Rabu, September 30, 2020

Apa Itu Psikopat?

Laboratorium Sains
Hari / Tanggal             : Rabu / 30 September 2020
Materi

APA ITU PSIKOPAT?




Psikopat atau secara medis dikenal dengan kepribadian anti-sosial, merupakan gangguan kepribadian yang ditandai dengan kurangnya empati dan kebiasaan melanggar peraturan. Seorang psikopat biasanya tidak dapat berada dalam relasi yang harmonis dengan orang lain dan mudah melakukan kekerasan.

Psikopat merupakan bagian dari gangguan kepribadian yang termasuk dalam gangguan kepribadian kelompok B, yaitu gangguan kepribadian yang ditandai dengan perilaku emosional yang mengganggu relasinya dengan orang lain. Orang yang mengalami gangguan ini juga sering dikaitkan dengan perilaku atau kecenderungan melakukan tindakan kriminal.

Selain psikopat, gangguan kepribadian lain yang termasuk dalam kelompok B antara lain:

  • Gangguan kepribadian narsistik, yang ditandai dengan orang yang suka memuji-muji diri sendiri, tidak memedulikan orang lain, atau merasa dirinya istimewa.
  • Gangguan kepribadian ambang, yang ditandai dengan emosi yang berubah-ubah, sangat emosional, dan sering memiliki suasana hati yang tidak menentu.
  • Gangguan kepribadian histrionik, yang ditandai dengan berpenampilan dan bertutur kata dengan berlebihan untuk menarik perhatian orang lain, dan sangat suka menjadi pusat perhatian.

Penyebab Psikopat

Penyebab Psikopat

Hingga saat ini, penyebab pasti psikopat belum diketahui dengan jelas. Namun diduga faktor genetik, lingkungan, dan budaya berperan dalam membentuk seseorang menjadi psikopat.

Selain itu, mereka yang memiliki riwayat trauma pada masa kanak-kanak dan mereka yang mengalami ketergantungan terhadap alkohol atau narkotika juga diketahui lebih rentan mengalami gangguan kepribadian ini.

Gejala Psikopat

Gejala Psikopat

Ciri utama dari orang yang memiliki gangguan kepribadian psikopat atau anti-sosial adalah kecenderungannya melanggar peraturan. Orang tersebut biasanya sangat kesulitan untuk menaati peraturan.

Selain itu, seorang psikopat biasanya memiliki tanda berikut ini:

  • Kesulitan atau tidak mampu menunjukkan rasa sayang dan kebaikan pada orang lain
  • Sering berurusan dengan hukum karena melakukan tindakan kriminal
  • Tidak mampu berada dalam relasi jangka panjang
  • Mudah melakukan kekerasan pada keluarga dan orang terdekat
  • Tidak memedulikan perasaan orang lain
  • Mengintimidasi orang lain
  • Sering melakukan hal yang manipulatif agar keinginannya terpenuhi
  • Mudah berbohong
  • Mudah marah pada hal sepele
  • Melakukan tindakan berbahaya tanpa memikirkan risikonya dengan matang

Meskipun perilakunya terkesan buruk dan sulit diterima orang lain, psikopat biasanya nyaman dengan dirinya sendiri dan tidak merasa butuh pertolongan.

Diagnosis Psikopat

Diagnosis Psikopat

Seorang dokter umumnya mempertimbangkan adanya diagnosis psikopat atau gangguan kepribadian anti-sosial pada orang yang sering berurusan dengan penegak hukum. Begitu juga dengan orang yang tidak memiliki hubungan dekat dengan orang lain dan orang yang memiliki riwayat kekerasan pada masa kecilnya.

Dokter atau psikiater akan memastikan diagnosis psikopat melalui wawancara terarah dan observasi yang dilakukan terhadap penderita. Pemeriksaan laboratorium atau pemeriksaan penunjang biasanya tidak diperlukan dalam hal ini.

Pengobatan Psikopat

Pengobatan Psikopat

Seorang psikopat sangat jarang mencari pertolongan ke psikiater atas inisiatif sendiri. Umumnya psikopat berobat karena perintah dari kepolisian atau pengadilan akibat tindak kriminal yang dilakukannya.

Pengobatan psikopat utamanya adalah psikoterapi. Dalam psikoterapi, psikiater akan membantu penderita untuk menyadari gangguan kepribadian yang dialami dan mendiskusikan hal-hal yang dapat dilakukan untuk memperbaikinya. Untuk bisa memperbaiki perilaku, psikoterapi membutuhkan waktu cukup panjang hingga bisa berbulan-bulan.

Selain itu, penderita gangguan kepribadian anti-sosial yang mengalami ketergantungan terhadap alkohol atau narkoba perlu menjalani pengobatan terhadap ketergantungan tersebut. Ini merupakan langkah penting untuk mengatasi masalah berlanjut.

Pencegahan Psikopat

Pencegahan Psikopat

Hingga saat ini belum ada hal yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya gangguan psikopat. Namun demikian, setiap keluarga idealnya bisa menciptakan suasana yang penuh kasih sayang, jauh dari kekerasan, dan menumbuhkan kondisi yang baik untuk kesehatan mental saat membesarkan anak. 

Ini merupakan hal yang sangat penting untuk mengurangi risiko seseorang, baik yang menyimpan faktor genetik ataupun tidak, menjadi psikopat di masa mendatang.


SEKIAN DAN TERIMAKASIH...

Selasa, September 29, 2020

Tips, Cara, dan Jenis Bercocok Tanam Hidroponik

Hari / Tanggal            : Selasa / 29 September 2020
Materi 


Tips, Cara, dan Jenis Bercocok Tanam Hidroponik


Metode menanam dengan cara hidroponik menjadi rekomendasi alternatif bercocok tanam yang efektif dan menyenangkan.

Metode menanam dengan cara hidroponik sedang tren. Bahkan, cara ini menjadi rekomendasi alternatif bercocok tanam, khususnya bagi mereka yang kesulitan menemukan lahan pertanian atau hanya memiliki tempat terbatas. Dikutip dari Hydroponics, cara bercocok tanam hidroponik adalah metode penanaman tanaman tanpa menggunakan media tumbuh dari tanah.

Secara harfiah, hidroponik berarti penanaman dalam air yang mengandung campuran hara. Kebutuhan air pada hidroponik juga lebih sedikit daripada kebutuhan air pada budidaya dengan tanah. Hidroponik telah berkembang dan semakin pesat semenjak pertama kali diperkenalkan oleh Dr. WF. Gericke dari Universitas California, Amerika Serikat. 

Metode bercocok tanam tanpa menggunakan tanah ini diminati oleh banyak orang untuk tujuan komersial atau sebatas menyalurkan hobi. Kini, hidroponik telah mempunyai beberapa sistem dengan praktik yang paling mudah hingga tingkat kesulitan yang tinggi. Dengan menanam memakai cara hidroponik, maka hasil panen akan lebih cepat. Namun, Anda juga harus memperhatikan beberapa aspek lain, yaitu ketepatan dalam pemberian nutrisi, intensitas cahaya, dan juga suhu di sekitar tanaman tumbuh. Bagi pemula, hal yang harus Anda perhatikan adalah air nutrisi yang benar-benar tepat dan dapat terserap dengan sempurna. 

Menurut Cybertex Pertanian dari situs Kementerian Pertanian RI untuk Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian, berikut ini jenis dan cara menanam dengan metode hidroponik bagi pemula:

 1. NFT (Nutrient Film Technique) 
        Ini merupakan cara paling populer yang digunakan oleh banyak orang dalam mengaplikasikan cara menanam hidroponik.
Cara Menanam: 
- Siapkan beberapa pipa atau talang dan pompa. 
- Lubangi pipa sesuai dengan panjangnya. 
- Pastikan jarak satu lubang dan lubang yang lain sama. 
- Susun pipa atau talang yang dipersiapkan untuk menjadi tempat menanam tanaman.
- Siapkan penampung pada ujung pipa yang lebih rendah. 
- Pasang pompa untuk mengalirkan air nutrisi agar alirannya maksimal 
Cara ini memiliki konsep dasar menanam akar tanaman tumbuh pada bagian lapisan nutrisi yang tidak dalam dan menjaga sirkulasinya agar tanaman tetap mendapat nutrisi, oksigen, serta air secara baik dan tercukupi.

2. Wick System
     Jenis menanam hidroponik yang ini juga tidak kalah terkenal dengan cara pertama. Cara ini disukai karena pembuatannya yang mudah serta bahan-bahan yang mudah didapatkan serta murah, bahkan bisa menggunakan barang bekas. Alat-alat yang Disiapkan: 
1. Botol air mineral 
2. Alat pemotong 
3. Sumbu kompor atau kain flanel
4. Alat untuk melubangi, bisa berupa solder atau paku 
5. Air nutrisi 
Cara Membuat: 
- Potong botol bekas menjadi 2 bagian. 
- Lubangi tutup botol. 
- Gabungkan ke dua bagian botol. 
- Caranya adalah dengan membalik bagian moncong botol menghadap ke bawah.
- Pasang sumbu kompor atau kain flanel pada lubang di tutup botol, pastikan sumbu atau kain bisa menyerap air nutrisi. 
- Tanam bibit tanaman pada bagian atas botol dengan tanah secukupnya. 
- Isi bagian botol bawah dengan air nutrisi

Mari Kita Lihat Video di bawah ini: 





SELAMAT MENCOBA...
SEKIAN DAN TERIMAKASIH...








Kamis, September 24, 2020

PROSES PEMBENTUKAN LAUT DAN PULAU-PULAU

 Hari / Tanggal            : Kamis / 24 September 2020
 Materi

PROSES PEMBENTUKAN LAUT DAN PULAU-PULAU



1.    Proses Terbentuknya Laut
            Menurut para ahli, awal mula laut terdiri dari berbagai versi; salah satu versi yang cukup terkenal adalah bahwa pada saat itu Bumi mulai mendingin akibat mulai berkurangnya aktivitas vulkanik, disamping itu atmosfer bumi pada saat itu tertutup oleh debu-debu vulkanik yang mengakibatkan terhalangnya sinar Matahari untuk masuk ke Bumi. Akibatnya, uap air di atmosfer mulai terkondensasi  dan terbentuklah hujan. Hujan inilah (yang mungkin berupa hujan tipe mamut juga) yang mengisi cekungan-cekungan di Bumi hingga terbentuklah lautan.
            Secara perlahan-lahan, jumlah karbon dioksida yang ada diatmosfer mulai berkurang akibat terlarut dalam air laut dan bereaksi dengan ion karbonat membentuk kalsium karbonat. Akibatnya, langit mulai menjadi cerah sehingga sinar Matahari dapat kembali masuk menyinari Bumi dan mengakibatkan terjadinya proses penguapan sehingga volume air laut di Bumi juga mengalami pengurangan dan bagian-bagian di Bumi yang awalnya terendam air mulai kering. Proses pelapukan batuan terus berlanjut akibat hujan yang terjadi dan terbawa ke lautan, menyebabkan air laut semakin asin.
            Pada 3,8 milyar tahun yang lalu, planet Bumi mulai terlihat biru karena laut yang sudah terbentuk tersebut. Suhu bumi semakin dingin karena air di laut berperan dalam menyerap energi panas yang ada, namun pada saat itu diperkirakan belum ada bentuk kehidupan di bumi.
            Kehidupan di Bumi, menurut para ahli, berawal dari lautan (life begin in the ocean). Namun demikian teori ini masih merupakan perdebatan hingga saat ini. Pada hasil penemuan geologis di tahun 1971 pada bebatuan di Afrika Selatan (yang diperkirakan berusia 3,2 s.d. 4 milyar tahun) menunjukkan adanya fosil seukuran beras dari bakteri primitif yang diperkirakan hidup di dalam lumpur mendidih di dasar laut. Hal ini mungkin menjawab pertanyaan tentang saat-saat awal kehidupan dan di bagian lautan yang mana terjadi awal kehidupan tersebut. Sedangkan kelautan itu sendiri adalah ilmu yang mempelajari berbagai biota atau makhluk hidup di laut yang perlu dimanfaatkan melalui usaha perikanan.
Ø Proses pembentukan lautan berdasarkan teori laplace ( kabut)
            Proses terbentuknya laut berawal dari proses pembentukan bumi ang mana, menurut laplace, bumi terbentuk 4 miliar tahun yang lalu, karen pembentukan bumi berawal dari pengerutan matahari yang mengakibatkan, bagian dari matahari terlepas, sehingga terlempar keluar dan saling tabrakan, akhirnya terbentuklah planet, slah satunya planet bumi, karena pada saat itu gravitasi bumi sangat kuat sehingga menarik asteroid, sehingga terjadi tabrakan. dengan adanya tabrakan yang cukup banyak dan dashyat, akhirnya terbentuklah kawah kawah, dari kawah itulah mul;ai terbentuk lautan, di mana pada awalnya, karena bumi di selimuti oleh kabut sehingga bumi mengalami pembekuan, setelah tak lama kemudian debu yang menyelimuti bumi menghilang dan sinar matahri dapat tembus, mengakibatkan terjadinya kondensasi uap air yang ada, dan mulai turun hujan, hujan yang berlalu sangat lama ini mengakibatkan kawah yang terbentuk tadi terisi oleh air.
            Pada awalnya, laut bersifat sangat asam (dengan suhu sekitar 100 °c) hal ini disebabkan oleh keadaan bumi yang sangat panas dan keadaan atmosfer bumi yang dipenuhi oleh karbondioksida. Pada saat itu juga, gelombang tsunami sering terjadi karena seringnya asteroid menghantam bumi disertai fenomena pasang surut air laut yang begitu cepat terjadi karena jarak bulan yang begitu dekat dengan bumi.
            Kemudian, secara perlahan-lahan jumlah karbondioksida yang ada diatmosfer mulai berkurang akibat terlarut dalam air laut dan bereaksi dengan ion karbonat membentuk kalsium karbonat. Akibatnya, langit mulai menjadi cerah sehingga sinar matahari dapat kembali masuk menyinari bumi dan mengakibatkan terjadinya proses penguapan sehingga volume air laut di bumi juga mengalami pengurangan dan bagian-bagian di bumi yang awalnya terendam air mulai kering. Proses pelapukan batuan terus berlanjut akibat hujan yang terjadi dan terbawa ke lautan, hal inilah yang menyebabkan air laut kini semakin asin.
            Dengan adanya air laut yang disebabkan oleh fenomena alam pada 4,4 milyar tahun lalu (seperti sudah dijelaskan di atas) bumi kemudian mengalami perubahan bentuk daratan.
Contoh kasus: “Terpisahnya Benua Amerika dari Eropa dan Afrika”.
            Hal ini juga terjadi dibeberapa rekam kejadian alam sebelumnya yang mencatat bahwa sebelumnya daratan di bumi saling menyatu. Animasi menjelaskan perubahan bentuk daratan di bumi hingga saat ini. Pergeseran bentuk bumi (menurut para ahli geologi) juga disebabkan oleh pergerakan lempeng tektonik yang mengakibatkan keretakan pada daratan dibumi.
Animasi menunjukkan proses terpisahnya daratan, dimana batuan cair panas (magma) keluar dari dalam perut bumi dan mendorong permukaan agar terpisah pada arah yang berlawanan dari titik sumber retakan.
Ø Proses pembentukan lautan berdasarkan Teori Apungan Benua
            Saat perkembangan pembuatan peta dunia pada awal tahun 1900-an, seorang ahli meteorologi dari Jerman, Alfred Wegener mengemukakan sebuah hipotesis tentang Apungan Benua (Hypothesis of Continental Drift). Dia mengemukakan bahwa dulunya ada sebuah super-kontinen, disebut Pangaea, yang pecah jutaan tahun yang lalu, kemudian benua-benua pecahannya perlahan bergerak menuju posisinya saat ini dan masih terus bergerak perlahan.
Bukti pertama yang diajukan oleh Wegener adalah adanya kesamaan garis pantai antara Benua Amerika Selatan dengan Benua Afrika. Apabila kedua benua tersebut disatukan, maka garis pantainya akan serasi satu sama lain. Kemudian ia juga mengajukan bukti dokumentasi fosil Mesosaurus yang sejenis dan hanya ditemukan di kedua sisi benua tersebut. Diyakini bahwa Mesosaurus ini ketika hidupnya tidak akan dapat melintasi samudera yang luas di antara kedua benua ini.
            Sisa-sisa organisme yang ditemukan tampaknya menjadi bukti menyatunya dua benua ini selama Masa Paleozoikum dan Awal Mesozoikum. Lihat gambar di bawah ini.
            Bukti selanjutnya, jajaran pegunungan yang terpotong oleh samudera. Gambar di bawah menunjukkan jajaran pegunungan pada kedua sisi Samudera Atlantik. Pegunungan Appalachia yang terpotong oleh pantai Newfoundland serupa dengan jajaran pegunungan di Kepulauan Inggris dan Scandinavia dalam hal struktur dan juga umurnya.
            Bukti terakhir yang diajukan oleh Wegener, untuk mendukung hipotesisnya, adalah iklim masa lampau (ancient climates). Ketika benua-benua disusun menjadi satu untuk membentuk Pangaea, sisa dari material glasial menyatu membentuk pola seperti hamparan es yang menutupi kutub bumi kita hari ini. Lihat gambar di bawah ini.
Ø    Proses pembentukan lautan berdasarkan Teori Pergeseran Benua
            Hipotesis Pergeseran Benua (bahasa Inggris: continental drift) merupakan gagasan yang dituangkan Alfred L. Wegener pada hipotesisnya yang dituangkan dalam buku berjudul The Origin of Continent and Oceans (1912). Isinya, benua tersusun dari batuan sial yang terapung pada batuan sima yang lebih besar berat jenisnya. Pergerakan benua itu menuju khatulistiwa dan juga ke arah barat.
            Hipotesis utamanya adalah di bumi pernah ada satu benua raksasa yang disebut Pangaea (artinya “semua daratan”) yang dikelilingi oleh Panthalassa (“semua lautan”). Selanjutnya, 200 juta tahun yang lalu Pangaea pecah menjadi benua-benua yang lebih kecil yang kemudian bergerak menuju ke tempatnya seperti yang dijumpai saat ini.
            Beberapa ilmuwan dapat menerima konsep ini namun sebagian besar lainnya tidak dapat membayangkan bagaimana satu massa benua yang besar dapat mengapung di atas bumi yang padat dan mengapa ini terjadi. Pemahaman para ilmuwan pengkritik adalah bahwa gaya yang bekerja pada bumi adalah gaya vertikal. Tidaklah mungkin gaya vertikal ini mampu menyebabkan benua yang besar tersebut pecah. Pada masa itu belum dijumpai bukti-bukti yang meyakinkan. Wegener mengumpulkan bukti lainnya berupa kesamaan garis pantai, persamaaan fosil, struktur dan batuan. Namun, tetap saja usaha Wegener sia-sia karena Wagener tidak mampu menjelaskan dan meyakinkan para ahli bahwa gaya utama yang bekerja adalah gaya lateral bukan gaya vertikal.

2.    Proses Pembentukan Pulau-Pulau
Bumi merupakan benda2 angkasa yang jumlahnya ribuan bahkan jutaan.Bumi merupakan planet ketiga dari Galaksi Bima Sakti dengan demikian kita memeahami bumi hanya merupakan bagian kecil dari jagad raya ini. Bumi terdiri dari 30% daratan dan 70% lautan.
·      Teori Kontraksi Terbentuknya Permukaan Bumi.
Menurut teori ini, Bumi telah mengalami pendinginan dalam jangka waktu yang sangat lama. Massa yang panas bertemu dengan udara dingin membuatnyamengerut. Zat yang berbeda-beda menyebabkan pengerutan yang tidak sama, antara tempat satu dengan tempat yang lain. Inilah salah satu penyebab mengapa daerah satu dengan daerah lainnya berbeda bentuk. Teori ini dikemukakan oleh James Dana dan Elie Baumant. Ia menganalogikan Bumi dengan buah apel, yang apabila dalamnya kering maka kulit apel akan mengerut. Pendapat ini banyak dikritik, karena tidak mungkin penurunan suhu (pembentuk pegunungan dan lembah) berlangsung sangat drastis. Padahal kenyataannya, didalam bumi masih terdapat unsur pijar dan lapisan bumi yang terus mengalami pergerakan
·      Teori Laurasia-Gondwana tentang Terbentuknya Permukaan Bumi
            Muka Bumi selalu mengalmai perubahan atau perkembangan. Perubahan ini terus berlangsung hingga kini, ditunjukkan dengan adanya pergerakan/pergeseran daratan(benua). Jika dirunut pada sejarah masa lalu, sebenarnya benua-benua besar (supercontinent) yang oleh Eduard Suess diberi nama Laurasia (dibagian utara) dan Gondwana Land (dibagan selatan). Adapun lautan besarnya bernama ekuator. Rotasi Bumi membuat sebagian benua terakumulasi di daerah ekuator dan belahan Bumi barat
·      Teory Continental Driff (Pengapungan Benua)
Alfred Lothar Wegener, lahir di Berlin pada tanggal 1 November 1880 dan meninggal di Greenland pada tanggal 2 November 1930 adalah seorang ilmuwan, Geologist dan metereologist yang berasal dari Jerman. Beliau merupakan pencetus ide teori Pengapungan Benua yang diajukan pada tahun 1915 yang menjelaskan bahwa benua-benua di muka bumi ini bergerak secara perlahan dipermukaan Bumi. Akan tetapi dia tidak dapat menjelaskan mengenai mekanisme pergerakannya pada saat itu dan sedikitnya bukti-bukti pendukung sehingga teori ini kurang mendapat tanggapan sampai sekitar tahun 1950 dimana ditemukannya beberapa bukti-bukti yang dapat menjelaskan teori Pengapungan Benua (Continental Drift).
Afred Wegener seorang ahli geofisika dan klimatologi Jerman pada tahun 1915 mengemukakan Teori Pergeseran Benua. Menurut Wegener pada mulanya benua hanya ada satu saja, karena adanya tendaga endogen(tenaga yang berasal dari dalam Bumi)benua2 itu saling bergerak,ada yang menjauh dan ada pula yang mendekat .Ia menyatakan bahwa 200 juta tahun yang lampau Bumi hanya terdiri dari satu benua raksasa yang terletak di Kutub Selatan,benua ini disebut benua Pangaea, seperti gambar dibawah ini


Teori Pangea adalah sebuah teori yang menyatakan bahwa jutaan tahun yang lalu semua benua bergabung bersama dalam satu daratan besar yang disebut Pangea (sebelum akhirnya benua sekarang terdiri dari 5 buah benua). Kemudian karena suatu alasan yang masih belum diketahui pasti, benua-benua pecah dan mulai hanyut dalam arah yang berlawanan. Teori selanjutnya mengatakan bahwa benua-benua akan terus melayang sampai mereka bertemu lagi, dalam konfigurasi yang berbeda. Di yakini oleh beberapa ahli bahwa pangea memilik karakteristik yang sama dengan Antartica sekarang.
Teori Pangea sendiri didasari oleh teori Alfred Wegener, seorang Ilmuwan Jerman. Pada Tahun 1920 dalam buku The Origin of Continents and sea (Entstehung Die Kontinente und der Ozeane), Dia mendalilkan bahwa semua benua itu pada satu waktu membentuk satu superbenua Pangaea, sebelum kemudian putus dan hanyut ke lokasi sekarang. Jadi benua pada jaman dahulu di ibaratkan sebuah batu apung yang bergerak karena adanya pergerakan lempeng di bagian bawah kulit bumi ini. Pangea mulai memecahkan diri nya menjadi benua (daratan) yang lebih kecil yang bernama Laurasia (membentuk daratan belahan selatan seperti amerika latin, Afrika, India, Antartika, Australia, Selandia baru, New guenea dll) dan Gondwanaland (membentuk daratan belahan utara seperti Amerika dan Eropa) selama periode Jurassic (jaman dinosaurus).
Sedangkan pada akhir periode Cretaceous benua benua yang ada sudah sama dengan apa yang kita lihat hari ini (5 benua). Pada saat benua Pangea terbentuk, daratan daratan yang menjadi benua sekarang memiliki daratan penghubung (jembatan benua) yang menghubungkan benua Amerika bagian selatan (latin), Afrika, India, Australia dan Antartika. Benua yang kita diami sekarang ini bergerak sangat lambat (dan tak bisa dirasakan oleh kita yang berdiri diatasnya), pergerakan lempeng lempeng benua ini tiap tahun nya mencapai 1.5 inchi/tahun bahkan lebih lambat dari pertumbuhan kuku jari tangan kita pertahun nya.
200 juta tahun yang lampau Benua Pangaea pecah  menjadi 2 benua yang disebut Laurasia di belahan Bumi Utara dan Gondwanaland di belahan Bumi Selatan. 135 juta tahun yang lampau Australia dan Antartika terpisah, Amerika Selatan berpisah dari Afrika. 65 juta tahun yang lampau Afrika dan India bergerak kearah utara, sedangkan Amerika Selatan mendekati Amerika Utara, seperti gambar dibawah ini:
·      Teori Lempeng Tektonik (Geografi)
Menurut teori Lempeng Tektonik, lapisan terluar bumi kita terbuat dari suatu lempengan tipis dan keras yang masing-masing saling bergerak relatif terhadap yang lain. Gerakan ini terjadi secara terus-menerus sejak bumi ini tercipta hingga sekarang. Teori Lempeng Tektonik muncul sejak tahun 1960-an, dan hingga kini teori ini telah berhasil menjelaskan berbagai peristiwa geologis, seperti gempa bumi, tsunami, dan meletusnya gunung berapi, juga tentang bagaimana terbentuknya gunung, benua, dan samudra.
Lempeng tektonik terbentuk oleh kerak benua (continental crust) ataupun kerak samudra (oceanic crust), dan lapisan batuan teratas dari mantel bumi (earth’s mantle). Kerak benua dan kerak samudra, beserta lapisan teratas mantel ini dinamakan litosfer. Kepadatan material pada kerak samudra lebih tinggi dibanding kepadatan pada kerak benua. Demikian pula, elemen-elemen zat pada kerak samudra (mafik) lebih berat dibanding elemen-elemen pada kerak benua (felsik).
Di bawah litosfer terdapat lapisan batuan cair yang dinamakan astenosfer. Karena suhu dan tekanan di lapisan astenosfer ini sangat tinggi, batu-batuan di lapisan ini bergerak mengalir seperti cairan (fluid). Litosfer terpecah ke dalam beberapa lempeng tektonik yang saling bersinggungan satu dengan lainnya. Berikut adalah nama-nama lempeng tektonik yang ada di bumi, dan lokasinya bisa dilihat pada Peta Tektonik.
·      Bukti-bukti adanya pergeseran Benua:
1.      Persamaan garis pantai timur Amerika Selatan dengan pantai barat Afrika,demikian pula pada fosil flora faunannya.
2.      Greenland menjauhi Eropa kurang lebih 36 cm per tahun.
3.      Jenis tanah Amerika Utara,Afrika,India,Australia dan Antartika menunjukan persamaan sifat.
4.      Pulau Madagaskar dalam gerakannya ke arah barat terhambat oleh benua Afrika.

DAFTAR PUSTAKA

wikiasia.blogspot.com/.../bagaimana-laut-terbentuk.html
perikananunaya.wordpress.com/2012/03/.../proses-pembentukan-laut.html
beritailmuku.blogspot.com/2012/12/proses-terbentuknya-laut.html
widyakla.blogspot.com/.../pembentukan-lautan-dan-lapisan-bumi.html
putraarticles.blogspot.com/2012/03/proses-pembentukan-lautan.html
herydictus.wordpress.com/2013/01/21/teori-pembentukan-bumi.html


SEKIAN DAN TERIMAKASIH...

Rabu, September 23, 2020

Tips dan Cara Menumbuhkan Tauge Sendiri di Rumah

Hari / Tanggal            : Rabu / 23 September 2020
Materi

Tips dan Cara Menumbuhkan Tauge Sendiri di Rumah




Ada banyak bahan makanan yang dijual di pasar, tapi dari banyaknya sayuran, kita pasti akan menemui tauge dengan mudah dan dijual dengan harga murah. Tauge bisa dijadikan berbagai olahan makanan, mulai dari tumis, pecel, karedok, bahkan jadi pendamping soto dan rawon.

Tapi pernahkah penasaran seperti apa jika membuat sendiri tauge atau kecambah di rumah? Ternyata bisa dipraktekkan lho. Ini dia caranya menumbuhkan kecambah sendiri di rumah.

1. Kacang hijau yang bagus

Tauge terbuat dari kacang hijau, untuk mendapatkan tauge yang berkualitas, pilih juga biji yang bagus. Seleksi dan buang kacang hijau yang keriput, berlubang, hitam dan lainnya. Rendam kacang hijau dengan air bersih dan buang yang mengapung.

2. Rendam kacang hijau semalaman

Cuci bersih kacang hijau dan buang air rendaman setelah menyeleksinya. Rendam dengan air selama semalaman untuk membuat kacang hijau aktif dan bisa tumbuh. Tandanya, kacang akan membesar dan empuk. Tiriskan setelah direndam semalam.

3. Tiriskan dan siram setiap hari

Tempatkan kacang hijau yang sudah mulai berkecambah di wadah saringan, di mana air bisa langsung terbuang ketika disiram ke kecambah. Jika kacang hijau yang mulai pecah dari kulitnya ini terendam air lagi, malah bisa busuk. Siram 3-5 kali sehari.

4. Taruh di tempet gelap

Setiap setelah disiram, taruh di tempat gelap, seperti di bawah meja atau lainnya, pastikan tidak terkena cahaya matahari atau tempat terlalu terang karena kacang hijau akan lama tumbuh dan jika tumbuh, warnanya merah sehingga tak berkualitas baik.

5. Panen setelah 4-5 hari

Setelah melakukan perawatan selama 3-4 hari, sebenarnya kecambah sudah mulai bisa dipanen. Cuci sebelum dimasak atau dijual.

Itu dia cara menanam dan menumbuhkan sendiri tauge atau kecambah di rumah. Patut dicoba dan tak perlu beli lagi di pasar. Semoga bermanfaat.

Mari kita lihat video dibawah ini:



Kamis, September 17, 2020

PROSES TERBENTUKNYA MANUSIA

Hari / Tanggal            : Kamis / 17 September 2020
Materi 

PROSES TERBENTUKNYA MANUSIA


Penciptaan manusia dalam biologi
1. Manusia tidak diciptakan dari mani yang lengkap, tetapi dari sebagian kecilnya (spermazoa).
 2. Sel kelamin laki-lakilah yang menentukan jenis kelamin bayi.
 3. Janin manusia melekat pada rahim sang ibu bagaikan lintah.
 4. Manusia berkembang di tiga kawasan yang gelap di dalam rahim.

Penjelasan :
Setetes Mani
Sebelum proses fertilisasi (baca : pembuahan) terjadi, 250 juta sperma terpancar dari si laki-laki pada satu waktu dan menuju sel telur yang jumlahnya hanya satu setiap siklusnya . Sperma-sperma melakukan perjalanan yang sulit di tubuh si ibu sampai menuju sel telur karena saluran reproduksi wanita yang berbelok2, kadar keasaman yang tidak sesuai dengan sperma, gerakan ‘menyapu’ dari dalam saluran reproduksi wanita,dan juga gaya gravitasi yang berlawanan (lihat? susah tauu sperma ketemu sel telur. makanya orang yang aborsi itu PARAH banget dosanya dan ga bersyukurnya!)
Nah,Hanya seribu dari 250 juta sperma yang berhasil mencapai sel telur. Sel telur, hanya akan membolehkan masuk SATU sperma saja. Setelah masuk dan terjadi fertilisasi pun,,belum tentu si zygot ini (bahasa biologinya : konseptus) menempel di tempat yang tepat di rahim. kemungkinan salahnya banyak loh. dan sekali salah, bisa berbahaya buat ibunya. Alhamdulillah kita masih normal dan mungkin mamah kita ga mengalami gangguan pada masalah itu, maka, bersyukurlah teman 
Dari uraian di atas,,terlihat bahwa bahan manusia bukan mani seluruhnya, melainkan hanya sebagian kecil darinya.
Seperti yang telah kita amati, Al-Qur’an memberi tahu kita bahwa manusia tidak terbuat dari mani selengkapnya, tetapi hanya bagian kecil darinya. manusia juga terbuat dari sel telur ibunya. Bahwa tekanan khusus dalam pernyataan ini mengumumkan suatu fakta yang baru ditemukan oleh ilmu pengetahuan modern itu merupakan bukti bahwa pernyataan tersebut berasal dari Ilahi.



Segumpal Darah Yang Melekat di Rahim
Ketika sperma dari laki-laki bergabung dengan sel telur wanita,terbentuk sebuah sel tunggal. Sel tunggal yang dikenal sebagai “zigot” dalam ilmu biologi ini akan segera berkembang biak dengan membelah diri hingga akhirnya menjadi “segumpal daging”. Tentu saja hal ini hanya dapat dilihat oleh manusia dengan bantuan mikroskop. dan jangan dikira prosesnya simpel dan mudah. prosesnya kompleks dan kritis, teman! di setiap proses pembelahannya, kalo sampe ada kesalahan kecil sedikiiit aja pas tahap2 tertentu,, fetus bisa mengalami kecacatan..
Tapi, zigot tersebut tidak melewatkan tahap pertumbuhannya begitu saja. Ia melekat pada dinding rahim seperti akar yang kokoh menancap di bumi dengan carangnya. Kenal istilah plasenta kan?? nah, tempat menempelnya embryo dengan rahim ibu itu disebut plasenta..
 Melalui hubungan semacam ini, zigot mampu mendapatkan zat-zat penting dari tubuh sang ibu bagi pertumbuhannya (Moore, Keith L., E. Marshall Johnson, T. V. N. Persaud, Gerald C. Goeringer, Abdul-Majeed A. Zindani, and Mustafa A. Ahmed, 1992, Human Development as Described in the Qur’an and Sunnah, Makkah, Commission on Scientific Signs of the Qur’an and Sunnah, s. 36). jadi ungkapan anak adalah darah dan daging bapak ibunya itu sangat benar sekali. karena bener2 nempel di daging ibu, dan dapet darah dari ibu.

Pembungkusan Tulang oleh Otot
Sisi penting lain tentang informasi yang disebutkan dalam ayat-ayat Al Qur’an adalah tahap-tahap pembentukan manusia dalam rahim ibu. Disebutkan dalam ayat tersebut bahwa dalam rahim ibu, mulanya tulang-tulang terbentuk, dan selanjutnya terbentuklah otot yang membungkus tulang-tulang ini.
“Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang-belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha Sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik” (QS Al Mu’minun:14)
Embriologi adalah cabang ilmu yang mempelajari perkembangan embrio dalam rahim ibu. Hingga akhir-akhir ini, para ahli embriologi beranggapan bahwa tulang dan otot dalam embrio terbentuk secara bersamaan. Karenanya, sejak lama banyak orang yang menyatakan bahwa ayat ini bertentangan dengan ilmu pengetahuan. Namun, penelitian canggih dengan mikroskop yang dilakukan dengan menggunakan perkembangan teknologi baru telah mengungkap bahwa pernyataan Al Qur’an adalah benar kata demi katanya.
Penelitian di tingkat mikroskopis ini menunjukkan bahwa perkembangan dalam rahim ibu terjadi dengan cara persis seperti yang digambarkan dalam ayat tersebut. Pertama, jaringan tulang rawan embrio mulai mengeras. Kemudian sel-sel otot yang terpilih dari jaringan di sekitar tulang-tulang bergabung dan membungkus tulang-tulang ini.
Peristiwa ini digambarkan dalam sebuah terbitan ilmiah dengan kalimat berikut:
Dalam minggu ketujuh, rangka mulai tersebar ke seluruh tubuh dan tulang-tulang mencapai bentuknya yang kita kenal. Pada akhir minggu ketujuh dan selama minggu kedelapan, otot-otot menempati posisinya di sekeliling bentukan tulang. (Moore, Developing Human, 6. edition,1998.)

Tiga Tahapan Bayi Dalam Rahim
Dalam Al Qur’an dipaparkan bahwa manusia diciptakan melalui tiga tahapan dalam rahim ibunya.
“… Dia menjadikan kamu dalam perut ibumu kejadian demi kejadian dalam tiga kegelapan. Yang (berbuat) demikian itu adalah Allah, Tuhan kamu, Tuhan yang mempunyai kerajaan. Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia; maka bagaimana kamu dapat dipalingkan?” (Al Qur’an, 39:6)
Sebagaimana yang akan dipahami, dalam ayat ini ditunjukkan bahwa seorang manusia diciptakan dalam tubuh ibunya dalam tiga tahapan yang berbeda. Sungguh, biologi modern telah mengungkap bahwa pembentukan embrio pada bayi terjadi dalam tiga tempat yang berbeda dalam rahim ibu. Sekarang, di semua buku pelajaran embriologi yang dipakai di berbagai fakultas kedokteran, hal ini dijadikan sebagai pengetahuan dasar. Misalnya, dalam buku Basic Human Embryology, sebuah buku referensi utama dalam bidang embriologi, fakta ini diuraikan sebagai berikut:
“Kehidupan dalam rahim memiliki tiga tahapan: pre-embrionik; dua setengah minggu pertama, embrionik; sampai akhir minggu ke delapan, dan janin; dari minggu ke delapan sampai kelahiran.” (Williams P., Basic Human Embryology, 3. edition, 1984, s. 64.)

Fase-fase ini mengacu pada tahap-tahap yang berbeda dari perkembangan seorang bayi. Ringkasnya, ciri-ciri tahap perkembangan bayi dalam rahim adalah sebagaimana berikut:
- Tahap Pre-embrionik
Pada tahap pertama, zigot tumbuh membesar melalui pembelahan sel, dan terbentuklah segumpalan sel yang kemudian membenamkan diri pada dinding rahim. Seiring pertumbuhan zigot yang semakin membesar, sel-sel penyusunnya pun mengatur diri mereka sendiri guna membentuk tiga lapisan (bahasa biologinya disebut lapisan lembaga ektoderm, mesoderm, endoderm )
- Tahap Embrionik
Tahap kedua ini berlangsung selama lima setengah minggu. Pada masa ini bayi disebut sebagai “embrio”. Pada tahap ini, organ dan sistem tubuh bayi mulai terbentuk dari lapisan- lapisan sel tersebut. pada tahap ini juga terjadi pembentukan organ2 tubuh. dan pengaturan posisi, sumbu tubuh, dan pembentukan tubuh. pernah nyadar ga kalo kita, manusia itu, sebelum tahap ini adalah sebuah KEPING ! jadi ga keping lagi ya karena adanya tahap2 ini.. 
- Tahap fetus
Dimulai dari tahap ini dan seterusnya, bayi disebut sebagai “fetus”. Tahap ini dimulai sejak kehamilan bulan kedelapan dan berakhir hingga masa kelahiran. Ciri khusus tahapan ini adalah terlihatnya fetus menyerupai manusia, dengan wajah, kedua tangan dan kakinya. Meskipun pada awalnya memiliki panjang 3 cm, kesemua organnya telah nampak. Tahap ini berlangsung selama kurang lebih 30 minggu, dan perkembangan berlanjut hingga minggu kelahiran.

Yang Menentukan Jenis Kelamin Bayi
Cabang-cabang ilmu pengetahuan yang berkembang seperti genetika dan biologi molekuler telah membenarkan secara ilmiah ketepatan informasi yang diberikan Al Qur’an ini. Kini diketahui bahwa jenis kelamin ditentukan oleh sel-sel sperma dari tubuh pria, dan bahwa wanita tidak berperan dalam proses penentuan jenis kelamin ini.
Kromosom adalah unsur utama dalam penentuan jenis kelamin. Dua dari 46 kromosom yang menentukan bentuk seorang manusia diketahui sebagai kromosom kelamin. Dua kromosom ini disebut “XY” pada pria, dan “XX” pada wanita. Penamaan ini didasarkan pada bentuk kromosom tersebut yang menyerupai bentuk huruf-huruf ini. Kromosom Y membawa gen-gen yang mengkode sifat-sifat kelelakian, sedangkan kromosom X membawa gen-gen yang mengkode sifat-sifat kewanitaan.

Sperma
Pembentukan seorang manusia baru berawal dari penggabungan silang salah satu dari kromosom ini, yang pada pria dan wanita ada dalam keadaan berpasangan. Pada wanita, kedua bagian sel kelamin, yang membelah menjadi dua selama peristiwa ovulasi, membawa kromosom X. Sebaliknya, sel kelamin seorang pria menghasilkan dua sel sperma yang berbeda, satu berisi kromosom X, dan yang lainnya berisi kromosom Y. Jika satu sel telur berkromosom X dari wanita ini bergabung dengan sperma yang membawa kromosom Y, maka bayi yang akan lahir berjenis kelamin pria.
Dengan kata lain, jenis kelamin bayi ditentukan oleh jenis kromosom mana dari pria yang bergabung dengan sel telur wanita. Saripati Tanah dalam Campuran Air Mani, Cairan yang disebut mani tidak mengandung sperma saja. Cairan ini justru tersusun dari campuran berbagai cairan yang berlainan. Cairan-cairan ini mempunyai fungsi-fungsi semisal mengandung gula yang diperlukan untuk menyediakan energi bagi sperma, menetralkan asam di pintu masuk rahim, dan melicinkan lingkungan agar memudahkan pergerakan sperma.
Yang cukup menarik, ketika mani disinggung di Al-Qur’an, fakta ini, yang ditemukan oleh ilmu pengetahuan modern, juga menunjukkan bahwa mani itu ditetapkan sebagai cairan campuran:
Mari kita tonton video dibawah ini yaa...


Bagaimana menurut kalian setelah melihat video diatas? Subhanallah Maha Besar Allah dengan segala ciptaan-Nya...Sampai disini dulu ya materi mengenai proses terbentuknya manusia..Sekian dan Terimakasih...