Kamis, Mei 14, 2020

Bahaya Tidur Dengan Lampu Menyala

Hari/Tanggal   : Kamis/14 Mei 2020
Materi

Bahaya Tidur dengan Lampu Menyala

Anak-anak yang tidur dengan lampu menyala beresiko mengidap leukemia. Para ilmuwan menemukan bahwa tubuh perlu suasana gelap dalam menghasilkan zat kimia pelawan kanker. Bahkan ketika menyalakan lampu toilet, begadang, bepergian melintas zona waktu, lampu-lampu jalanan dapat menghentikan produksi zat melatonin.


Tubuh memerlukan zat kimia untuk mencegah kerusakan DNA dan ketiadaan zat melatonin tersebut akan menghentikan asam lemak menjadi tumor dan mencegah pertumbuhannya.

Prof. Russle Reiter dari Texas University yang memimpin penelitian tersebut mengatakan “Sekali Anda tidur dan tidak mematikan lampu selama 1 menit. Otak Anda segera mendeteksi bahwa lampu menyala seharian dan produksi zat melatonin menurun”.

Jumlah anak-anak pengidap leukimia naik menjadi dua kali lipat dalam kurun 40 tahun terakhir. Sekitar 500 anak muda dibawah 15 tahun didiagnosa menderita penyakit ini pertahun dan sekitar 100 orang meninggal.

Sebuah konferensi tentang anak penderita leukimia diadakan di London menyatakan bahwa orang menderita kanker akibat terlalu lama memakai lampu waktu tidur dimalam hari dibanding dengan yang tidak pernah memakai lampu waktu tidur.

Hal ini menekan produksi melatonin dimana normalnya terjadi antara jam 9 malam s/d jam 8 pagi. Penelitian terdahulu telah menunjukkan bahwa orang-orang yang paling mudah terserang adalah para pekerja shift yang memiliki resiko terkena kanker payudara.

Pada kenyataannya, Orang-orang buta tidak rentan terhadap melatonin memiliki resiko yang lebih rendah mengidap kanker. Maka para orang tua disarankan utk menggunakan bola lampu yang suram berwarna merah atau kuning jika anak-anaknya takut pada kegelapa

Rabu, Mei 13, 2020

Keseimbangan Ekosisten

Hari / Tanggal       : Rabu / 13 Mei 2020
Materi  

KESEIMBANGAN EKOSISTEM

Ekosistem adalah sususan sistem yang terbentuk karena adanya interaksi antara makhluk hidup dengan lingkungannya pada tempat tertentu. Makhluk hidup tidak hanya hidup sendiri di Bumi ini. Untuk memenuhi kebutuhan makhluk hidup, diperlukan interaksi dengan sesama makhluk hidup lain dan lingkungan. Dengan demikian tercipta hubungan saling timbal balik, baik berupa hubungan saling menguntungkan atau saling merugikan. Semua kondisi dan perilaku tiap tiap komponen dalam ekosistem akan mempengaruhi keseimbangan ekosistem.

Komponen Ekosistem

Ekosistem terdiri atas komunitas biologis pada suatu tempat (komponen biotik) dan faktor fisika dan kimiawi yang mempengaruhinya (komponen abiotik). Organisme yang menunjukkan ciri ciri makhluk hidup seperti manusia, hewan, dan tumbuhan termasuk kedalam komponen biotik. Sedangkan batu, temperatur, dan iklim masuk dalam komponen abiotik.
  1. Komponen Biotik
Seperti yang telah diuraikan, komponen biotik mewakili semua organisme yang ada dalam ekosistem. Secara umum, komponen biotik terbagi menjadi 3 yaitu produsen, konsumen, dan pengurai.
  • Produsen – adalah semua makhluk hidup yang memiliki kemampuan untuk menghasilkan makanannya sendiri atau dapat melakukan proses fotosintesis. Tumbuhan masuk dalam kategori ini meskipun beberapa biota laut seperti fitoplankton dan alga juga ada dalam kategori produsen.
  • Konsumen – merupakan organisme yang mendapatkan energi makanan dengan cara mengonsumsi organisme lain. Konsumen dapat dibedakan menurut tingkatannya dalam rantai makanan atau dari jenis makanannya. Berdasarkan jenis makanannya konsumen dibedakan menjadi herbivora (hewan pemakan tumbuhan), karnivora (hewan pemakan daging), dan omnivora (hewan pemakan tumbuhan dan daging). Contoh dan ciri ciri hewan dapat dilihat pada artikel Ciri ciri hewan karnivora herbivora omnivora dan hewan karnivora, herbivora, dan omnivora
  • Pengurai – atau disebut juga dengan dekomposer, adalah organisme yang menguraikan organisme yang telah mati.
  1. Komponen Abiotik
Komponen abiotik merujuk kepada benda mati atau benda yang tidak memiliki ciri makhluk hidup. Dalam ekosistem, komponen abiotik adalah kondisi fisika dan kimiawi hal/benda disekitar yang menunjang kehidupan makhluk hidup. Contoh komponen abiotik diantaranya:
  • air – air merupakan hal vital yang dibutuhkan makhluk hidup. Tubuh manusia 70% terdiri atas air, begitu pula sebagian besar hewan, dan tumbuhan memerlukan air sebagai salah satu bahan dalam fotosintesis. Akibat kekurangan air pada tumbuhan sangat terlihat. Tumbuhan menjadi layu dan pada akhirnya mati
  • cahaya matahari – cahaya matahari merupakan sumber energi utama dalam kehidupan makhluk hidup, khususnya tumbuhan. Fungsi cahaya matahari untuk tumbuhan adalah sebagai bahan utama fotosintesis.
  • udara – udara terdiri atas banyak senyawa seperti oksigen, karbondioksida, gas nitrogen dan sebagainya. Senyawa oksigen dibutuhkan manusia dan hewan untuk bernafas. Sedangkan tumbuhan menyerap karbondioksida dari udara untuk diproses dalam fotosintesis.
  • tanah – tanah merupakan tempat hidup bagi organisme. Tanpa adanya tanah, maka tumbuhan tidak dapat hidup. Kondisi tanah juga mempengaruhi tumbuhan apa yang dapat hidup. Tanah yang baik bagi pertumbuhan tanaman adalah tanah yang banyak mengandung humus. Tanah yang tercemar logam berat akan membuat tanaman sulit tumbuh. Bahaya logam berat juga akan mempengaruhi kehidupan manusia dan hewan disekitarnya.
  • iklim – iklim adalah keadaan rata-rata suatu daerah luas untuk waktu yang relatif lama. Komponen dalam iklim adalah kelembaban, suhu, curah hujan dan sebagainya. Keadaan ini akan mempengaruhi tanaman yang tumbuh di daerah tersebut.

Keseimbangan Ekosistem

Semua tingkat organisasi kehidupan dalam ekosistem saling berinteraksi membentuk kehidupan yang harmonis dan seimbang. Sama halnya dengan tubuh manusia yang memiliki sistem sistem pendukung yang menjaga kestabilan, di dalam ekosistem juga terjadi hubungan yang hampir sama. Kondisi ini disebut keseimbangan ekosistem atau kondisi homeostasis.
Sama halnya dengan sistem sistem tubuh seperti sistem pencernaan pada manusia atau sistem sirkulasi pada manusia, sistem dalam ekosistem juga dapat terganggu keseimbangannya. Bumi sendiri selalu berubah setiap saat meskipun sedikit, misalnya adalah cuaca. Cuaca hari ini bisa berbeda dengan cuaca esok hari. Kita mungkin juga pernah mempelajari musim di Indonesia. Dua dekade terakhir, musim hujan dan musim kemarau di Indonesia bisa diprediksi waktunya. Sedangkan sekarang, musim penghujan dan kemarau sulit untuk diprediksi awalnya.
Perubahan di ekosistem dipengaruhi oleh beberapa faktor yang mengganggu kondisi homeostasisnya. Faktor pengganggu keseimbangan ekosistem meliputi faktor alam dan faktor perilaku manusia.
  1. Faktor alam
Faktor alam banyak dipengaruhi oleh bencana alam yang terjadi. Beberapa bencana yang dapat mempengaruhi keseimbangan ekosistem antara lain:
  • Gunung meletus
  • Tsunami
  • Gempa
  • Banjir
  • Longsor
  • Pergeseran lempeng tektonik
Beberapa bencana alam mungkin terjadi karena ulah dari manusia seperti banjir dan longsor.

Selasa, Mei 12, 2020

Proses Terjadinya Pelangi

Hari / Tanggal     : Selasa / 12 Mei 2020
Materi 
PROSES TERJADINYA PELANGI 

Pelangi adalah fenomena alam yang berupa optik dan meteorologi yang memiliki warna-warni indah yang sejajar yang ada dilangit. Pelangi terbentuk melewati proses pembelokkan cahaya atau yang disebut dengan pembiasan. proses pembiasan pada pelangi akan tertata secara struktur dan akan menghasilkan warna-warni indah pada pelangi.
Bagaimana proses terbentuknya pelangi ?? Berikut ini tahapannya :
Pembelokkan cahaya (pembiasan)
Pelangi akan terjadi apabila cahaya mengalami pembiasan ketika cahaya matahari terkena air hujan. Pelangi hanya dapat dilihat pada saat hujan dan disertai cahaya matahari bahkan posisi pengamat juga menentukan yaitu diantara hujan dan sinar matahari lalu sinar matahari ada dibelakang pengamat sehingga akan terjadi garis lurus antara matahari, pengamat, dan busur pelangi dan akan terbentuk lah menjadi pelangi dari hasil proses pembiasan tadi. 
Bagaimana warna-warna pelangi bisa terbentuk ?
Prosesnya berawal dari cahaya matahari karena cahaya matahari memiliki beberapa warna yang memiliki peran penting dalam pembentukan pelangi. Cahaya matahari tersebut dinamakan polikromatik. Cahaya yang akan ditangkap oleh kasat mata manusia ada 7 warna yaitu merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu yang akan muncul pada langit yang disebut dengan cahaya tampak. Menurut ilmu fisika cahaya tampak merupakan gelombang elektromagnetik yang terjadi akibat adanya medan magnet dan medan listrik. Cahaya tampak memiliki panjang yang berbeda-beda dimulai dari 4000 A sampai 7000 A dan tampak cahaya juga memiliki frekuensi 4,3 x 1014 Hz.
Mengapa  Urutan Warna Pelangi Selalu Sama ??
Nah yang sekarang menjadi pertanyaan adalah mengapa warna merah dan ungu selalu ada diatas dan dibawah warna pelangi lainnya?
Hal ini disebabkan karena cahaya warna merah merupakan bagian dari spektrum cahaya tampak yang memiliki frekuensi paling rendah atau memiliki panjang gelombang paling panjang bila dibandingkan dengan cahaya tampak yang lainnya dan cahaya ungu memiliki frekuensi paling tinggi serta panjang gelombang paling pendek. Maka dari hal ini yang menyebabkan warna merah dan ungu tidak akan saling bertemu. Warna merah berada paling ujung pelangi dan warna ungu berada di paling bawah pelangi dan diantara warna merah dan ungu dikelilingi dengan warna, jingga, kuning, hijau, biru, nila sehingga warna pelangi akan menjadi sempurna.
Setelah kita memahami bagaimana proses terbentuknya pelangi . Kita akan membahas mengenai jenis-jenis pelangi yang belum pernah kita ketahui yang bisa dibedakan berbagai jenis pelangi

Jenis-jenis Pelangi

Pelangi dengan keindahan alam yang di ciptakan Tuhan agar manusia dapat menikmati keindahan yang dapat dilihat dengan kasat mata yang cahayanya tampak sidak terlalu menyilaukan mata. Sehingga pelangi banyak disukai manusia dengan warna-warna yang indah ternyata memiliki beberapa jenis pelangi yang tidak kita ketahui jenis-jenis apa sajakah pelangi yang akan tampak di langit.
Berikut adalah jenis-jenis pelangi yang muncul di langit :
1. Pelangi kabut
Pelangi kabut terjadi lengkungan pelangi karena kabut, kabut memiliki prinsip yang sama dengan pelangi hujan. Bedanya pembiasan hanya terjadi pada medium butiran awan atau kabut dan warna pelangi kabut baisanya muncul  memiliki warna cenderung merah lembut dibagian sisi luar dan warna biru dibagian sisi dalam. Warna pelangi yang muncul pada pelangi kabut ini biasanya redup karena lengkungan di masing-masing warna semakin besar sehingga warna-warna pelangi menumpuk antara satu sama lain.
Dan pelangi kabut biasa nya muncul disekitar perairan yang dimana dapat pertemuan udara diantara air dingin. Namun munculnya pelangi kabut itu terkadang tidak menentu dan tidak selalu di daerah perairan asalkan terdapat kabut yang cukup tipis sehingga cahaya bisa menembus langsung dan terjadi proses pembiasan secara langsung.
2. Pelangi ganda
Pelangi ganda adalah pelangi yang terjadi karena proses pembiasan yang terjadi berkali-kali pada butir-butir hujan sehingga hasil nya akan menghasilkan warna pelangi yang kedua atau ketiga pada permukaan luar pelangi sisi utama pelangi. Dengan adanya pembiasan ganda maka hasil dari pelangi akan berkebalikan warna dari urutan warna pelangi yang ada dibawahnya.
Misalnya pada pelangi utama terdapat warna (merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu) , namun pada pelangi kedua akan menghasilkan warna pelangi berbalik dari warna utama yaitu (ungu, nila, biru, hijau, kuning, jingga, merah). Dan begitu juga akan berkebalikan lagi ke pelangi terluar dengan urutan kembali lagi ke pelangi utama.
Dan setelah munculnya pelangi ganda tersebut, pelangi ganda juga memiliki kekurangan yaitu mudah memudar ke sisi luar karena sisi luar menggunakan medium butir air yang lebih luas sehingga menyebabkan banyka cahaya yang lolos dan tidak terbiaskan, dan pengaruhnya kita bisa melihat pelangi utama akan menjadi lebih kecil daripada pelangi kedua dan pelangi seterusnya.
3. Pelangi Sirkular
Pelangi sirkular bisa di sebut juga dengan pelangi lingkaran karena pelangi sirkular berbentuk lingkaran penuh di langit dan udara. Karena pada konsep dasarnya pelangi adalah berbentuk lingkaran namun sebagian manusia hanya melihat sebagian setengah dari lengkungannya saja. Hal ini disebabkan karena mata yang melihat hanya setengah dari lengkungan yang dikarenakan posisi mata memandang berada sejajar dengan tanah atau diatas dataran rendah sehingga hasilnya manusia tidak bisa melihat pembiasan cahaya yang berada di sisi setengah lengkungan bawah yang ada pada pelangi, karena tidak ada butir air di sisi dataran tersebut sehingga hanya tampak cahaya pelangi tidak sepenuhnya berbentuk lingkaran.
Dan biasanya pelangi sirkular hanya tampak pada ketinggian tertentu yang datarannya tinggi seperti, di bukit, gunung, lereng, gedung dan tempat daratan tinggi lainnya. Ketika jarak untuk melihat cukup luas dan butir hujan yang cukup maka akan akan memberikan kemungkinan cahaya akan membias secara sempurna yang akan membentuk lingkaran penuh. Jenis pelangi sirkular ini juga dapat memberikan variasi warna kembar, ganda atau extra warna. Dan Pelangi sirkular dapat muncul berbarengan dengan pelangi kabut.
4. Pelangi Kembar
Pelangi kembar ini terjadi karena ketika terjadinya pembiasan cahaya pada pelangi terdapat butir hujan yang tidak sama ukurannya ketika akan jatuh dari langit dan perbedaan ukuran dari butir hujan ini bisa saja terjadi dikarenakan tekanan udara yang berbeda beda pada iklim tertentu, sedangkan butir hujan yang berukuran besar akan menjadi lebih rata ketika terkena tekanan udara. Dan ketika dua hujan dengan ukuran air yang berbeda terjadi bersamaan maka akan terbentuklah pelangi kembar.
Jenis pelangi kembar memang sangat langka dan jarang di dengar. Pelangi kembar ini berbeda dengan pelangi ganda yang tercipta karena adanya pembiasan yang akan menciptakan beberapa pelangi yang sejajar dan berbeda. Sedangkan pelangi kembar tercipta terbelah dari satu arah kaki kearah yang sama sehingga tidak sejajar, namun urutan warna pada pelangi kembar tetap sama dan tidak berkebalikan warna seperti pelangi ganda, dan terkadang kedua warna pelangi kembar ini bertemu dan meciptakan irisan warna yang lebih intens.
5. Pelangi Satu Warna
Pelangi satu warna ini hanya terjadi pada sore hari atau yang baisa di sebut dengan pelangi merah . Proses terjadinya pelangi satu warna adalah ketika ada hujan diantara terbitnya matahari atau tenggelamnya matahari, dengan keadaan yang seperti ini gelombang cahaya akan lebih pendek sehingga warna biru dan hijau akan terpecah dan akan hilang dari spektrum warna.
Dan dari hasil pemecahan warna ini yang disebabkan oleh hujan akan menghasilka  pelangi satu warna yang sangat indah karena pelangi satu warna ini termasuk langka. Pelangi saru warna ini yang akan sering muncul adalah merah.
6. Pelangi Ekstra Warna
Pelangi ekstra warna ini tejadi karena ketika pembiasan cahaya berada pada jalur butir air yang berbeda disekitar pelangi utama. Dan akan sangat mudah untuk terlihat jika distimulasikan dengan penyemprot air dan dengan sedikit angin, angin akan mengarahkan arah butiran air sehingga menyebabkan penambahan ekstra pada warna pelangi.
Mengapa disebut dengan pelangi ekstra warna karena pelangi ini memiliki tambahan warna yaitu warna ekstra hijau atau nila pada sisi dalam pelangi utama atau pelangi ekstra ini biasa disebut dengan pelangi bertumpuk yang terdiri dari beberapa warna pelangi halus yang terdapat pada dalam pelangi namun jarang sekali warna ekstra berada dalam sisi luar pelangi dan lebih sering terjadi di bagian dalam lengkungan. Warna yang lenih sering akan muncul adalah warna ungu, hijau dan nila.
7. Pelangi Bulan
Pelangi bulan adalah pelangi yang terjadi pada malam hari. Proses pembiasannya sama dengan pembiasan pelangi di siang hari dengan menggunakan cahaya matahari namun cahaya akan lebih redup karena penerangan cahaya hanya dari cahaya bulan.
Warna dari pelangi ini lengkap tetapi mata kita tidak cukup sensitif sehingga mata kita tidak akan menangkap seluruh warna dari pelangi dan hanya warna putih saja yang terlihat dari kejauahan. Karena pelangi ini berbeda dengan jenis pelangi yang lainnya sehingga membutuhkan proses pembiasan yang cukup lama karena kurangnya cahaya pada saat proses pembiasannya.
Nah itu adalah jenis-jenis pelangi dengan segala variasi dan keindahannya yang melewati beberapa proses pembiasan. Sungguh indah ciptaan Tuhan dengan segala keindahan yang ada di bumi.
SEKIAN DAN SEMOGA BERMANFAAT YAA..





Jumat, Mei 08, 2020

Belajar Mengatur Keuangan Pribadi

Hari/Tanggal     : Jum'at/08 Mei 2020
Materi

Belajar Mengatur Keuangan Pribadi

Mengatur uang yang kita punya itu susah susah gampang, susah kalau kita tidah benar-benar menyempatkan waktu untuk menyisihkan sedikit uang yang kita peroleh.Gampang sekali kalau kita memiliki banyak uang dan menyempatkan menabung. Ingat saja kata pepatah "sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit." Berikut ini saya akan menyajikan beberapa tips mengelola keuangan.

1. Hemat
Biasakan anda memiliki sifat hemat dan mampu mengelola keinginan.
berhemat, irit bukan berarti pelit dalam membelanjakan uang kita. Tapi prioritaskan keuangan sesuai dengan kebutuhan yang paling utama sampai kebutuhan tambahan. contohnya jika setiap hari diberi uang saku Rp 10.000,- pergunakan sebagian uangmu untuk membeli kebutuhan sekolah seperti alat-alat tulis dan fotokopi, baru sisihkan setiap harinya Rp 2.000,- untuk ditabung. jika kalian menabung Rp 2.000,- sehari artinya simpanan uangmu setelah seminggu menjadi Rp 14.000,-. Kalau sebulan berapa ya? Tinggal dikalikan saja Rp 14.000,- x 4 minggu jumlahnya Rp 56.000,-/bulan lumayan kan.
Pergunakan uangmu untuk hal-hal yang penting dan mendesak (bukan mendesak untuk foya-foya di ajak jajan ya?). Usahakan setiap hari membawa bekal jadi kamu tidak perlu jajan menghabiskan jatah tabunganmu

2. Menabung

3. Investasi
Investasi berupa apa ya? investasi itu tidak hanya barang berharga seperti emas, berlian, intan, mutiara, dll. investasi juga bisa berupa buku pelajaran. Karena dengan investasi buku, pengetahuan akan bertambah dan semua kemungkinan yang lain akan muncul, seperti dengan membeli buku resep masakan jadi ahli masak, dan bisa jualan makanan kecil-kecilan. kalo tabungan dirasa sudah cukup banyak baru dibelanjakan uang untuk membeli perhiasan yg memiliki nilai jual yang tinggi.

Rabu, Mei 06, 2020

Alat Pencernaan Manusia

Hari / Tanggal         : Rabu / 06 Mei 2020
Materi


Alat Pencernaan Manusia 

Mengapa kita perlu makan? Tubuh kita memerlukan makanan untuk pertumbuhan dan untuk menjaga
tubuh agar tetap sehat. Dalam melakukan kegiatan sehari-hari, seperti sekolah, belajar, dan bermain, tubuhmu memerlukan makanan bergizi. Agar makanan yang bergizi dapat diserap oleh tubuhmu dengan baik, alat pencernaanmu harus dalam keadaan sehat. Di dalam alat pencernaan itulah zat-zat makanan diolah terlebih dahulu, kemudian diserap oleh tubuhmu. Untuk lebih jelasnya, pelajarilah alat-alat pencernaan manusia serta hubungannya dengan makanan dan kesehatan berikut ini.

Proses pencernaan terdiri atas pencernaan secara mekanik dan pencernaan secara kimiawi.

a. Pencernaan secara mekanik
Pencernaan mekanik terjadi di rongga mulut, yaitu penghancuran makanan oleh gigi yang dibantu lidah.

b. Pencernaan secara kimiawi
Pencernaan kimiawi terjadi di dalam rongga mulut, usus, dan lambung dengan bantuan enzim. Enzim adalah suatu zat kimia yang membantu proses pencernaan.

Proses pencernaan makanan dalam tubuh kita terjadi di dalam alat pencernaan. Tahukah kamu alat-alat pencernaan yang ada di dalam tubuhmu? Perhatikan Gambar. Pada gambar tersebut kamu dapat mengamati susunan alat pencernaan makanan pada manusia. Alat pencernaan pada manusia terdiri atas rongga mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, dan anus.

alat pernapasan manusia

a. Rongga Mulut
Proses pencernaan pertama kali terjadi di dalam rongga mulut. Di dalam rongga mulut, makanan dikunyah dan dihancurkan oleh gigi, dibantu oleh lidah. Dalam rongga mulut juga ada enzim yang membantu pencernaan yaitu enzim amilase. Gigi manusia terdiri atas gigi seri, gigi taring, dan gigi geraham. Bagian-bagian gigi dapat dilihat Gambar.

1) Gigi seri berbentuk pahat berfungsi untuk mencengkeram dan memotong makanan.
2) Gigi taring berbentuk lancip dan runcing, berfungsi untuk menusuk dan mengoyak makanan.
3) Gigi geraham berbentuk rata bergerigi, berfungsi untuk mengunyah makanan.

rongga mulut dan macam-macam gigi


Gigi terdiri atas tiga bagian, yaitu mahkota gigi, leher gigi, dan akar gigi. Bagian paling luar mahkota gigi dilapisi oleh email. Di bagian dalam mahkota gigi terdapat tulang gigi dan pulpa. Di dalam pulpa
terdapat banyak pembuluh darah dan saraf. Bagian akar gigi tertanam dalam tulang rahang yang ditutupi oleh gusi.

Jumlah gigi anak-anak dan gigi orang dewasa berbeda. Pada anak-anak, gigi berjumlah 20 buah yang terdiri atas 8 gigi seri, 4 gigi taring, dan 8 gigi geraham. Gigi orang dewasa berjumlah 32. Masingmasing 8 gigi seri, 4 gigi taring, dan 20 gigi geraham. Perhatikan Gambar.

bagian-bagian gigi


Lidah juga membantu pencernaan makanan di dalam mulut. Dengan adanya lidah, kita dapat mengecap rasa manis, asin, asam, dan pahit. Lidah berfungsi dalam membantu proses menelan dan pencampuran makanan dalam mulut.

Mengapa ketika kamu mengunyah nasi, lamakelamaan akan terasa manis? Di dalam mulut terdapat enzim untuk membantu pencernaan. Enzim tersebut dihasilkan oleh kelenjar ludah. Enzimnya disebut
amilase. Enzim amilase berfungsi untuk mengubah zat tepung (amilum) menjadi zat gula.

b. Kerongkongan
Setelah dicerna di dalam mulut, makanan akan masuk ke dalam kerongkongan. Perhatikan Gambar. Makanan didorong oleh otot kerongkongan menuju lambung. Gerakan otot ini disebut gerak peristaltik. Gerak peristaltik inilah yang menyebabkan makanan terdorong hingga masuk ke lambung.

Gerakan otot kerongkongan saat mendorong makanan

Di pangkal leher, terdapat dua saluran, yaitu batang tenggorok dan kerongkongan. Batang tenggorok merupakan saluran pernapasan, sedangkan kerongkongan merupakan saluran makanan. Kedua saluran ini dipisahkan oleh sebuah katup. Jika kamu sedang makan, katup akan menutup. Ketika kamu bernapas, katup akan terbuka. Oleh karena itu, sebaiknya kamu jangan berbicara ketika sedang makan. Jika kamu berbicara ketika makan, saluran pernapasan terbuka. Apabila makanan masuk ke tenggorokan, kamu dapat tersedak.

c. Lambung
Perhatikan Gambar. Dari kerongkongan, makanan masuk ke lambung. Di dalam lambung, makanan dicerna secara kimiawi dengan bantuan enzim yang disebut pepsin. Pepsin berperan mengubah protein menjadi pepton. Di dalam lambung terdapat asam klorida yang menyebabkan lambung menjadi asam. Asam klorida dihasilkan oleh dinding lambung. Asam klorida berfungsi untuk membunuh kuman penyakit dan mengaktifkan pepsin. Ketika proses pencernaan terjadi di lambung, otot-otot dinding lambung berkontraksi. Hal tersebut menyebabkan makanan akan tercampur dan teraduk dengan enzim serta asam klorida. Secara bertahap, makanan akan menjadi berbentuk bubur. Kemudian, makanan yang telah mengalami pencernaan akan bergerak sedikit demi sedikit ke dalam usus halus.

Makanan di dalam lambung dicerna secara kimiawi

d. Usus Halus
Usus halus merupakan tempat pencernaan dan penyerapan nutrisi. Usus halus terbagi menjadi 3 bagian, yaitu usus dua belas jari, usus kosong, dan usus penyerap. Di dalam usus halus terdapat dua proses pencernaan, yaitu pencernaan secara kimiawi dan proses penyerapan sari makanan. Di dalam usus dua belas jari, terjadi pencernaan makanan dengan bantuan getah pankreas. Getah pankreas dihasilkan oleh kelenjar pankreas. Getah pankreas mengandung enzim-enzim, seperti enzim amilase, enzim tripsin, dan enzim lipase. Dari Gambar, dapatkah kamu menunjukkan bagian kelenjar pankreas?

usus halus

Usus kosong terdapat di antara usus dua belas jari dan usus penyerapan. Di dalam usus kosong terjadi
pula proses pencernaan secara kimiawi. Usus kosong memiliki dinding yang dapat menghasilkan getah pencernaan.

Usus penyerapan adalah tempat penyerapan sari-sari makanan. Sari makanan adalah makanan yang telah dicerna secara sempurna. Di dalam usus penyerapan terdapat bagian yang di sebut vili. Vili banyak mengandung pembuluh darah. Vili inilah yang dapat menyerap sari-sari makanan.

e. Usus Besar
Setelah melewati usus halus, sisa makanan masuk ke usus besar. Usus besar terbagi atas usus besar naik, usus besar melintang, dan usus besar turun. Perhatikan Gambar.

usus besar tempat pembusukan makanan

Di dalam usus besar, sisa makanan mengalami pembusukan. Pembusukan ini dibantu oleh bakteri Escherichia coli. Air dan garam mineral dari sisa makanan tersebut, akan diserap oleh usus kembali. Setelah itu, sisa makanan dikeluarkan melalui anus dalam bentuk tinja (feses).


SEKIAN DAN SEMOGA BERMANFAAT...

Selasa, Mei 05, 2020

Muhasabah

Hari / Tanggal        : Selasa / 05 Mei 2020
Materi

MUHASABAH 


Melakukan evaluasi diri atau muhasabah memang merupakan tuntunan Islam. Hal itu diungkapkan oleh Allah SWT dalam firman-Nya: "Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan." (QS Al-Hasyr [59]: 18).

Senin, Mei 04, 2020

Pembuluh Kayu pada Tumbuhan Hijau

Hari/Tanggal      : Senin/04 Mei 2020
Materi

Pembuluh Kayu pada Tumbuhan Hijau

Tumbuhan hijau dapat membuat makanan sendiri. Tumbuhan hijau mengambil unsur-unsur hara dari dalam tanah dan diangkut melalui pembuluh kayu ke daun untuk dimasak. Peristiwa pengangkutan unsure-unsur hara oleh tumbuhan ini dapat dilihat pada perubahan warna batang pacar air / tumbuhan lain yang batangnya tembus pandang, jika pangkal batang tumbuhan tersebut dimasukan pada larutan berwarna merah, larutan berwarna merah ini akan merambat melalui pembuluh pada batang cabang dan daun tanaman pacar air tersebut.

       Pembuluh tanaman memiliki fungsi tertentu. Pada batang tumbuhan monokotil dan dikotil bahan makanan yang berasal dari dalam tanah sampai ke daun diangkut melalui pembuluh kayu. Sedangkan makanan dari daun yang telah dimasak disebarkan keseluruh bagian tumbuhan melalui pembuluh tapis / ayak.           
Alat dan Bahan
1.                   Gelas / stoples bening
2.                   Zat warna merah
3.                   Tumbuhan pacar air
4.                   Air
G.                 Langkah-langkah:
-                      Masukan air kedalam gelas
-                      Campurkan zat warna merah kedalam air
-                      Potong batang tanaman pacar air lalu masukan batang tersebut kedalam gelas
-                      Diamkan sekitar 2 jam , amati apa yang terjadi
Tabel pengamatan :
No
Bagian tanaman
Warna sebelum dimasukan dalam air
Warna setelah dimasukan dalam air selama 2 jam
1
Batang
Hijau
Merah, pada bagian tengah batang










Dari hasil percobaan di atas dapat disimpulkan bahwa pembuluh kayu pada tumbuhan hijau memiliki fungsi, terbukti terjadinya perubahan warna pada batang tumbuhan yang semula berwarna hijau kemudian menjadi berwarna merah karena larutan merah itu masuk melalui saluran yaitu pembuluh kayu tersebut.