ dalam tubuh.
  • Sistem endokrinSistem endokrin terdiri dari serangkaian kelenjar yang memproduksi dan mengeluarkan hormon yang digunakan tubuh untuk mengendalikan berbagai fungsi tubuh, seperti pernapasan, metabolisme, reproduksi, pergerakan, pertumbuhan, persepsi sensorik, dan perkembangan seksual.

Senin, Oktober 28, 2019

Pengertian Magnet dan Bentuknya

Hari / Tanggal      : Senin / 28 Oktober 2019
Materi

PENGERTIAN MAGNET DAN BENTUKNYA

Siapa yang suka bermain magnet waktu kecil? Atau suka heran melihat magnet-magnet yang menempel di kulkas rumahKalian tahu gak kenapa magnet-magnet yang ada di kulkas itu bisa menempel dan tidak jatuh? Agar kalian tidak bingung melihat magnet yang suka menarik atau mendorong satu sama lain, simak yuk pengertian magnet dan bentuknya!

A. Pengertian Magnet
Magnet adalah suatu benda yang mampu menarik benda lain di sekitarnya yang memiliki sifat khusus. Setiap magnet mempunyai sifat kemagnetan. Apa sih sifat kemagnetan? Sifat kemagnetan adalah kemampuan benda dalam menarik benda-benda lain di sekitarnya.

pengertian magnet
B. Sifat-Sifat Magnet
  • Magnet hanya menarik benda tertentu yang ada di sekitarnya. Tidak semua jenis benda bisa ditarik oleh magnet meski berada dalam jangkauannya.
  • Gaya magnet dapat menembus benda.
  • Magnet mempunyai dua kutub, yakni kutub utara dan kutub selatan.
  • Apabila kutub magnet yang sejenis didekatkan satu sama lain, kedua kutub akan saling tolak menolak. Sebaliknya, kutub yang berlainan akan saling tarik-menarik.
  • Medan magnet akan membentuk gaya magnet. Medan magnet akan semakin rapat jika didekatkan dengan magnet.
  • Sifat kemagnetan dapat melemah atau hilang karena hal tertentu, seperti sering jatuh, terbakar, atau lainnya.

C. Jenis Bahan Magnet

Berdasarkan sifat kemagnetannya, jenis bahan magnet secara umum terbagi menjadi dua, yaitu bahan magnetik (feromagnetik) dan bahan nonmagnetik.
  • Bahan Magnetik (Feromagnetik)
Feromagnetik adalah benda yang dapat ditarik dengan kuat oleh magnet. Jika benda jenis feromagnetik berada dekat dengan magnet, magnet akan menarik benda tersebut. Selain itu, benda yang termasuk bahan feromagnetik dapat dijadikan suatu magnet. Contoh bahan feromagnetik adalah baja, besi, nikel, dan kobalt.
  • Bahan Nonmagnetik
Bahan nonmagnetik terbagi atas:
  1. Paramagnetik adalah benda yang dapat ditarik dengan lemah oleh magnet kuat. Contohnya alumunium, tembaga, platina, dan lain-lain.
  2. Diamagnetik adalah benda yang menolak magnet. Benda ini tidak dapat ditarik sama sekali oleh magnet meski berada sangat dekat dengan magnet yang kuat. Contoh benda diamegnetik adalah emas, seng, merkuri, dan lainnya.

Jumat, Oktober 25, 2019

METAMORFOSIS

Hari / Tanggal        : Jum'at / 25 Oktober 2019
Materi 

METAMORFOSIS

Metamorfosis merupakan proses perkembangan biologi yang terjadi pada hewan serta melibatkan perubahan penampilan secara fisik dan/atau struktur setelah penetasan atau kelahiran. Perubahan fisik dapat terjadi akibat adanya pertumbuhan sel dan differensiasi sel yang secara radikal berbeda.

Beberapa serangga, amfibi, echinodermata, mollusca, crustacea, dan tunicata mengalami proses metamorfosis tersebut dan biasanya disertai perubahan habitat atau tingkah laku. Dalam terjadinya metamorfosis membesarnya ukuran tubuh suatu hewan dapat disebut proses pertumbuhan, sedangkan perubahan bentuk tubuh dari telur sampai ke dewasa dapat disebut proses perkembangan.

Pengertian Metamorfosis
Seiring dengan terjadinya proses pertumbuhan dan perkembangan suatu hewan akan mengalami perubahan dalam siklus hidupnya. Perubahan-perubahan tersebut terjadi secara periodik serta merupakan siklus hidup yang sejatinya sudah melekat pada hewan. Beberapa hewan akan mengalami bentuk yang sangat berbeda pada saat hewan tersebut muda dan dewasa. Sedangkan yang lainnya mempunyai bentuk yang sama saja, namun ukuran dan perkembangan organ yang berbeda. Siklus metamorfosis ini digunakan sebagai dasar pengelompokkan pada hewan serangga. Metamorfosis pada serangga dibedakan menjadi :

Metamorfosis Sempurna

Metamorfosis Sempurna
Metamorfosis sempurna (Homometabola) merupakan suatu metamorfosis yang perkembangan individu suatu mahluk hidup dengan melalui tahap telur – larva – pupa – imago atau dewasa. Telur yang menetas akan menjadi larva dan larva tersebut menjadi kepompong kemudian berubah menjadi imago atau serangga dewasa.

Larva merupakan ulat yang tumbuh serta khusus untuk makan dan mengalami molting beberapa kali, kemudian larva tersebut membungkus dirinya sendiri dalam kepompong dan akan menjadi pupa. Tahapan pada larva sangat berbeda dengan tahapan dewasa.

Pupa merupakan tahap jaringan larva mengalami pembelahan serta deferensiasi sel-sel yang sebelumnya belum aktif pada tahap larva menjadi organ tubuh. Akhirnya imago atau serangga dewasa keluar dari kepompong. Contoh : nyamuk, kupu-kupu, dan lebah madu.

Metamorfosis Tidak Sempurna

Metamorfosis Tidak Sempurna
Metamorfosis tidak sempurna (Hemimetabola) merupakan suatu metamorfosis yang melalui dari tahap telur yang menetas hingga menjadi nimfa, lalu tumbuh dan berkembang menjadi imago atau serangga dewasa.

Nimfa merupakan hewan muda yang cukup mirip dengan hewan dewasa namun mempunyai ukuran yang lebih kecil. Nimfa akan mengalami molting atau pergantian kulit, setiap kali setelah molting hewan tersebut kelihatan lebih mirip dengan hewan dewasa. Contoh metamorfosis tidak sempurna : kecoa, jangkrik, dan belalang.

Itulah pengertian metamorfosis, metamorfosis sempurna, dan metamorfosis tidak sempurna.

Kamis, Oktober 24, 2019

7 Cara Merawat Tanaman yang Baik dan Benar

Hari / Tanggal          : Kamis / 24 Oktober 2019
Materi

7 Cara Merawat Tanaman yang Baik dan Benar

Bagi kalian yang senang berkebun, aktivitas dan cara merawat tanaman bisa menjadi hobi yang paling asyik untuk dijalani. Bayangkan, dimulai dari membeli benih, menanam dan merawat, pasti ada kepuasan tersendiri dari cara merawat tanaman yang efektif hingga menghasilkan kebun yang subur dan berbunga wangi. Pasti senang dong jika kamu tidak perlu repot ke pasar karena ada tanaman menghasilkan di rumah?


Tapi apa jadinya bila hobi berkebun malah membawa stres karena tanaman sering layu dan tidak berkembang dengan baik. Frustrasi, sedih dan putus asa bisa saja membuat kamu meninggalkan hobi berkebun. Bisa jadi, cara merawat tanaman kamu salah. Makanya, kamu perlu tahu cara merawat tanaman yang baik supaya hobi berkebun tetap berjalan, manfaat kesehatan dan produksi juga tetap bisa kamu nikmati.

1. Melakukan Teknik Penyiraman Air Yang Tepat

Merawat Tanaman Menyiramrodalesorganiclife.com
Pada dasarnya, cara merawat tanaman sangat bergantung pada jenis tanaman yang kamu miliki, termasuk juga untuk tenik penyiraman air yang tepat. Jadi, supaya kamu semakin tanggap dalam cara merawat tanaman, ada baiknya kamu  mencari tahu kebutuhan air yang diperlukan oleh jenis tanaman milikmu.
Penyiraman air yang terlalu sedikit biasanya akan menyebabkan tanaman menjadi kekeringan dan mati. Sebaliknya, cara merawat dengan menyiram terlalu banyak malah akan menimbulkan pembusukan pada akar.
Ikuti tips-tips umum cara merawat tanaman dengan teknik penyiraman air untuk tanaman di bawah ini:
  • Siram tanaman pada waktu malam hari atau pagi hari, supaya tanaman memiliki supplai air untuk menghadapi siang hari yang terik.
  • Siram tanaman pada beberapa bagian yang berbeda dan jangan hanya fokus pada satu titik saja.
  • Hindari  menyiram daun terlalu basah karena akan mengundang penyakit tanaman.
  • Hindari genangan air karena jalur oksigen akan tertutupi dan menyebabkan tanaman cepat rusak.

2. Memberikan Sinar Matahari Secara Merata

Sinar Yang Cukup Merawat Tanamangardeningknowhow.com
Cara merawat tanaman yang kedua setelah memberikan air adalah dengan mengekspos tanaman pada sinar matahari. Tanaman membutuhkan sinar matahari untuk proses fotosintesis, bahkan tanaman indoor juga butuh sinar matahari secara langsung sesekali. Tetapi, sama dengan manusia, sinar matahari yang berlebihan bisa jadi cara merawat tanaman yang salah, karenakan tanaman milikmu bisa kekeringan, terbakar, dan layu.
Prinsipnya, cara merawat tanaman dengan bantuan sinar matahari paling ideal adalah dengan mengetahui kebutuhan eksposur sinar matahari. Kebun sayur dan buah-buahan biasanya membutuhkan sekitar 6 jam sinar matahari secara langsung. Sedangkan tanaman biasa cukup diberikan sekitar 3-4 jam setiap harinya.
Berbeda lagi dengan tanaman yang memang bisa tumbuh tanpa banyak paparan sinar matahari seperti kaktus dan tanaman sukulen, atau pakis dan tanaman sejenisnya yang hanya membutuhkan sekitar 2 jam paparan sinar matahari setiap hari.

3. Kontrol Suhu & Kelembapan yang Pas

Merawat Tanaman Kontrol Suhuhaleysdailyblog.com
Apapun jenis tanaman milikmu, sayur, buah- buahan, bunga atau tanaman hias semuanya pasti membutuhkan suhu & tingkat kelembaban yang pas sebagai rutinitas cara merawat tanaman yang baik. Kamu harus rajin mencari tahu suhu dan kelembapan sesuai dengan jenis tanaman yang kamu miliki supaya tanaman tidak tumbuh pada cuaca atau lokasi yang salah. Memilih tanaman harus dimulai dari pemilihan jenis tanaman yang hanya sesuai dengan iklim dan kondisi tanah yang kamu miliki.
Dari segi suhu, hindari memilih tanaman yang tidak cocok dengan suhu rata-rata di kota tempat tinggalmu, misalnya jangan memilih jenis tanaman dingin untuk kamu yang tinggal di kota besar dengan suhu tropis. Sedangkan cara merawat tanaman dengan tingkat humiditas yang baik bisa diakali dengan alat bantu seperti humidifier atau memberikan sumber air di sekeliling tanaman.

4. Antisipasi Hama dan Penyakit Sejak Dini

Merawat Tanaman Pupukpennington.com
Banyak cara merawat tanaman yang efektif supaya tanaman tidak mudah terserang penyakit. Terapkan beberapa strategi cara merawat tanaman melalui tindakan pencegahan berikut ini:
  • Jaga kualitas tanah dengan cara memberikan nutrisi organik, seperti kotoran hewan atau kompos alami.
  • Rotasi Jenis tanaman, yaitu dengan cara menanam beberapa jenis tanaman yang berbeda di dalam satu musim. Dengan demikian, tidak ada sarang hama yang tertinggal saat kamu melakukan rotasi.
  • Optimalkan lokasi dan kondisi tanaman dengan memberikan pupuk, cahaya matahari, dan metode penyiraman yang tepat.
  • Rajin membersihkan ilalang atau rumput liar yang tumbuh.
Menghindari hama dan penyakit adalah cara merawat tanaman yang tergolong gampang-gampang susah, terutama hama musiman. Jadi, prioritaskan cara merawat tanaman dengan tindakan preventif di atas ya.

5. Hindari Pupuk Kimia

Merawat Tanaman Pupuk Alamimilorganite.com
Cara merawat tanaman yang baik umumnya selalu  mengutamakan bahan perawatan yang baik pula, misalnya pupuk alami atau perawatan bersifat organik yang bebas dari bahan-bahan kimia berbahaya. Banyak ahli berkebun yang menyarankan cara merawat tanaman dengan sisa kotoran hewan, pupuk kompos, campuran nutrisi makro, hingga pupuk daur ulang. Alasannya, semakin murni kandungan pupuk yang kalian gunakan dalam cara merawat tanaman, semakin subur dan bebas layu pula hasil kebun atau tanaman di rumah.

6. Pemberian Nutrisi Vital Pertumbuhan

Merawat Tanaman Nutrisiemeraldlawnsaustin.com
Mustahil jika kamu tidak mengikutsertakan nutrisi tumbuhan sebagai bagian dari cara merawat tanaman kamu dengan tepat. Ada 6 nutrisi penting yang harus kamu perhatikan dalam cara merawat tanaman, yaitu nitrogen, fosfor, potassium, magnesium, sulfur, dan kalsium,
Dengan kombinasi 6 nutrisi tersebut, kamu akan mendapatkan cara merawat tanaman yang paling sempurna. Nutrisi-nutrisi dasar untuk tanaman ini juga tidak sulit untuk didapatkan karena umumnya sudah terdapat di dalam tanah. Oleh karena itu, kamu disarankan untuk mengganti tanah secara berkala sebagai cara merawat tanaman yang efektif. Dijamin, tumbuhan di taman milikmu senantiasa bisa tumbuh sehat tanpa sering layu.

Rabu, Oktober 23, 2019

Macam-Macam Alat Ukur

Hari / Tanggal           : Rabu / 23 Oktober 2019
Materi

MACAM-MACAM ALAT UKUR

Segala sesuatu di dunia ini menjadi lebih jika dilihat dengan struktur ukuran tertentu. Hal seperti suhu saat memasak, ukuran panjang saat membuat baju dan hal kompleks seperti menghitung daya luncur mesin roket tidak akan mungkin dilakukan secara pas jika tanpa ukuran.
Pengukuran adalah kegiatan untuk memberi nilai, baik itu nilai besaran volume, panjang, dimensi dan lainnya pada suatu hal.  Proses pengukuran dilakukan dengan dasar yang logis dan sesuai cara pemakaian dan aturan tertentu.

Macam Alat Ukur 

Jenis-jenis atau macam alat ukur umumnya digolongkan menjadi beberapa jenis, seperti alat ukur panjang, alat ukur massa, zat, alat ukur kuat arus dan lain sebagainya. 
  • Alat Ukur Panjang, Penggaris atau Mistar, Meteran, Jangka sorong dan Mikrometer Sekrup
  • Alat Ukur Massa Neraca (timbangan) sama lengan, Neraca lengan gantung, Neraca Ohauss atau timbangan tiga lengan,  Neraca pegas atau Dinamometer dan timbangan digital
  • Alat Ukur Waktu Jam, Stopwatch dll


Macam Macam Alat Ukur dan Fungsinya


Dari sekian banyak alat alat ukur yang beredar. Berikut ini adalah alat” ukur yang sering dugunakan beserta dengan gambar dan penjelasan fungsinya.

1. Mikrometer Sekrup


macam macam alat ukur
amazon.com

Alat ini digunakan untuk mengukur ketebalan sebuah benda ataupun diameter sesuatu. Skala yang digunakan dalam alat ukur ini adalah 0,01 mm. Alat ini merupakan benda yang penting jika Anda berurusan dengan benda berukuran kecil.
Misalnya saja Anda membutuhkan diameter kabel sekitar 0,75 mm untuk memastikan kabel tersebut masuk rapi ke dalam perangkat elektronik. Hal ini tentu susah diukur jika hanya menggunakan penggaris biasa.
Untuk menggunakannya, Anda hanya perlu menjepit benda yang akan diukur di rahang alat ini. Untuk memastikan ukuran tepat, Anda perlu mengunci rapat benda dengan memutar sekrup skalanya.
Dari perputaran tersebut, Anda akan melihat skala sudah tertera di batang pengukur untuk nilai milimeter dan nilai desimal di sekrup pemutarnya.

2. Penggaris atau Mistar


alat ukur
ilovehandles.com

Alat pengukur panjang ini tentu sudah sering Anda gunakan sehari – hari. Alat ini berupa batang panjang dengan nilai ukuran tertera di sepanjang badannya. Tingkat ketelitian alat ukur ini kurang lebih hanya 0,5 mm, jadi bisa dibilang tidak terlalu tepat untuk mengukur benda kecil.
Tapi untuk mengukur benda sehari – hari ataupun membuat sketsa gambar, ukuran centimeter yang ada sudah cukup efektif.
Untuk menggunakan alat ini, cukup tentukan titik awal ukuran pada nilai 0 pada mistar. Runtut panjang tersebut dengan melihat angka di mana benda tersebut berakhir. Nilai panjang benda itu akan terlihat dari angka yang tertera di mistar pada titik akhir itu.

3. Jangka Sorong


tokopedia.com

Sama halnya dengan mistar dan mikrometer sekrup, jangka sorong bisa digunakan untuk menghitung panjang, ketebalan dan diameter sebuah benda. Bedanya, tingkat ketelitian alat ini adalah 0,1 mm. Jadi lebih tepat daripada mistar tapi tidak seakurat mikrometer sekrup.
Cara menggunakan alat ini cukup mudah. Cukup dengan mengapit benda yang ingin di ukur di antara rahang alat ini. Pastikan rahang memegang kencang benda akar ukuran akurat. Ukuran akan tertera di mana rahang tersebut berada saat memegang benda yang diukur.

4. Voltmeter


justscience.com

Alat yang satu ini berguna untuk mengukur tegangan listrik. Biasanya digunakan saat berurusan dengan rangkaian listrik pada mobil, motor ataupun rumah. Untuk menggunakannya, Anda cukup menjepit kabel pengukur di nila +/- sumber listrik.
Ukuran akan langsung tercantum dari pergerakan jarum. Voltmeter sekarang juga ada yang berupa digital jadi Anda bisa langsung lihat angkanya.

5. Amperemeter


aliexpress.com

Sama seperti Voltmeter, Amperemeter masih mengukur skala listrik. Alat ini berfungsi untuk mengukur kuatnya arus listrik. Untuk menggunakannya, Anda hanya perlu menghubungkannya dengan jaringan listrik yang ingin diukur sama seperti Voltmeter. Setelah itu Anda bisa langsung baca pergerakan jarum atau angka digital yang muncul.

6. Ohmmeter


wikihow.com

Alat yang ini masih berurusan dengan listrik, tapi lebih digunakan untuk mengetahui besaran hambatan listrik suatu benda. Alat ini penting untuk mencari nilai konduktivitas sebuah benda. Untuk penggunaannya, sama seperti Voltmeter dan Amperemeter.
Anda cukup menghubungkannya pada benda yang dialiri listrik dan ukuran akan terlihat dari jarum ataupun angka digital.

7. Thermometer


google images

Alat pengukur ini digunakan untuk mengetahui nilai suhu. Tergantung sensitivitas alatnya, Thermometer bisa digunakan untuk keperluan yang berbeda. Misalnya untuk mengukur suhu udara di ruangan, mengukur suhu badan dan benda. Untuk proses mengukur suhu benda, ada Termometer yang digunakan untuk mengukur suhu ekstrim seperti panas bumi.
Alat ini berbeda cara penggunaannya tergantung jenisnya. Untuk Termometer udara dan ruangan, ukuran otomatis terlihat hanya dengan meninggalkan alat ini dalam ruangan. Untuk yang digunakan di tubuh dan benda, biasanya alat ini harus ditempelkan selama beberapa saat.

8. Barometer


pxhere.com

Alat ukur yang berikutnya adalah Barometer. Alat ini digunakan untuk menghitung tekanan udara. Untuk ukuran yang biasa tertera dalam alat ini adalah MB. Alat ini lebih sering digunakan untuk keperluan meteorologi.
Untuk menggunakannya, Anda hanya perlu meninggalkan alat ini di area yang akan Anda ukur. Setelah beberapa lama, alat ini akan menunjukan tekanan udara yang ada di area tersebut.  

9. Stopwatch


macam macam alat ukur - gambar stopwach
pixabay.com

Stopwatchi digunakan untuk mengukur waktu. Biasanya lebih digunakan untuk mengukur waktu tempuh sesuatu. Misalnya pada lomba lari 100 meter, balapan rally dan waktu tempuh renang seseorang.
Untuk menggunakannya, Anda cukup menekan tombol start yang ada di alat. Untuk yang stopwatch analog, tombol tersebut adalah tuas yang menonjol miring di atas. Jika sudah ditekan, waktu akan berjalan, untuk menghentikannya tekan tombol stop atau dengan menekan ulang tombol start. Waktu tempuh akan tertera dalam bentuk jarum analog ataupun angka digital.

10. Hygrometer


pixabay.com

Alat ini digunakan untuk mengukur kelembaban ruang tertutup. Ukuran ini penting untuk proses penyimpanan barang khusus. Contoh saja pada alat elektronik dan bahan makanan. Jika udara terlalu basah alat elektronik bisa saja mengalami gangguan sedangkan makanan jadi mudah membusuk.
Untuk menggunakannya, Anda cukup menaruh alat ini di ruangan tertutup yang akan diukur. Setelah beberapa saat, Hygrometer akan menunjukan ukuran kelembapannya.

11. Densitometer


wikipedia.org

Densitometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur kerapatan pada zat cair. Untuk menggunakannya, Anda cukup memasukan alat ini ke dalam cairan yang akan diukur. Biasanya untuk hal ini Anda membutuhkan cairan sampel yang cukup banyak.
Saat memasukan Densitometer pastikan alatnya tidak menyentuh wadah tempat cairan tersebut. Setelah dibiarkan berada di cairan, Anda akan melihat ukurannya ditampilkan pada alat.