Dengan Eksperimen ini kawan-kawan bisa mencoba membuat suatu lagu lho. Kawan-kawan dapat mengatur sendiri nada yang terdengar hanya dengan mengatur gelas dan airnya. Penasaran kawan-kawan?
Caranya mudah kok, yang kamu butuhkan yaitu:
Air
5 atau lebih gelas kaca
Tongkat kayu, dapat juga menggunakan pensil
Yang perlu kamu lakukan yaitu:
Isilah masing-masing gelas dengan jumlah air yang berbeda satu sama lain.
Atur posisi seluruh gelas secara sejajar untuk memudahkan kawan-kawan memukulnya.
Susunan diatur dengan mengisi gelas pertama dengan sedikit air, gelas kedua lebih banyak dan seterusnya hingga gelas terakhir berisi paling banyak air.
Gaya Belajar Anda Visual, Auditori, atau Kinestetik ?
Dalam buku Quantum Learning dipaparkan 3 modalitas belajar seseorang yaitu :“modalitas visual, auditori atau kinestetik (V-A-K). Walaupun masing2dari kita belajar dengan menggunakan ketiga modlaitas ini pada tahapan tertentu, kebanyakan orang lebih cenderung pada salah satu di antara ketiganya”.
1. Visual (belajar dengan cara melihat)
Lirikan keatas bila berbicara, berbicara dengan cepat.Bagi siswa yang bergaya belajar visual, yang memegang peranan penting adalah mata / penglihatan ( visual ), dalam hal ini metode pengajaran yang digunakan guru sebaiknya lebih banyak / dititikberatkan pada peragaan / media, ajak mereka ke obyek-obyek yang berkaitan dengan pelajaran tersebut, atau dengan cara menunjukkan alat peraganya langsung pada siswa atau menggambarkannya di papan tulis. Anak yang mempunyai gaya belajar visual harus melihat bahasa tubuh dan ekspresi muka gurunya untuk mengerti materi pelajaran. Mereka cenderung untuk duduk di depan agar dapat melihat dengan jelas. Mereka berpikir menggunakan gambar-gambar di otak mereka dan belajar lebih cepat dengan menggunakan tampilan-tampilan visual, seperti diagram, buku pelajaran bergambar, dan video. Di dalam kelas, anak visual lebih suka mencatat sampai detil-detilnya untuk mendapatkan informasi.
Tumbuhan adalah salah satu makhluk hidup yang ada di dunia. Tumbuhan selalu identik dengan pohon. Eksistensinya ada di dunia ini adalah sebagai penyeimbang kehidupan yang ada. Peran pentingnya ini dikarenakan tumbuhan adalah satu- satunya makhluk hidup yang ada di dunia sebagai makhluk yang memproduksi oksigen. Oksigen adalah gas yang sangat penting dalam keberlangsungan makhluk hidup di dunia ini. Planet bumi adalah planet yang memiliki gas oksigen yang paling banyak didalam keluarga galaksi Bima Sakti. Hampir 70% gas yang berada di bumi adalah oksigen, dan sisanya adalah campuran dari berbagai macam gas seperti hydrogen, nitrogen dan karbon dioksida.
Dr Stephen Carr Leon menulis dari pengamatan langsung. Dirinya melihat ada beberapa hal yang menarik yang dapat ditarik sebagai bahan untuk tesis Phd-nya, yaitu, “Mengapa Yahudi Pintar?”
Sekadar anda ketahui, untuk mengumpulkan data-data seakurat mungkin tesis ini memakan waktu hampir 8 tahun.
Marilah kita mulai : 1. Persiapan awal melahirkan
Di Israel, setelah mengetahui sang ibu sedang mengandung, sang ibu akan sering :
* menyanyi
* bermain piano
Mengajar yang efektif adalah mengajar yang dapat membawa belajar siswa yang efektif pula. Belajar di sini adalah suatu aktivitas mencari, menemukan dan melihat pokok masalah. Siswa berusaha memecahkan masalah termasuk pendapat bahwa bila seseorang memiliki motor skill atau mampu menciptakan puisi atau suatu simfoni, maka dia telah menghasilkan masalah dan menemukan kesimpulan.
Untuk melalsanakan mengajar yang efektif diperlukan syarat-syarat sebagai berikut:
1. Belajar secara aktif, baik mental maupun fisik.
2. Guru harus mempergunakan banyak metode pada waktu mengajar.
3. Motovasi.
4. Kurikulum yang baik dan seimbang
5. Guru perlu mempertimbangkan perbedaan individual.
6. Guru akan mengajar efektif bila selalu membuat perencanaan sebelum mengajar.
7. Pengaruh guru yang sugestif perlu doberikan pula kepada siswa.
8. Seorang guru harus memiliki keberanian untuk menghadapi siswa-siswanya.
9. Guru harus mampu menciptakan suasana yang demokratis di sekolah.
10. Pada penyajian bahan pelajaran pada siswa, guru perlu memberikan masalah-masalah yang merangsang untuk berpikir.
11. Semua pelajaran yang diberikan pada siswa perlu diintegrasikan, sehingga siswa memiliki pengetahuan yang terintegrasi.
12. Pelajaran di sekolah perlu dihubungkan dengan kehidupan yang nyata di masyarakat.
13. Dalam interaksi belajar mengajar, guru harus banyak memberikan kebebasan pada siswa, untuk dapat menyelidiki sendiri, mengamati sendiri, belajar sendiri, mencari pemecahan masalah sendiri.
14. Pengajaran remidial.
Seperti itulah cara mengajar yang efektif. Semoga sedikit ilmu ini bermanfaat bagi kita semua, aamiin.
Sekian dan terimakasih.
Hujan : Pengertian Fungsi Proses Jenis Dampak Gambar {Lengkap}
Hujan adalah sebuah presipitasi yang berwujud cairan, berbeda dengan presipitasi non-cair seperti salju, batu es dan slit. Hujan memerlukan keberadaan lapisan atmosfer tebal agar dapat menemui suhu di atas titik leleh es di dekat dan juga berasa di atas permukaan Bumi.
Di Bumi sendiri, hujan merupakan proses kondensasi uap air di atmosfer menjadi butir air yang cukup berat untuk jatuh dan biasanya tiba di daratan.
Dua proses yang mungkin terjadi bersamaan dapat mendorong udara semakin jenuh menjelang hujan, yaitu pendinginan udara maupun penambahan uap air ke udara.
Virga merupakan presipitasi yang jatuh ke Bumi namun akan menguap sebelum mencapai daratan; inilah satu cara penjenuhan udara tersebut.
Presipitasi terbentuk melalui tabrakan antara butir air maupun kristal es dengan awan. Butir hujan mempunyai ukuran yang beragam mulai dari pepat, mirip panekuk (butir besar), hingga bola kecil (butir kecil).
Kelembapan yang bergerak di sepanjang zona perbedaan suhu dan kelembapan tiga dimensi yang disebut dengan front cuaca merupakan metode utama dalam pembuatan hujan.
Hujan merupakan komponen utama dalam siklus air dan juga sebagai penyedia utama air tawar di planet ini. Curah hujan rata-rata tahunan global yakni antara 990 milimeter (39 in).
Antartika adalah salah satu benua terkering di Bumi. Di daerah lain, hujan juga pernah turun dengan kandungan metana, besi, neon, hingga asam sulfur.
Proses Terjadinya Hujan
Hujan : Pengertian Fungsi Proses Jenis Dampak Gambar {Lengkap}
Proses Terjadinya Hujan Secara Lengkap
Bagaimanakah proses terjadinya hujan dari awal hingga akan turun hujan? Berikut adalah langkah-langkah dan tahapan teks eksplanasi proses terjadinya hujan beserta gambarnya lengkap.
Air menguap karena panas matahari
Matahari adalah sumber energi yang telah menerangi permukaan Bumi. Efek panas matahari juga menjadi awal mula terjadinya hujan tersebut. Panas matahari dapat menyebabkan air menguap ke udara, baik itu air laut, air sungai atau air danau serta juga air dari kandungan makhluk hidup lainnya.
Uap air menjadi padat dan terbentuklah awan
Suhu udara kemudian memegang peranan penting dalam proses kondensasi, yaitu pemadatan uap air dan kemudian akan menjadi sebuah embun. Embun terbentuk dari titik-titik air kecil sehingga suhu udara semakin tinggi dan akan membuatnya memadat menjadi awan.
Awan kecil menjadi besar karena hembusan angin
Adanya hembusan angin kemudian dapat membuat awan yang sudah terbentuk bergerak ke tempat lain. Kumpulan awan-awan kecil kemudian akan menyatu sehingga terbentuklah sebuah awan yang lebih besar. Setelahnya awan besar bergerak ke langit maupun tempat dengan suhu lebih rendah dan warnanya menjadi semakin kelabu.
Hujan pun turun
Setelah awan semakin kelabu, kemudian titik-titik air menjadi semakin berat. Akibatnya titik-titik air tidak terbendung lagi dan juga akan membuat butiran-butiran air jatuh ke permukaan Bumi. Dari sinilah proses terjadinya hujan akan berlangsung dimana air hujan akan membasahi daerah sekitarnya.
Proses Terjadinya Hujan Secara Singkat
Hujan : Pengertian Fungsi Proses Jenis Dampak Gambar {Lengkap}
Jika dijelaskan secara singkat dalam bentuk poin-poin, maka bisa dilihat pada penjelasan proses terjadinya hujan secara singkat adalah berikut ini :
Panas matahari dapat membuat air laut/danau menguap.
Uap air terkumpul di udara dalam bentuk awan.
Awan yang terbentuk menjadi semakin besar, lalu butiran-butiran air akan jatuh.
Terjadilah hujan.
Gambar Proses Terjadinya Hujan
Hujan : Pengertian Fungsi Proses Jenis Dampak Gambar {Lengkap}
Di bawah ini merupakan beberapa ilustrasi gambar proses terjadinya hujan dalam bentuk kartun animasi dikutip dari berbagai sumber yang ada.
Jenis – Jenis Hujan
Hujan : Pengertian Fungsi Proses Jenis Dampak Gambar {Lengkap}
Taukah anda apakah hujan itu ? mungkin kata hujan memang sudah tidak asing lagi kalian semua, hujan yang datang pada saat kurun waktu tertentu dan juga dinanti-nati oleh makhluk hidup memberikan arti penting bagi kehidupan makhluk hidup. Hujan sendiri mempunyai arti lain menurut para peneliti. Hujan memang sudah umum terjadi di seluruh dunia sehingga para peniliti akan mempunyai arti yang lain-lain mengenai hujan.
Definisi hujan
Selama ini kita hanya sedikit mengenal hujan dari rintikannya di depan rumah yang akan membawa berjuta juta tetesan yang jatuh ke tanah.
Proses terjadinya hujan sebenarnya secara ilmiah hujan adalah salah satu wujud peristiwa prespitasi yaitu jatuhnya air atau cairan dari atmosfer bumi, entah nantinya dalam bentuk cair ke permukaan bumi tersebut.
Dengan adanya lapisan atmosfer yang tebal, sehingga dapat memenuhi suhu yang telah mencapai sangat tinggi (lebih tinggi dari titik leleh es) dan letaknya di atas permukaan bumi.
Selain itu hujan juga dapat di artikan dalam wujud suatu proses kondensasi, yaitu adanya perubahan wujud dari benda cair menjadi benda padat yang membentuk sebuah awan, yang mana awan tersebut mempunyai massa cukup berat sehingga jatuh ke atas bumi.
Keadaan udara yang dingin atau bersuhu rendah juga sangat berperan penting dalam proses penjatuhan hujan di atas bumi.
Selain itu dengan adanya keadaan uap air yang terus bertambah tidak menentu menjadikan bentuk tetesan air hujan menjadi bervariasi, ada tetesan besar ada pula tetesan kecil.
Berikut merupakan jenis-jenis hujan :
Hujan siklonal
Hujan siklonal akan terjadi karena adanya udara yang panas, suhu lingkungan yang tinggi serta bersamaan dengan angin yang berputar putar. Pada umumnya terjadi di daerah yang di lewati garis khayal khatulistiwa atau ekuator.
Hal ini di sebabkan karena adanya pertemuan 2 angin yaitu antara angin pasat timur laut dengan angin pasat tenggara. Setelah itu angin tersebut naik, kemudian menggumpal di atas awan yang berada di garis ekuator.
Setelah awan tersebut telah sampai pada titik jenuhnya, hujan ini akan mengawali dengan mendung yang sangat gelap setelah itu turunlah hujan yang akan membasahi keseluruh permukaan bumi yang memberikan dampak positif kepada seluruh makhluk hidup yang hidup di bumi dan juga dinantikan oleh makhluk hidup yang ada di bumi.
Hujan orografis
hujan orografis adalah hujan yang terjadi karena adanya angin yang mengandung uap air, lalu arah pergerakan hujan orografis secara horizontal. Perjalanan angin tersebut harus melewati pegunungan yang dapat menyebabkan suhu angin menjadi dingin akibat adanya proses kondensasi.
Kemudian dengan adanyaproses pembentukan titik-titik air tersebut yang mulai mengendap yang dapat menyebabkan terjadinya hujan pada lereng gunung yang menghadap ke arah datangnya angin tersebut yang biasanya bergerak secara horizontal.
Dan kemudian angin tersebut akan bertiup terus untuk mendaki pengunungan dan juga menuruni lereng tetapin angin tidak membawa uap air lagi sehingga di lereng yang membelakangi arah datangnya angin tidak akan turun hujan.
Kemudian karena berat massa air yang dihasilkan semakin besar, di mana tidak mampu di bawa oleh angin, maka akan turunlah hujan di atas pegunungan.
Hujan frontal
Hujan frontal adalah jenis hujan yang dapat terjadi karena adanya pertemuan antara massa udara yang dingin dan suhu yang rendah dengan massa udara yang panas dan suhu yang tinggi.
Pada saat bertemu, lalu suhu udara yang rendah dan dengan massa udara yang dingin lebih berat dari pada suhu tinggi dan massa udara yang panas, menyebabkan uap yang di bawa udara dingin akan jatuh dengan lebat di atas permukaan bumi.
Pada umumnya perbedaan ke dua massa tersebut bertemu di bidang front, yaitu salah satu tempat yang paling mudah terjadi kondensasi dan pembentukan awan. Itulah mengapa nama hujan ini merupakan hujan frontal.
Pada umumnya hujan frontal terjadi di daerah yang berada pada letak astronomis lintang sedang atau pertengahan lintang utara dan selatan. Jika daerah yang memiliki iklim tropis (berada sekitar garis ekuator) mengalami hujan ini, maka yang keluar bukan sekedar hujan biasa tapi sampai hujan es.
Hal ini bisa terjadi karena adanya penyinaran matahari yang dapat menyebabkan air di samudra, laut, rawa rawa dan tempat lainnya naik ke atas secara konveksi sehingga akan menyebabkan proses kondensasi dan pembentukan awan.
Akibat titik udara yang naik secara konveksi tadi sangat dingin, bahkan suhunya dapat mencapai di bawah 0⁰ celcius. Air yang naik tersebut kemudian menjadi beku, dan pada saat awan sudah sampai pada titik jenuh, turunlah hujan ke daerah tropis. Biasanya bukan hanya air yang turun, juga Kristal atau disebut dengan hujan Kristal es.
Hujan Muson (hujan musiman)
Hujan Muson ini terjadi karena adanya pergerakan semu tahunan matahari dengan garis balik utara dan garis balik selatan. Hujan ini turun dalam kurun waktu tertentu. Dan dari sebab inilah yang kemudian menyebabkan musim kemarau dan penghujan.
Di negara Indonesia juga sering terjadi angin muson. Yaitu biasanya pada bulan Oktober sampai dengan April. Makanya biasanya pada bulan bulan ini sering kali datang musim penghujan.
Sedangkan selain pada bulan itu, Negara Indonesia berada pada musim kemarau. Selain itu, di beberapa negara Asia Timur juga terjadi angin muson pada bulan Mei sampai dengan bulan Agustus.
Hujan zenithal (hujan konveksi)
Hujan Zenithal ini terjadi akibat adanya pertemuan angin pasat timur laut dengan angin pasat tenggara, sehingga kemudian membentuk gumpalan dan naik secara vertikal karena terkena pemanasan ke atas awan.
Hal ini dapat menyebabkan awan yang mempunyai massa berat mengalami penurunan suhu, yang menyebabkan terjadinya proses kondensasi. Karena adanya air yang menggumpal tadi sampai pada titik jenuhnya, akhirnya turunlah sebuah hujan.
Karena letak turun hujan ini berada di atas garis khayal ekuator atau garis khatulistiwa, maka di namakan dengan sebutan hujan zenithal.
Pada umumnya daerah yang kerap di datangi dengan hujan zenithal ini mempunyai iklim di negaranya yaitu tropis seperti iklim di Indonesia dengan intensitas penyinaran matahari yang termasuk tinggi, sebab hampir setiap tahun mendapat penyinaran.
Hujan asam
Hujanasam merupakan hujan yang Biasanya mempunyai ph netral (7). Namun ada juga hujan yang mempunyai ph rendah, yaitu di bawah 5 atau 6 derajat keasaman. Inilah yang di sebut dengan hujan asam.
Hal ini dapat terjadi ketika karbondioksida (CO2) yang berada di udara bisa larut dengan air hujan. Kemudian air hujan yang awalnya mempunyai ph asam lemah (6) bereaksi dengan CO2 atau karbondioksida tadi dan hasilnya yaitu air yang bertambah asam.
Air yang mempunyai ph di bawah 5 tadi naik ke atas awan dan menggumpal. Ketika massa awan sudah melewati batas jenuh, jatuhlah ke permukaan bumi.
Manfaat hujan asam ini dapat mempercepat pelarutan mineral yang ada di dalam tanah, dimana sangat di butuhkan sekali oleh flora dan fauna. Sayangnya hujan asam ini akan membawa dampak buruk pada manusia, yaitu mempercepat proses korosi pada besi.
Jika anda melewati papan reklame yang terpasang di toko toko yang sudah keropos, itu adalah salah satu bukti hujan asam, Akan menjadi sangat berbahaya jika selalu terjadi hujan asam di tempat yang banyak jembatannya. Sebab dapat mengeroposkan pegangan jembatan (yang biasanya terbuat dari besi) tersebut.
Hujan meteor
Hujan meteor merupakan salah satu Hujan yang akan terjadi ketika matahari terbenam, kemudian muncullah perseid dimana saat itu juga terlihat dengan jelas keberadaannya sistem tata surya seperti Planet Venus, Saturnus, Mars, juga bulan sabit di barat secara bersama sama.
Perseid adalah salah satu nama rasi bintang Perseus. Banyak orang yang telah beranggapan bahwa hujan meteor ini berasal dari arah munculnya rasi bintang tersebut.
Kecepatan meteor yang jatuh dapat mencapai 60 kilo meter per jam dengan keadaan cahaya yang terang dan panjang. Adanya hujan meteor ini menawarkan keindahan lain, yaitu munculnya fireball. Ketika anda melihat cahaya yang paling terang dan juga paling besar berjalan di antara meteor meteor lainnya, itulah yang di sebut dengan fireball.
Hujan buatan
Hujan buatan merupakan Hujan yang di buat langsung oleh manusia dengan teknik menambahkan curah hujan. Caranya mudah yaitu dengan cara penyemaian awan atau di kenal dengan cloud seeding atau membuat awan menggumpal dan di semai sehingga memberikan efek turun hujan.
Hal ini kerap dilakukan di daerah yang telah membutuhkan hujan alami, namun sayangnya hujan tersebut tidak kunjung turun.
Cara menurunkan hujan ini dapat melalui proses fisika, yaitu dengan cara melibatkan proses tumbukan dan penggabungan (collision dan coalescence) kemudian di olah dengan proses pembentukan es atau ice nucleation. Lalu pemilihan awan yang mempunyai kandungan air cukup banyak.
Fungsinya agar massa yang di tambahkan tadi cukup untuk menurunkan hujan tersebut ke permukaan bumi yang dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan manusia.
Seperti pada fungsi danau bagi kehidupan manusia yang di penuhi air dikarenakan turunnya hujan yang stabil sehingga tidak menyebabkan kekeringan pada danau tersebut.
Bentuk hujan berdasarkan ukuran
Selain dari jenis-jenis hujan yang ada seluruh dunia, hujan juga mempunyai bentuk hujan berdasarkan ukuran, dan biasanya hanya di negara tertentu saja yang mengalami bentuk hujan yang jarang ada di Indonesia.
Karena di indonesia ini di pengaruhi oleh letak astronomis Indonesia sehingga jarang mengalami hujan salju atau batu es seperti di negara lain.
Hujan yang ada sekarang ini banyak di teliti dan di ukur diameternya yaitu:
Hujan gerimis : biasanya di sebut dengan dizzle yang mempunyai diameter < 0,5 mm
Hujan salju : terbuat dari Kristal es dengan ukuran beragam dimana suhunya < 0⁰ Celcius
Hujan batu es : biasanya turun di suhu yang tinggi dan cuaca panas, namun batu es ini tetap bersuhu di bawah 0⁰ celcius
Hujan deras : inilah yang biasa di sebut rain dengan suhu di atas 10⁰ celcius dan memiliki diameter kurang lebih 7 mm
Cara Mengukur Curah Hujan
Hujan : Pengertian Fungsi Proses Jenis Dampak Gambar {Lengkap}
Jumlah hujan yang jatuh di suatu daerah selama waktu tertentu disebut dengan curah hujan. Untuk mengukur besarnya curah hujan, digunakan alat yang disebut dengan penakar hujan (rain gauge).
Alat ini adalah alat yang terdiri dari corong dan tabung penampung. Curah hujan ini dapat diukur dalam skala milimeter (mm) atau sentimeter (cm).
Dari pengukuran curah hujan tersebut, akan didapatkan beberapa data yang kemudian diolah menjadi tiga jenis hasil pengukuran seperti berikut:
Jumlah curah hujan harian, yaitu hasil pengukuran hujan selama 24 jam.
Jumlah curah hujan bulanan, yaitu jumlah total curah hujan harian selama sebulan.
Jumlah curah hujan tahunan, yaitu jumlah total curah hujan harian selama 12 bulan.
Manfaat dan Dampak Hujan
Hujan : Pengertian Fungsi Proses Jenis Dampak Gambar {Lengkap}
Manfaat Hujan
Turunnya hujan akan mendatangkan sejumlah manfaat. Di antara manfaat-manfaat tersebut akan kami bahas berikut ini:
Meningkatkan kesuburuhan lahan pertanian
Sumber air bersih bagi makhluk hidup
Dapat digunakan sebagai sumber Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA)
Sumber kehidupan perikanan
Melestarikan alam dan lingkungan
Menjaga keberlangsungan hutan
Menjaga ketersediaan air tanah
Memperbaiki kualitas udara
Manfaat yang ditimbulkan oleh terjadinya hujan adalah dapat menyuburkan jenis – jenis tanah dan juga menjadi salah satu faktor pembentuk tanah, hujan menjadi cadangan air ketika musim kemarau tiba, hujan menjadi salah satu sumber air minum yang bersih, hujan berperan penting pada berbagai aspek kehidupan manusia, dan hujan juga dapat menjaga kelangsungan hidup dari makhluk hidup yang ada di muka bumi ini.
Dampak adanya hujan
Dampak negatif yang dapat ditimbulkan jika hujan yang datang terlalu besar pada daerah lingkungan yang sudah rusak yaknimeluapnya air sungai sehingga menjadi penyebab banjir dan mengakibatkan terjadinya jenis – jenis banjir anatara lainbanjir bandang, banjir lahar, banjir lumpur atau banjir rob.
Hujan juga menjadi penyebab utama adanya bencana alam tanah longsor sebagai akibat dari erosi tanah pada lapisan tanah di kerak bumi atau akibat dari dampak penebangan hutan secara liar dan masih banyak bencana alam lainnya yang disebabkan oleh hujan tersebut.
Oleh karena itu,untuk dapat meminimalisir dampak negatif yang ditimbulkan oleh hujan, maka sebaiknya kita selalu menjaga fungsi lingkungan hidup bagi manusia dan melakukan cara untuk dapat menghindari banjir dengan cara menjaga kelestarian danau, melakukan kelestarian hutan, melakukan pengertian reboisasi.
Pada jenis – jenis hutan gundul atau mengurangi dampak akibat kerusakan hutan, dengan cara membuat jenis – jenis irigasi yang cukup, melakukan cara untuk menjaga kelestarian udara, melakukan cara menjaga kelestarian air, serta menjaga kelestarian jenis – jenis sumber daya alam.
Mengkonsumsi sayuran segar dan jus buah adalah cara alami detoksifikasi tubuh Anda. Selain itu, rutin mengkonsumsi 5 minuman berikut ini juga bermanfaat membuang racun dalam tubuh.
1. Air putih
Dr Poonam Rathod, pakar kesehatan, mengatakan, konsumsi air putih secara teratur sesuai kebutuhan tubuh mampu membersihkan sistem pencernaan, serta menghilangkan racun dan sisa-sisa makanan yang menempel di usus. Ini membuat tubuh dan perut bersih dari limbah makanan. 2.Air kelapa segar
Cairan ini bisa mendetoksifikasi tubuh secara alami. Selain membersihkan saluran pencernaan, minum air kelapa akan meningkatkan kekebalan tubuh dan bermanfaat menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik.
3. Jus Labu
Jus labu adalah obat alami yang sangat baik bagi mereka yang penderita masalah pencernaan dan keasaman. "Ini karena sifat basa-nya. Serat dalam sebotol jus labu juga menyembuhkan masalah pencernaan," kata Dr Rathod.
4. Teh hijau
Teh hijau adalah merupakan antioksidan alami yang mengandung polifenol, sehingga membantu meregulasi glukosa dalam darah. "Polyphenol menghambat pergerakan glukosa ke dalam sel-sel lemak, dan mencegah mereka memasuki aliran darah," jelas Dr Rathod.
5. Jus jeruk
Adalah sumber vitamin C, yang dikenal untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Jeruk kaya flavonoid, antioksidan, yang melindungi sistem kekebalan tubuh manusia dengan bertindak melawan kuman dan bakteri yang menyebabkan penyakit.
Sebagai tips, minuman detoksifikasi ini akan lebih baik jika dikonsumsi sebelum sarapan. Dengan cara seperti ini proses detoksifikasi akan berjalan dengan baik dan Anda bisa merasakan manfaat kesehatannya.
Pentingnya Penghijauan sebagai Upaya Pelestarian Sumber Daya Alam
Penghijauan merupakan sebuah kata yang dipakai untuk menggambarkan aktivitas menanam pohon. Hal ini tentu saja karena pohon mempunyai daun sebagai bagian yang berwarna hijau, maka dari itu untuk menggambarkan kegiatan menana pohon kata yang digunakan adalah penghijauan. Penghijauan banyak dilakukan masyarakat sebagai salah satu cara melestarikan alam, mengingat bahwa pohon mempunyai banyak sekali manfaat, tidak hanya bagi lingkungan atau alam, namun juga bagi makhluk hidup baik manusia maupun binatang.
Pohon yang ditanam dalam aktivitas penghijauan boleh bermacam- macam jenis pohon. Biasanya pohon yang ditanam adalah pohon- pohon yang mempunyai banyak fungsi, seperti sebagai penyimpan air di dalam akar, yang mempunyai kayu yang serbaguna, atau yang berbuah lebat. Beberapa jenis pohon yang biasa ditanam dalam aktivitas penghijauan adalah pohon bakau, pohon jati, pohon akasia, dan lain sebagainya. Penghijauan biasanya dilakukan ditempat- tempat yang belum banyak ditumbuhi oleh pepohonan dan perlu untuk ditanami pepohonan, seperti area lapang di perkotaan (semacam taman kota), pinggir jalan, di batas pemisah jalan, dan lain sebagainya. Selain itu, penghijauan biasanya juga dilakukan di lingkungan sekolah untuk menanamkan rasa cinta lingkungan kepada siswa, dan sikap peduli terhadap alam.
Manfaat Pohon
Penghijauan merupakan salah satu perbuatan mulia. Mengapa? Tentu saja karena pohon merupakan makhluk Tuhan yang mempunyai segudang manfaat. Sebelum membahas mengenai manfaat penghijauan, sebaiknya kita mendengar dahulu mengenai manfaat dari pohon. Beberapa manfaat dari pohon antara laun sebagai berikut:
Sumber penghasil oksigen
Pohon merupakan makhluk hidup yang sangat penting karena pohon adalah sumber oksigen atau penghasil oksigen yang paling besar. Seperti yang kita ketahui bersama bahwasannya oksigen merupakan gas yang paling dibutuhkan oleh manusia, karena manusia memerlukannya untuk bernafas. Dengan demikian kehadiran oksigen sangat diperlukan. Sejalan dengan aktivitas manusia sehari- hari kita dapat membayangkan berapa banyak oksigen yang digunakan untuk bernafas oleh manusia dan diubah menjadi karbondioksida. Karena manusia harus selalu bernafas, maka stock oksigen pun tidak boleh habis. Pohon menghasilkan oksigen di siang hari karena proses fotosintesisnya. Maka dari itulah kita seringkali merasa lebih sejuk ketika berada di bawah pohon pada siang hari. Semakin banyak pepohonan maka akan semakin banyak oksigen yang dihasilkan.
Menyerap air dan mengunci di akarnya
Selain sebagai sumber oksigen, fungsi pohon yang juga utama adalah menyerap air dan menguncinya ke dalam akar. Dengan demikian air yang terserap ke dalam akar bisa bertahan di sana dan kita mengenalnya sebagai air tanah. Air tanah sangat banyak sekali manfaatnya, selain menyuburkan tanah, air tanah juga dapat digunakan untuk berbagai macam keperluan manusia. Dengan menyerap air ke dalam tanah, maka pohon telah menabung debit air yang ada di bumi. Dengan menguncinya di dalam tanah maka air tidak akan mudah untuk hilang lagi. Dengan demikian, pohon sangat penting kaitannya dengan penyimpanan air yang berasal dari hujan.
Mencegah terjadinya banjir
Secara tidak langsung keberadaan pepohonan di bumi dapat mencegah terjadinya banjir. Mengapa demikian? Hal ini karena fungsi pohon yang telah dijelaskan sebelumnya, yakni menyerap adanya air di dalam bumi. Air yang diserap ke dalam tanah mengurangi debit air yang ada di permukaan bumi, sehingga tidak terjadi kelebihan air dan tidak terjadi jenis- jenis banjir. Maka dari itu di beberapa area yang banyak ditanami pohon, kita jarang melihat bencana banjir terjadi. Hal ini karena sirkulasi air terjaga dan air tersimpan ke dalam tanah berkat keberadaan akar- akar pohon. Semakin besar ukuran pohon, maka kapasitas untuk menyimpan air di dalamnya semakin besar pula. Jenis akar pepohonan juga mempengaruhi banyak sedikitnya air yang terserap ke dalam tanah, maka dari itulah kita sebaiknya memilih jenis pohon yang sangat sesuai dengan fungsi yang kita harapkan.
Mencegah terjadinya tanah longsor
Pepohonan selain dapat mencegah terjadinya banjir, juga dapat mencegah terjadinya tanah longsor. Tanah longsor merupakan bencana alam yang berupa longsornya tanah di area tinggi. keberadaan akar- akar pohon dapat memperkuat struktur tanah sehingga membuatnya tidak mudah mengalami longsor. Pohon juga semakin membuat tanah menjadi padat karena akar- akarnya, tanah yang padat tentu tidak akan mudah mengalami longsor. Maka dari itulah di tanah yang mempunyai struktur miring, perlu di tanami banyak pepohonan untuk memperkuat struktur tanahnya sehingga tidak mudah mengalami kelongsoran. Seperti yang kita lihat di daerah pegunungan, kita mendapati banyak pohon yang ditanam di daerah pegunungan terutama di lahan miringnya. Dan hal itu membuat daerah pegunungan tersebut idak mudah mengalami longsor.
Mengatasi kekeringan
Fungsi dari pepohonan yang selanjutnya adalah mengatasi kekeringan. Hal ini juga tidak lepas dari fungsi akar pohon yang menyerap air. Akar- akar pepohonan yang menyerap air, akan menyimpannya di dalam tanah. Air yang tersimpan di dalam tanah akan bisa digunakan sewaktu- waktu, terlebih ketika musim kemarau datang. Ketika musim kemarau tiba, kita tidak mempunyai banyak cukup air seperti ketika musim hujan. Dengan demikian kita memerlukan air dari sumber- sumber di dalam tanah. Jika kita banyak menanam pohon, maka air yang tersimpan di dalam tanah pun jumlahnya juga banyak. Sebaliknya, jika kita tidak menanam pohon, maka tidak ada air yang tersimpan di dalam tanah sehingga sangat sulit bagi kita untuk menemukan sumber air di dalam tanah tersebut.
Nah, itulah beberapa fungsi atau manfaat dari pepohonan yang mana menjadikan kita untuk banyak menanam pohon. Pepohonan sangat banyak manfaatnya, selain bagi lingkungan seperti yang telah dijelaskan di atas, pepohonan juga dapat mengindahkan lingkungan, menyejukkan mata dan memberikan tempat tinggal seta makanan bagi berbagai macam makhluk hidup.
Manfaat Penghijauan
Kita telah mengetahui tentang pohon dan juga segudang manfaat yang dipunyainya. Karena pohon mempunyai banyak manfaat, tentu saja menanam pohon merupakan perbuatan yang mulia dan mempunyai banyak manfaat pula. Apa saja manfaat yang akan dihasilkan ketika kita melakukan penghijauan? Beberapa manfaat yang dapat dihasilkan dari program penghijauan antara lain sebagai berikut:
Mencegah banjir
Manfaat penghijauan sejatinya sama seperti manfaat pohon seperti yang telah kita bahas sebelumnya. Namun penghijauan menjadi semakin banyak manfaatnya karena pohon yang ditanam lebih dari satu. Salah satu manfaat penghijauan adalah mencegah terjadinya banjir. Hal ini sangat bermanfaat apabila dilakukan di daerah perkotaan, dimana aktivitas padat sehingga lebih banyak bangunan daripada lahan kosong. Oleh karena banyaknya bangunan, sehingga di kota sangat jarang ditemukan tanah lapang. Jalan- jalan dan halaman rumah pun rata- rata sudah dilapisi semen atau aspal sehingga air hujan tidak dapat terserap masuk. Ditambah dengan saluran air yang kurang efektif dan juga banyaknya sampah, akan membuat banjir lebih berpotensi terjadi. Oleh karena itu sangat penting bagi warga perkotaan untuk melakukan pengijauan, khususnya di tengah kawasan penduduk seperti hutan atau taman kota, di halaman warga atau di pinggir jalan supaya potensi terjadinya banjir lebih berkurang.
Menjaga kualitas air
Air merupakan salah satu sumber daya alam yang sangat penting keberadaannya. Tidak ada makhluk hidup yang dapat bertahan hidup tanpa adanya air, maka dari itulah air harus dilestarikan. Selain dilestarikan, air juga perlu untuk dijaga kualitasnya karena air merupakan minum bagi manusia. salah satu cara untuk menjaga kualitas air di sekitar kita adalah dengan melakukan penghijauan. Akar- akar pohon yang kita tanam akan menyerap air hujan yang turun kemudian akan menguncinya di dalam tanah. Akar pohon juga berfungsi untuk menyaring air sehingga air tanah menjadi lebih bersih, lebih jernih dan lebih berkualitas dibandingkan dengan air hanya diserap oleh tanah saja tanpa melalui penyaringan dari akar pohon. Maka dari itulah penghijauan bisa dilakukan setidaknya di halaman rumah sendiri.penduduk seperti hutan.
Mengurangi polusi udara
Dengan melakukan penghijauan kita juga bisa mengurangi terjadinya polusi udara. Polusi udara merupakan hal yang sangat sulit dihindari di era modern ini, terlebih di daerah perkotaan yang full dengan kendaraan dan juga mesin- mesin pabrik. Oleh karena itulah polusi udara lebih banyak ditemukan di perkotaan daripada di desa. Selain di desa penggunaan mesin atau kendaraan lebih sedikit daripada dikota, di desa juga lebih banyak ditemukan pohon. Pohon melakukan fotosintesis di siang hari. fotosintesis akan menghasilkan oksigen yang akan memerangi berbagai gas yang tidak baik akibat dari polusi udara. Maka dari itulah gas- gas jahat akan bisa dikontrol oleh gas baik dari hasil fotosintesis pohon- pohon ini dan polusi udara pun bisa dikurangi. Maka dari itulah kita lebih bisa merasakan sejuk dan segar ditempat yang banyak mempunyai pohon daripada di tempat yang gersang tanpa pohon. Meskipun menggunakan pendingin udara, namun kesegaran yang dihasilkan berbeda dengan kesegaran alami oleh pohon. Dengan demikian penghijuan sangat perlu di lakukan terlebih di daerah perkotaan yang menghasilkan lebih banyak polutan, seperti di jalan- jalan atau di tengah kota.
Melindungi satwa
Manusia mempunyai tempat tinggal berupa rumah, sementara rumah bagi binatang adalah di pepohonan. Banyak jenis binatang yang tinggal di pepohonan, seperti burung, tupai, dan berbagai serangga. Dengan demikian apabila kita melakukan penghijauan dengan menanam berbagai jenis pohon, maka secara tidak langsung kita ikut melestarikan berbagai macam satwa. Selain itu, dengan mendengar kicauan burung atau suara serangga lainnya akan membuat pikiran dan hati menjadi tenang. Hal ini akan sekaligus menjadi terapi bagi kita, terutama yang tinggal diperkotaan dan disibukkan oleh pekerjaan yang sangat banyak. Maka dari itu, tidak ada salahnya melakukan penghijauan setidaknya di sekitar rumah kita sendiri.
Pengontrol iklim
Penghijauan juga sangat berperan bagi pengontrol iklim. Iklim sangat berkaitan dengan cuaca yang ada di sekitar kita. Akhir- akhir ini iklim sedikit sulit diprediksi karena pengaruh pemanasan global. Pemanasan global terjadi karena disebabkan oleh berbagai macam faktor, salah satunya adalah gas- gas rumah kaca yang dihasilkan oleh polusi udara. Maka dari itulah perlu sekali untuk dilakukan penanaman pohon atau penghijauan agar dapat memerangi berbagai macam gas- gas tidak baik tersebut agar iklim lebih terkontrol. Ketika iklim telah terkontrol maka cuaca menjadi lebih teratur dan cuaca menjadi lebih mudah untuk diprediksi.
Mengurangi dampak hujan asam
Selain menjadi pengontrol iklim, penghijauan juga dapat mengurangi dampak hujan asam. Hujan asam (baca: jenis hujan) merupakan hujan yang turun dan mempunyai tingkat keasaman atau Ph dibawah 5,6. Hujan asam biasanya terjadi di daerah yang banyak polusi udaranya. Maka dari itulah perkotaan sangat membutuhkan pepohonan dan salah satunya adalah untuk mengurangi dampak hujan asam. Perlu kita ketahui bahwasannya hujan asam akan banyak menimbulkan dampak seperti mudah menyebabkan besi menjadi karatan dan lain sebagainya. Pepohonan akan memeragi gas- gas tidak baik, khususnya golongan polutan udara agar tidak menimbulkan terjadinya hujan asam.
Mengurangi debu
Keberadaan polusi udara tidak hanya identik dengan gas- gas polutan yang berbahaya, namun juga berhubugan dengan partikel debu- debu kecil yang berterbangan di udara. Debu- debu banyak ditimbulkan oleh kendaraan yang berlalu lalang dan juga oleh berbagai macam mesin- mesin yang bersifat modern. Debu- debu ini apabila tidak dikontrol dan dikendalikan jumlahnya maka akan membuat berbagai macam masalah. Maka dari itulah debu- debu tersebut harus dikurangi jumlahnya. Salah satu caranya untuk mengurangi debu- debu tersebut adalah dengan menanam pepohonan. Pepohonan rimbun dengan banyak daun akan membuat debu- debu menjadi berkurang jumlahnya dan hal ini akan membuat udara dan lingkungan menjadi lebih bersih daripada jika tidak ada pepohonan di suatu tempat. an dengan partikel debu- debu kecil
Mencegah terjadinya efek rumah kaca
Penghijauan atau penanaman pohon juga akan mencegah terjadinya efek rumah kaca. Efek rumah kaca merupakan peristiwa yang disebabkan oleh gas- gas jelek hasil polusi udara, seperti karbondioksida, karbon monoksida, dan gas- gas lainnya. Gas- gas tersebut apabila banyak dihasilkan di bumi dari asap- asap kendaraan, akan naik ke atas dan berkumpul di atmosfer bumi. Ketika sinar matahari memasuki bumi maka sinar matahari tersebut terjebak dan sulit untuk kembali seperti sistem rumah kaca. Dengan demikian, banyak sinar matahari yang terjebak di dalam bumi membuat suhu bumi menjadi hangat atau lebih panas daripada biasanya dan apabila dibiarkan dalam waktu lama, maka akan menyebabkan berbagai dampak pemanasan global yang bersifat negatif. Maka dari itulah sangat penting bagi manusia untuk melakukan penghijauan, karena efeknya akan sangat signifikan terutama untuk mencegah pemanasan global.
Mempertegas arah jalan
Penghijauan adalah salah satu hal yang dapat kita gunakan untuk mencari petunjuk jalan, karena dapat mempertegas arah jalan. Kita past pernah melewati jalan besar di tengah kota, dimana jalan tersebut bercirikan tanaman- tanaman yang berjajar di tengah- tengah (pembatas jalan) maupun di pinggir jalan. Apabila kita sampai di pertigaan atau perempatan, dan sebagainya terkadang kita bingung. Apabila tidak menemukan tanda atau petunjuk jalan, maka salah satu yang dapat kita lakukan adalah degan mengikuti arah pepohonan yang telah ditanam. Dengan demikian kita tidak terlalu kesulitan, karena biasanya pohon- pohon ditanam mengikuti jalur atau rute jalan tertentu.
Melindungi pejalan kaki dan pengendara sepeda
Tata kota yang baik adalah kota yang memiliki area hijau untuk para pejalan kaki. Car free area dan juga pedestrian sangat diperlukan untuk menjaga kebiasaan masyarakat untuk berjalan kaki dan juga bersepeda, karena sejatinya kendaraan tidak bagus karena menimbulkan banyak polusi udara. Area khusus untuk pejalan kaki dan juga pengendara sepeda akan lebih sejuk dengan menambahkan banyak pepohonan disana. Selain tidak akan kepanasan, masyarakat juga akan merasakan kesejukan karena adanya pepohonan. Car free are dan pedestrian area biasanya juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti tempat duduk yang akan digunakan untuk santai- santai, sehingga kehadiran pepohonan akan semakin menambah indah pemandangan.
Bahan baku pupuk kompos
Siapa sangka dengan melakukan penghijauan, selain mendapatkan manfaat untuk lingkungan juga bisa membuat persediaan pupuk kompos. Dedauan dari pohon yang gugur dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakum membuat pupuk kompos. Cara membuat pupuk kompos adalah dengan membuat cekungan besar atau semacam lubang. Setelah itu dedaunan dimasukkan ke dalam lubang dan ditutup. Setelah itu biarkan hingga beberapa hari, maka dedaunan itu akan membusuk secara alami dan menjadi pupuk kompos. Pupuk kompos yang merupakan pupuk alami dapat digunakan untuk menyuburkan berbagai jenis tanaman.