Kamis, Januari 28, 2021

Cuaca Tidak Menentu, Awas Ancaman Flu

Hari / Tanggl                : Kamis / 28 Januari 2021
Laboratorium Sains 
Materi 


Cuaca Tidak Menentu, Awas Ancaman Flu




Ketika terjadi perubahan musim yang begitu cepat, seperti musim hujan berubah menjadi musim panas dan begitu pula sebaliknya, virus-virus dapat dengan mudah berkembang.

Salah satunya virus influenza. virus ini mudah melipatgandakan dirinya dan menyebar luas ketika udaranya dingin dan kering. Oleh karena itu, kondisi cuaca yang tidak menentu ini adalah waktu ketika seseorang mudah terjangkit flu.

Mengapa Flu Mudah Menyebar Selama Pergantian Musim?

Penelitian di Nature Chemical Biology tahun 2008 mengungkapkan, temperatur yang sedikit di atas titik beku membuat virus mempertahankan lapisan luar seperti gel. Lapisan ini membantu mereka bertahan terhadap unsur-unsur dan membantu mereka berpindah dari orang ke orang. Lapisan itu kemudian meleleh pada suhu 22 derajat Celcius. Hal ini cukup masuk akal karena lapisan perlu meleleh di tubuh agar virus dapat menginfeksi sel hidup.

Seseorang dapat dengan mudah tertular flu jika mereka tidak sengaja menghirup percikan air liur di udara, yang dikeluarkan pengidap ketika bersin atau batuk. Selain itu, menyentuh mulut atau hidung setelah memegang benda yang terkena percikan air liur pengidap flu dapat menyebabkan kamu tertular flu. Oleh karena itu, penyebaran flu bisa dihentikan dengan cara menjaga kebersihan diri dan menjalani gaya hidup sehat.

Perhatikan Gejala Awal Flu

Gejala umum dari serangan flu antara lain demam, pilek, hidung tersumbat, dan sakit kepala. Meskipun gejalanya tidak jauh beda dengan gejala batuk pilek biasa, gejala flu bisa terasa lebih parah dan sering menyerang tiba-tiba. Oleh karena itu, pengidapnya wajib untuk beristirahat di rumah terlebih dahulu hingga keadaan membaik.

Jika kamu merasakan gejala yang disebutkan di atas, maka kamu bisa segera minum NEOZEP FORTE. Obat ini mengandung bahan aktif seperti Phenylpropanolamine HCl, Paracetamol, Salicylamide, Chlorpheniramine maleate, Ascorbic acid yang bekerja mengatasi flu, sinus, dan alergi.

Lakukan Pencegahan dari Infeksi Virus

Hal yang penting untuk dilakukan adalah melindungi diri dan keluarga dari infeksi virus. Pasalnya, flu bisa menyebabkan gejala yang berat dan berpotensi menyebabkan komplikasi. Tidak hanya itu, virus flu bisa ditularkan dari orang ke orang. Jadi, pastikan kamu sering mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan pembersih tangan berbahan dasar alkohol. Selain itu, hindari menyentuh hidung dan mulut dengan tangan.

Virus flu juga dapat hidup pada permukaan dan benda keras selama dua hingga delapan jam. Jadi, gunakan tisu atau semprotan desinfektan pada permukaan yang biasa disentuh di rumah atau di tempat kerja untuk melindungi diri kamu dari virus penyebab flu.

Sementara itu, jika kamu tengah merawat seseorang yang terserang flu, kenakan masker untuk melindungi diri. Kamu juga bisa membantu menghentikan penyebaran flu dengan menutupi batuk dan bersin. Cara terbaik adalah arahkan batuk atau bersin ke siku, bukan ke tangan kamu.

Rabu, Januari 27, 2021

TUMBUHAN PAKU

Hari / Tanggal                : Rabu / 27 Januari 2021
Laboratorium Sains 
Materi 

TUMBUHAN PAKU 




Tumbuhan paku merupakan kelompok tumbuhan yang memiliki sistem pembuluh sejati. Jenis tumbuhan ini juga disebut pakis-pakisan atau paku-pakuan. Tumbuhan ini tidak pernah menghasilkan biji untuk berkembang biak. Tumbuhan ini dapat hidup meskipun hanya tunas. Tumbuhan ini tidak dapat tumbuh dalam kondisi salju.


Di Indonesia dan Malaysia terdapat setidaknya 12.000 spesies tumbuhan paku. Pada jumlah yang tidak terlalu banyak, tumbuhan paku tidak bersifat parasit pada inangnya. Berikut beberapa ciri-ciri tumbuhan paku:

Tumbuhan paku juga disebut sebagai kormofita berspora. Hal ini disebabkan karena cara reproduksinya aseksualnya dengan spora. Tumbuhan ini juga disebut sebagai Tracheophyta atau tumbuhan berpembuluh karena memiliki pembuluh pengangkut. Tumbuhan paku masuk dalam divisi kingdom plantae yang anggotanya memiliki akar, batang, daun sejati, dan pembuluh pengangkut.

1. Sebagian besar tumbuhan paku hidup di kawasan tropis basah

2. Secara umum, tumbuhan paku dikenal dengan daunnya tumbuh dari tunas yang menggulung dan memiliki rambut halus.

3. Dapat bereproduksi secara vegetatif dengan pembentukan gemmae dan reproduksi generatif dengan peleburan gamet jantan dan gamet betina.

4. Tidak menghasilkan bunga dan buah, melainkan spora untuk berkembang biak.

5. Memiliki sistem pembuluh angkut baik pada akar, batang, dan daun. Tumbuhan paku secara anatomi sudah memiliki pembuluh angkut, yaitu xilem yang berfungsi mengangkut air dan garam mineral dari akar menuju daun untuk proses fotosintesis, dan floem yang berfungsi mengedarkan hasil fotosintesis ke seluruh bagian tubuh tumbuhan.

6. Tumbuhan paku dapat berbentuk pohon yang biasanya tidak bercabang, semak, epifit, tumbuhan merambat, mengapung di air, hidrofit, atau berupa terna dengan rimpang yang menjalar di tanah atau humus.

1. Akar
Sama seperti tumbuhan yang memiliki akar serabut, akar tumbuhan paku ujungnya juga dilindungi oleh kaliptra.


2. Batang
Batang tumbuhan paku jika muncul di atas permukaan hanya berkisar antara 0,5m. Sebagian jenis tumbuhan paku umumnya juga tidak tampak, namun justru di dalam tanah berupa rimbang. Namun begitu ada juga jenis tumbuhan paku yang tingginya dapat mencapai 5m. Tumbuhan paku tersebut adalah paku pohon atau paku tiang. Dalam jenis tumbuhan paku juga terdapat tumbuhan paku yang bercabang, yaitu Cyathea dan Alsophilla.


3. Daun
Pada usia muda daun tumbuhan paku akan menggulung dan melingkar. Berdasarkan ukuran dan susunannya daun tumbuhan paku dapat dibedakan menjadi epidermis, daging daun, dan tulang daun. Daun tumbuhan paku dibagi menjadi dua, yaitu Makrofil dan Mikrofil.

Makrofil adalah daun yang bentuknya besar, bertulang daun, bertangkai, serta bercabang. Pinna merupakan keseluruhan daun dalam satu tangkai daun dalam tumbuhan paku. Daun ini sudah memperlihatkan diferensiasi sel.

Mikrofil adalah daun yang berbentuk kecil seperti rambut, tidak bersisik, tidak bertulang daun, dan tidak bertangkai. Daun ini belum dapat memberlihatkan diferensiasi sel.

Dilihat dri fungsinya, tumbuhan paku dapat dibedakan menjadi dua, yaitu sporofil dan tropofil. Tropofil merupakan daun yang berfungsi khusus untuk fotosintesis. Daun ini tidak memiliki sorus namun banyak mengandung korofil. Oleh karena itu daun ini disebut dengan daun steril namun berfungsi untuk program fotosintesis. Sedangkan daun sporofil merupakan daun yang menghasilkan spora. Daun ini juga dapat disebut sebagai troposporofil karena juga dapat melakukan proses fotosintesis.

Klasifikasi Tumbuhan Paku

Tumbuhan paku dibagi ke dalam 4 kelas. Kelas tersebut adalah Lycopodiinae (Paku Kawat), Psilophytinae (Paku Purba), Filicinae (Paku Sejati), Equisetinae (Paku Ekor Kuda).


1. Lycopodiinae (Paku Kawat)
Ciri-ciri tumbuhan paku kawat biasanya berdaun kecil dengan susunan spiral. Sesuai dengan Namanya, batang ciri-ciri tumbuhan paku ini berbatang seperti kawat. Umumnya tumbuhan ini hidup di darat dan sporangiumnya muncul di ketiak daun membentuk strobilus.

2. Psilophytinae (Paku Purba)

Tumbuhan paku jenis ini terancam punah. Hal ini disebabkan karena pada masa sekarang hanya ditemukan tumbuhan paku jenis ini dalm bentuk fosil. Ciri-ciri tumbuhan paku jenis ini memiliki daun yang kecil bahkan kadang tidak berdaun. Spesies dari tumbuhan ini yang masih tersisa adalah Psilotum.

3. Filicinae (Paku Sejati)

Ciri-ciri tumbuhan paku sejati ini dapat dilihat dari daun yang berukuran besar, sporangium terdapat pada sporofil, dan daun mudanya menggulung. Tumbuhan ini juga disebut sebagai pakis. Berdasarkan tempat hidupnya, habitat tumbuhan paku ini dibagi menjadi 3, yaitu tumbuhan yang menempel pada tumbuhan lain, tumbuhan yang tumbuh di perairan, dan tumbuhan yang hidup di tanah.


4. Equisetinae (Paku Ekor Kuda)
Ciri-ciri tumbuhan paku ekor kuda memiliki daun tunggal dengan ukuran kecil dan tersusun secraa spiral. BAtangnya berwarna hijau dan beruas. Letang sporangiumnya berada di strobilus.







SEKIAN DAN TERIMAKASIH...
SEMOGA BERMANFAAT YAA...



Senin, Januari 25, 2021

SISTEM GERAK PADA MANUSIA

Hari / Tanggal                : Senin / 25 Jnauari 2021
Laboratorium Sains 
Materi 

SISTEM GERAK PADA MANUSIA 



Proses yang terjadi di dalam tubuh agar kita dapat menggerakkan tangan ke depan dan ke belakang, tidak sesederhana kelihatannya. Sebab, agar fungsi ini bisa berjalan, diperlukan kerjasama dari berbagai organ yang masuk ke dalam sistem gerak pada manusia.
Selain berfungsi sebagai penggerak tubuh, sistem gerak pada manusia juga berperan dalam memberikan stabilitas, serta bentuk atau postur untuk tubuh kita. Berikut ini penjelasannya untuk Anda.

Mengenal lebih jauh tentang sistem gerak pada manusia

Sistem gerak pada manusia atau yang dalam bahasa medis disebut sebagai sistem muskuloskeletal, terdiri dari tulang, otot, sendi, serta organ-organ lain seperti ligamen dan tulang rawan. Organ-organ yang termasuk ke dalam sistem ini, akan bekerja sama untuk melakukan berbagai fungsinya dengan baik.Dalam sistem gerak pada manusia, tulang akan berja sama dengan tulang rawan, ligamen, serta jaringan ikat lainnya, untuk merekatkan satu tulang dengan tulang lainnya.Sementara itu, untuk mendukung berat yang dipikul oleh tubuh, tulang akan bekerjasama dengan otot. Tulang dan otot juga akan membantu tubuh untuk dapat bergerak dengan baik. Tanpa adanya tulang rangka, otot tidak akan memiliki tempat untuk menempel, agar bisa melakukan fungsinya dengan baik.

Tulang sebagai bagian dari sistem gerak pada manusia

Salah satu organ utama dalam sistem gerak pada manusia adalah tulang yang tersusun sebagai sistem rangka. Tubuh manusia, memiliki sekitar 206 tulang. Semuanya tersusun dengan struktur lapisan serupa, yaitu lapisan luar yang keras, dan lapisan dalam yang lebih lunak.Selain berperan dalam pergerakan, tulang juga berfungsi untuk hal lain di tubuh, yaitu:
  • Sebagai fondasi tubuh
  • Melindungi organ-organ vital di dalam tubuh
  • Menyimpan kalsium
  • Memproduksi sel darah
Secara alami, tulang akan memperbarui dirinya setiap 10 tahun sekali. Setiap tahunnya, sekitar 20% dari total tulang di tubuh berganti dengan yang baru.

Otot sebagai bagian dari sistem gerak pada manusia

Dari tiga jenis otot di tubuh, ada dua jenis otot yang masuk ke dalam sistem gerak pada manusia, yaitu otot skeletal dan otot halus.

• Otot skeletal

Otot skeletal terdiri dari serat-serat elastis yang memungkinkan tubuh untuk bergerak dengan bebas. Otot ini melekat pada tulang dan sekitar sendi. Peregerakan otot skeletal diatur oleh otak. Selanjutnya, otot ini bergerak secara sadar sesuai keinginan. Contoh otot skeletal adalah otot betis, otot paha, otot perut, dan lengan.

• Otot halus

Berbeda dari otot skeletal yang pergerakannya dilakukan secara sadar, pergerakan otot halus terjadi secara otomatis, tanpa keingingan.Sebenarnya, pergerakan otot halus pergerakannya diatur oleh otak. Namun, pergerakannya dilakukan berdasarkan kebutuhan, bukan keinginan. Contoh otot halus adalah otot-otot pada pencernaan dan otot nadi.

Sendi sebagai bagian dari sistem gerak pada manusia

Pada dasarnya, sendi adalah sebutan untuk pertemuan antara dua buah tulang. Sendi rahang, misalnya, adalah pertemuan antara tulang rahang atas dan tulang rahang bawah. Sendi manusia umumnya bekerja seperti engsel, yang memungkinkan pergerakan antara kedua tulang tersebut. Karena itulah sendi masuk ke dalam sistem gerak pada manusia. Namun, ada juga sendi yang tidak dapat bergerak.Secara umum, sendi-sendi di tubuh manusia bisa dibedakan menjadi:

1. Sendi tidak bergerak atau sendi fibrosa

Contoh sendi yang tidak bergerak adalah tengkorak di kepala. Sendi ini juga bisa disebut sebagai sendi mati. Tulang tengkorak sebenarnya terdiri dari lempengan-lempengan tulang pipih yang bisa sedikit bergerak saat seorang bayi dilahirkan. Namun ketika masa pertumbuhan terhenti, lempeng-lempeng tulang tersebut akan menyatu dan tidak lagi bisa bergerak.

2. Sendi yang dapat bergerak sebagian atau sendi cartilagonius

Contoh sendi yang dapat bergerak sebagian adalah sendi di tulang belakang. Tulang-tulang di persendian ini, dihubungkan oleh tulang rawan dan dapat bergerak mengikuti tulang di atas maupun di bawahnya.

3. Sendi yang dapat bergerak bebas atau sendi synovial

Sendi ini bisa bergerak bebas, ke atas, ke bawah, maupun memutar. Contoh sendi yang dapat bergerak dengan bebas adalah sendi pinggul, bahu, siku, lutut dan pergelangan kaki. Seringkali persendian ini disebut juga sebagai sendi peluru.Pada sendi yang bisa bergerak bebas, ada suatu cairan yang dinamakan cairan sinovial. Cairan ini berada di antara tulang-tulang yang membentuk sendi tersebut, dan berfungsi sebagai pelumas untuk memudahkan tulang bergerak.Sendi yang dapat bergerak bebas, kembali dibagi menjadi tiga jenis, yaitu:
  • Sendi engsel, yang pergerakannya hanya satu arah, seperti pada lutut dan siku
  • Sendi putar, seperti kepala yang bisa bergerak ke kiri, kanan, atas, maupun bawah
  • Sendi ball and socket, yang bisa bergerak paling bebas. Pada sendi ini, ujung satu tulang berada di cekungan tulang yang lain, seperti pada sendi pinggul dan bahu

Komponen lain yang termasuk dalam sistem gerak pada manusia

Selain ketiga komponen di atas, ada komponen lain yang juga berperan dalam sistem gerak pada manusia, seperti:

• Tendon

Tendon adalah jaringan keras yang berfungsi untuk menghubungkan otot ke tulang. Jaringan ini sebagian besar terdiri dari kolagen.

• Ligamen

Sementara itu, ligamen adalah jaringan keras yang menghubungkan tulang yang satu dengan tulang yang lain. Ligamen tersusun dari kolagen dan serat-serat elastik, sehingga masih dapat meregang. Komponen ini, berada mengelilingi sendi.

• Tulang rawan

Ujung dari dua tulang yang membentuk sendi, dikelilingi oleh tulang rawan. Tulang rawan yang normal, memiliki tekstur yang lebih halus, tapi padat dan berfungsi sebagai penyerap tekanan, serta gesekan berlebih saat tubuh bergerak.

• Saraf

Pada sistem gerak pada manusia, saraf berfungsi untuk mengontrol kontraksi otot skeletal serta menginterpretasikan informasi rangsangan. Secara umum, saraf juga berfungsi untuk mengkoordinasi aktivitas yang ada pada sistem organ di tubuh.

• Bursae

Bursae adalah suatu kantung berisi cairan yang bertindak sebagai bantalan dan mengurangi gesekan di permukaan organ tubuh yang bergerak, seperti tulang, otot, tendon, dan kulit.Sistem gerak pada manusia memang bisa dibilang cukup rumit, karena melibatkan begitu banyak bagian tubuh. Namun, setelah melihat penjelasan di atas, Anda berarti sudah semakin paham akan pentingnya sistem ini.Oleh karena itu, jagalah kesehatan Anda senantiasa. Jangan sampai ada gangguan kesehatan sendi, tulang, atau otot yang menghampiri.



SEKIAN DAN TERIMAKASIH...
SEMOGA BERMANFAAT YAAA...

Kamis, Januari 21, 2021

STRUKTUR BUMI

Hari / Tanggal                 : Kamis / 21 Januari 2021
Laboratorium Sains
Materi

STRUKTUR BUMI



Bumi adalah salah satu planet di tata surya (sistem matahari) yang terdapat dalam suatu galaksi yang bernama Galaksi Bima Sakti (The Milky Ways atau Kabut Putih). Dalam tata surya kita planet bumi menduduki nomor tiga dari matahari. Selain planet-planet dalam tata surya ada juga benda-benda angkasa lain dan 200 milyar bintang yang ada pada Galaksi Bima Sakti. Pada sebuah penelitian galaksi Bima Sakti ternyata buka satu-satunya galaksi namun terdapat ratusan,jutaan bahkan milyaran galaksi lainnya yang mengisi jagat raya ini. Adapun proses pembentukan batu-batuan terjadi secara bertahap di dalam bumi dan reliefnya berdasarkan dengan zaman sejarah dalam ilmu geologi.

Dalam ilmu geologi akan dipelajari mengenai kejadian, struktur, dan komposisi batu-batuan kulit bumi diselidiki oleh,sedangkan dalam ilmu geofisika dipelajari sifat batu-batuannya.Hasil penelitian ilmu geologi menunjukkan bahwa unsur bumi telah berusia ±4.700 tahun dari mulai proses pendinginan sampai pada akhirnya mengalami pembekuan. Planet bumi terus berputar mengelilingi sumbunya yang disebut berotasi selama 24 jam tepatnya 23 jam 56 menit dalam satu hari.Berevolusi mengelilingi matahari dengan lintas garis edar berupa elips.Satu putaran/berevolusi memakan waktu 365 hari 5 jam 48 menit atau satu tahun.

Struktur bumi menurut pada ahli 

struktur bumi

Ada juga ahli mengidentifikasi struktur bumi berdasarkan klasifikasi struktur dan unsur kimianya. Latar belakang klasifikasi yakni berdasarkan ketika planet bumi telah terbentuk dari massa gas, maka akan lambat laun mengalami sebuah proses pendinginan. sehingga bagian terluar planet bumi berubah menjadi keras, sedangkan bagian dalam bumi masih tetap dimana itu merupakan massa zat yang panas dalam keadaan lunak.

Pada saat proses pendinginan berlangsung dalam waktu yang menghabiskan jutaan tahun, maka zat-zat pembentuk bumi yang terdiri dari berbagai jenis sifat kimia dan fisikanya telah sempat memisahkan diri berdasarkan dengan perbedaan sifat-sifat tersebut. Dari hasil-hasil penelitian terhadap bagian fisik bumi menunjukkan bahwa batuan-batuan pembentuk sistem tata surya  pada bagian planet bumi dimulai dari bagian kerak bumi sampai inti bumi dengan  komposisi kandungan mineral dan unsur kimia yang berbeda-beda.

Secara struktur, Berikut adalah penjelasan mengenai struktur bumi :

1. Kerak bumi (crush)

Kerak bumi atau Crush merupakan kulit bumi bagian luar (permukaan bumi). Tebal lapisan kerak bumi mencapai 70 km dan merupakan lapisan batuan yang terdiri dari batu-batuan dan masam. Lapisan menjadi tempat tinggal bagi seluruh makhluk hidup. Suhu di bagian bawah kerak bumi mencapai 1.100 derajat Celcius. Lapisan kerak bumi dan bagian di bawahnya hingga kedalamn 100 km dinamakan litosfer. Kerak dean mantel dibatasi oleh Mohorovivic Discontinuity. Susunan kerak bumi yaitu terdiri dari feldsfar dan mineral silikat. Lapisan bagian atas kerak bumi yang berada di daerah daratan, biasanya dilapisi oleh tanah. Tanah, yang terdiri atas kandingan partikel batuan yang telah ditimpa cuaca, dan juga mengandung banyak zat organik yang berasal dari pembusukan makhluk hidup pada zaman purba.Tanah bisa mendukung kehidupan tanaman di bumi dan juga binatang karena makanan hewan, baik langsung maupun tidak berasal dari tanaman.

2. Selimut atau selubung bumi (mantle)

Lapisan ini juga disebut juga astenosfer. Selimut atau selubung merupakan lapisan yang terletak di bawah lapisan kerak bumi. Tebal selimut bumi mencapai 2.900 km dan merupakan lapisan batuan padat. Selimut bumi terdiri dari campuran berbagai bahan yang memiliki baik cair,padat dan gas dengan suhu yang tinggi. Suhu di bagian bawah selimut bumi mencapai 3.000 derajat celcius. Mantel atau selimut bumi ini yang membungkus inti bumi. adapun komposisinya kaya dengan magnesium. Mantel bumi terdiri atas dua yaitu mantel atas yang memiliki sifat plastis hingga semiplastis dengan kedalaman sampai 400 km sedangkan mantel bagian bawah memiliki sifat padat dengan kedalaman hingga 2.900 km.

3. Inti bumi (core)

Inti bumi yang terdiri dari material cair, dengan penyusun utama logam besi (90 %),nikel (8 %), dan lain-lain yang terdapat pada kedalaman 2900-5200 km. Lapisan ini dibedakan menjadi dua yaitu lapisan inti luar (outer core) dan lapisan inti dalam (innner core). Lapisan inti luar tebalnya sekitar 2.000 km dan terdiri atas besi cair yang suhunya mencapai 2.200 derajat Celcius. Adapun inti bagian dalam merupakan pusat bumi berbentuk bola dengan diameter sekitar 2.700 km. Inti dalam ini terdiri dari nikel dan besi yang suhunya mencapai 4.500 derajat Celcius. Pada penelitian geofisikia,inti bumi memiliki material dengan berat jenis yang sama dengan berat jenis meteorit logam yang terdiri atas material besi dan nikel. Sehingga para ahli percaya inti bumi tersusun dari beberapa senyawa besi dan nikel. Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa karakteristik lapisan bumi paling dalam (inti) memiliki sifat pejal atau keras yang diselubungi lapisan cair relatif kental, sedangkan pada bagian luar atau atasnya berupa litosfer yang pejal dan keras pula.

Berdasarkan susunan kimianya,bumi dapat dibagi menjadi empat bagian,yakni bagian padat (lithosfer) yang terdiri dari tanah dan batuan,bagian cair (hidrosfer) yang terdiri dari berbagai bentuk ekosistem perairan seperti laut,danau,dan sungai dan bagian udara (atmosfer) yang menyelimuti seluruh permukaan bumi serta bagian yang ditempati oleh berbagai jenis organisme (biosfer). Keempat komponen tersebut berinteraksi secara aktif satu sama lain,misalnya dalam siklus biogekimia dari berbagai unsur kimia yang ada di bumi,proses transfer panas dan perpindahan materi padat. Dari empat macam susunan kimia yang terdapat pada bumi yang bisa dijelaskan yakni dua yaitu:

  • Atmosfer – Atmosfer adalah lapisan udara yang menyelimuti bumi secara menyeluruh dengan ketebalan lebih dari 650 km. Gerakan udara dalam atmosfer terjadi terutama karena adanya pengaruh pemanasan sinar matahari serta perputaran bumi. Fungsi atmosfer adalah pada perputaran bumi ini akan mengakibatkan bergeraknya massa udara, sehingga terjadilah perbedaan tekanan udara di berbagai tempat di dalam atmosfer yang dapat menimbulkan arus angin. Pada lapisan atmosfer terdapat kandungan berbagai jenis gas. Berdasarkan volumenya,jenis gas yang paling banyak terkandung berturut-turut adalah nitrogen (N2) sebanyak 78,08 %,oksigen (O2) sebanyak 20,95%,argon sebanyak 0,93 %,serta karbon dioksida (CO2) sebanyak 0,03%. Berbagai jenis gas lainnya juga terkandung dalam atmosfer,tetapi dalam konsentrasi yang jauh lebih rendah,misalnya neon (Ne),helium (He),kripton (Kr),hidrogen (H2),xenon (Xe),ozon (O3), metan dan uap air
  • Hidrosfer – Hidrosfer merupakan wilayah perairan yang mengelilingi bumi. hidrosfer meliputi samudra, laut, danau, air, tanah,mata air, hujan, dan air yang berada di atmosfer. Sekitar tiga perempat dari permukaan bumi ditutupi oleh air. Air di bumi bersirkulasi dalam lingkaran hidrologi, dimana air jatuh sebagai hujan dan mengalir ke samudra-samudra sebagai sungai dan menguap kembali ke atmosfer.

Air di alam terbagi menjadi tiga,sebagai berikut

  • Air di permukaan bumi, meliputi laut, sungai, danau, rawa,salju, es dan glester
  • Air di udara, meliputi uap air, kabut,dan berbagai macam awan
  • Air di dalam tanah, meliputi air tanah,air kapiler,geiser dan artois

Jumlah air di bumi tidak bertambah dan tidak berkurang, namun wujud dan tempatnya sering mengalami perubahan. Perubahan wujud air (padat,cair,dan gas) membentuk suatu siklus atau daur yang disebut siklus/daur hidrologi. Siklus hidrologi adalah proses perputaran air, seperti proses terjadinya hujan dari air menguap menjadi awan, dan apabila sudah mencapai titik jenuh awan tersebut akan jatuh dalam bentuk air hujan begitu seterusnya. Dalam siklus hidrologi air mengalami perubahan bentuk.

Lapisan Pada Bumi

Sejauh yang diketahui, bumilah satu-satunya tempat tinggal di jagatraya ini yang dihuni makhluk hidup, di mana manusia berada. Bumi pada dasarnya adalah sebuah bola batuan raksasa yang melakukan pergerakan di angkasa dengan kecepatan hampir mencapai 3000 m per detik. Adapun Berat bumi sekitar 6000 juta ton. Hampir dua pertiga bagian permukaan bumi yang berbatu-batu tertutupi oleh air. Pada bagian batuan yang tidak tertutup air inilah akan membentuk bagian bumi yang lain lalu kemudian disebut sebagai daratan. Bumi diselimuti oleh lapisan gas yang dinamakan atmosfer dengan ketinggian lapisan sejumlah 700 km dari permukaan bumi. Dari luar batas atmosfer inilah, di situlah lapisan yang disebut lapisan luar angkasa.

Bumi terdiri atas beberapa lapisan yaitu:

  1. Atmosfer –  merupakan lapisan udara yang mengelilingi bumi. Tebalnya ± 2.000 km. Lapisan udara ini terutama mengandung nitrogen, oksigen,dan gas. Lapisan atmosfer menjaga bumi agar tidak terlalu panas kena sinar matahari dan tidak terlalu dingin. Lapisan udara ini juga melindungi bumi terhadap sinar ultra ungu dari matahari, sinar ini berbahaya bagi berlangsungnya kehidupan. Di lapisan bawah atmosfer terdapat awan yang mengandung butir-butir air yang berasal dari uap air lautan dan uap air daratan turun ke bumi sebagai hujan.
  2. Hidrosfer lautan perairan – Lautan merupakan cekungan besar yang berisi air dengan kedalaman rata-rata 3.500 m. Luas lautan mencapai dua per tiga permukaan bumi.
  3. Litosfer – yaitu lapisan yang terletak di atas lapisan pengantara, dengan ketebalan 1200 km, berat jenisnya rata-rata 2,8 gr/cm3. Suhu di bagian kerak bumi mencapai sekitar 1.050º C. Litosfer biasa juga disebut sebagai lapisan batuan pembentuk kulit bumi atau crust .

Litosfer berasal dari dua kata yaitu katalithos yangberarti batu dan katasfhere/sphaira dengan arti bulatan atau lapisan. Dengan demikian Litosfer dapat dimaknai sebagai suatu lapisan batuan pembentuk kulit bumi. Dalam kata lain, litosfer merupakan bagian lapisan bumi paling atas dengan ketebalan lebih kurang 70 km yang tersusun dari batuan penyusun kulit bumi.

Kulit bumi atau litosfer terdiri atas :

  • Lapisan sial (si – silica – al – aluminium) – Yaitu lapisan kulit bumi yang tersusun atas logam silisium dan aluminium,senyawanya dalam bentuk SiO2 dan Al2o3. Dalam lapisan ini anatra lain terdapat batuan sedimen, granit, andesit, jenis batuan metamorf dan batuan lain di daratan benua. Lapisan sial disebut juga lapisan kerak yang bersifat padat dan kaku dengan ketebalan rata-rata kurang lebih 35 km.
  • Kerak benua – Merupakan benda padat yang terdiri dari betuan beku granit ada bagian tasnya dan batuan beku basalt ada bagian bawahnya. Kerak ini yang menempati sebagai benua. Kerak benua terdiri kandungan mineral berupa Si,Al. Adapun ketebalannya sekitar 30-80 km (Condie,1982) dan rata-rata 35 km sedangkan berat jenisnya yaitu sekitar 2,85 mg/cc. Biasanya kerak benua disebut juga lapisan granitis karena terdiri dari susunan batuan yang berkomposisi batuan granit.
  • Kerak samudera – Merupakan benda padat yang terdiri dari endapan di laut ada bagian atas, kemudian di bawahnya batuan-batuan vulkanik dan yang paling bawah tersusun dari batuan beku gabro dan peridotit. Kerak ini yang menempati samudra. Kerak samudra terdiri atas mineral yakni Si,Fe,Mg. Ketebalan kerak samudra sekitar 5-15 km (Condie,1982). Berat jenisnya rata-rata sebanyak 3 mg/cc. Nama lain dari kerak samudra yaitu lapisan basaltis karena penyusunnya berupa batuan yang berkomposisi basalt.

Perbedaan dari kedua kerak ini bukan hanya dari ketebalan dan berat jenisnya namun juga terdapat perbedaan umur. Batuan kerak benua telah diketahui sekitar 200 juta tahun yang lalu. Umur inilah yang muda dibanding dengan kerak benua karena kerak benua telah ditemukan pada 3800 juta tahun yang lalu. Lapisan sima, yaitu lapisan kulit bumi yang disusun oleh logam-logam silisium dan megnesium dalam bentuk senyawa siO2 dan Mgo. Lapisan ini mempunyai berat jenis lebih besar daripada lapisan sial karena mengandung besi dan magnesium,yaitu mineral ferromagnesium dan batuan basalt. Lapisan sima merupakan bahan yang bersifat elastis dan mempunyai ketebalan rata-rata 65 km.

Kulit bumi memiliki lapisan batuan dengan ketebalan 4-80 km. Adapun batuan kulit bumi adalah:

1. Batuan beku – Batuan jenis ini ialah batuan yang terbentuk karena magma pijar yang mendingin menjadi padat. Berdasarkan tempat pendinginannyaada tiga macam batuan beku.

  • Batuan tubir/batu beku dalam. Batuan ini terbentuk jauh di dalam kulit bumi dan hanya terdiri atas kristal saja. Karena pendinginannya lambat sekali maka kristalnya besar-besar, misalnya granit.
  • Batuan leleran/batu beku luar, Batuan ini membeku di luar kulit bumi sehingga temperatur turun cepat sekali. Zat-zat dari magma hanya dapat membentuk kristal-kristal kecil, dan sebagian ada yang sama sekali tidak dapat menjadi kristal. Itu sebabnya batuan leleran ada yang terdiri atas kristal-kristal besar, kristal-kristal kecil dan bahan amorf, misalnya liparit. Ada yang hanya terdiri atas bahan amorf, misalnya batu apung.
  • Batuan korok/batu beku gang. Batuan ini terbentuk di dalam korok-korok atau gang-gang. Karena tempatnya dekat permukaan, pendinginannya lebih cepat.Itu sebabnya batuan ini terdiri atas kristal besar, kristal kecil, dan bahkan ada yang tidak mengkristal. Misalnya bahan amorf dan granit fosfir.

Bila batuan beku lapuk maka bagian-bagiannya yang lepas mudah diangkut oleh air, angin, atau es, dan diendapkan di tempat lain.Batuan yang mengendap ini disebut batuan sedimen. Batuan ini mula-mula lunak, tetapi lama-kelamaan menjadi keras karena proses pembatuan.

Dilihat dari perantara atau mediumnya, batuan sedimen dapat dibagi menjadi tiga golongan sebagai berikut:

  • Batuan sedimen aeris atau aeolis .Pengangkut batuan ini adalah angin. Contohnya tanah los, tanah tuf, dan tanah pasir di gurun.
  • Batuan sedimen glasial, Pengangkut batuan ini adalah es. Contohnya moraine.
  • Batuan sedimen aquatis (aqua = air). Batuan ini terdiri dari:
  • Breksi, yakni batuan sedimen yang terdiri atas batu-batu yang bersudut tajam yang sudah direkat satu sama lain.
  • Konglomerat, yakni batuan sedimen yang terdiri atas batu-batuyang bulat-bulat yang sudah direkat satu sama lain
  • Batu pasir, yakni batuan sedimen yang terdiri atas kristal-kristal.

Pengendapan pada batuan sedimen

  • Batuan sedimen lakustre, yakni batuan sedimen yang diendapkan di danau. Contoh turf danau dan tanah liat danau.
  • Batuan sedimen kontinental, yakni batuan sedimen yang diendapkan di laut. Contoh : tanah los dan tanah gurun pasir.
  • Batuan sedimen marine, yaitu batuan sedimen yang diendapkan di laut. Contohlumpur biru di pantai, endapan radiolaria di laut dalam, dan lumpur merah.

2. Batuan metamorf – Batuan ini merupakan batuan yang mengalami perubahan yang dahsyat. Asalnya dapat dari batuan beku atau batuan sedimen.Perubahan itu dapat terjadi karena bermacam-macam sebab sebagai berikut:

  • Karena suhu tinggi – Suhu tinggi berasal dari magma, sebab batuan itu berdekatan dengan dapur magma sehingga metamorfosa ini disebut metamorfosa kontak. Contohmarmer dari batu kapur dan antrasit dari batu bara.
  • Karena tekanan tinggi – Tekanan tinggi dapat berasal dari adanya endapan-endapan yang tebal sekali di atasnya. Contohbatu pasir dari pasir.
  • Karena tekanan dan suhu tinggi – Tekanan dan suhu tinggi kalau ada pelipatan dan geseran waktu terjadi pembentukan pegunungan, metamorfosa seperti ini disebut metamorfosa dinamo.Contohbatu asbak, schist, dan shale

3. Mesosfer atau mantel bumi –  Di bawah kerak bumi terdapat lapisan mantel bumi. Mantel ini merupakan lapisan batuan setebal sekitar 2.900 km. Suhu di bagian bawah lapisan mantel mencapai 3.700º C, tetapi batuan tetap padat karena berada di bawah tekanan tinggi.

4. Barisfer – Yaitu lapisan inti bumi berupa bahan padat yang tersusun dari lapisan ini (niccolum =nikel dan ferrum= besi). Jari-jari +- 3.470 km dan batas luarnya ada kurang lebih 2.900 km di bawah permukaan bumi. Inti bumi terdiri atas dua lapisan, yaitu inti dalam dan inti luar.1) Inti luar tebalnya ± 2.000 km terdiri atas besi cair, suhunya mencapai 2.200ºC.2) Inti dalam terdapat di pusat bumi, merupakan sebuah bolaberdiameter 2.740 km. Bola ini terdiri atas besi dan nikel padat.Suhu di pusatnya menjadi ± 4.500ºC.

5.  Lapisan pengantara – Yaitu lapisan yang terdapat di atas lapisan nife setebal 1.700 km. Berat jenisnya rata-rata 5 gr/cm3. Lapisan pengantara, disebut juga asthenosfer (mantle), merupakan bahan cair bersuhu tinggi dan berpijar.




SEKIAN DAN TERIMAKASIH...
SEMOGA BERMANFAAT YAAA...



Rabu, Januari 20, 2021

Cara Mengonsumsi Suplemen Vitamin dengan Benar

Hari / Tanggal                : Rabu / 20 Januari 2021
Laboratorium Sains
Materi

Cara Mengonsumsi Suplemen Vitamin dengan Benar




Selain makanan dan minuman bergizi, suplemen vitamin umumnya dikonsumsi untuk melengkapi nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Namun, jika memang diperlukan, pastikan Anda mengetahui cara mengonsumsi suplemen yang benar agar tidak menimbulkan efek samping bagi kesehatan.

Vitamin dan mineral merupakan nutrisi esensial. Ini artinya, tubuh tidak dapat menghasilkan kedua nutrisi tersebut secara alami, sehingga perlu diperoleh dari makanan atau suplemen agar kesehatan tubuh tetap terjaga.

Suplemen vitamin tambahan mungkin tidak lagi dibutuhkan apabila Anda telah mengonsumsi beragam makanan sehat secara teratur. Jenis makanan sehat ini dapat berupa aneka buah, sayur, daging, ikan, telur, susu, kacang, dan biji-bijian.

Namun, suplemen vitamin bisa dikonsumsi ketika kebutuhan nutrisi tersebut meningkat atau saat tubuh kekurangan asupan, misalnya ketika sakit, saat hamil atau menyusui, memasuki usia lanjut, atau dalam masa pemulihan setelah sakit.

Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Mengonsumsi Vitamin

Sebelum membeli dan mengonsumsi vitamin, ada baiknya bila Anda mengetahui manfaat dan risiko dari mengonsumsi vitamin tersebut. Jika Anda benar-benar membutuhkan atau memutuskan untuk mengonsumsi suplemen vitamin, perhatikan terlebih dahulu beberapa hal berikut ini:

1. Konsultasi ke dokter

Sebelum mengonsumsi suplemen, Anda sebaiknya berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu untuk menentukan dosis penggunaan suplemen vitamin yang tepat.

Dosis konsumsi suplemen vitamin yang tepat juga bisa berbeda pada kelompok tertentu, misalnya anak-anak, ibu hamil atau menyusui, serta penderita suatu penyakit.

2. Bacalah label kemasan produk

Produk suplemen vitamin umumnya akan mencantumkan rekomendasi dosis penggunaan suplemen pada label kemasannya.

Selain itu, pada label tersebut juga tertera bahan-bahan yang terkandung di dalam suplemen vitamin, takaran sekali konsumsi, manfaat, efek samping, dan tanggal kedaluwarsa. Informasi tersebut penting untuk Anda cermati agar vitamin bisa dikonsumsi dengan baik dan aman.

3. Waspadai efek interaksi obat

Saat hendak mengonsumsi suplemen vitamin, Anda perlu memastikan apakah suplemen tersebut akan menimbulkan efek interaksi terhadap obat-obatan, suplemen lain, makanan, atau produk herbal tertentu.

Anda juga dapat mencatat semua suplemen dan obat-obatan yang pernah atau sedang dikonsumsi untuk ditanyakan kepada dokter.

Di sisi lain, ada beberapa suplemen vitamin yang justru perlu dicampurkan ke dalam minuman atau makanan. Namun, pastikan Anda tidak kelebihan nutrisi dan tidak berisiko mengalami efek samping tertentu.

4. Pastikan izin jual produk

Sebelum mengonsumsi suplemen tertentu, Anda bisa memeriksa apakah produk suplemen tersebut telah terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Obat, suplemen vitamin, atau produk yang tidak terdaftar di BPOM merupakan obat yang tidak mendapat izin layak jual atau konsumsi, sehingga belum tentu aman untuk dikonsumsi.

Waspadai suplemen yang memberikan promosi berlebihan atau menggunakan istilah yang terlalu menarik seperti “garansi uang kembali” atau “100% alami”.

Jangan pula mudah tergoda dengan produk suplemen yang mengklaim dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit atau melangsingkan dengan cepat.

Suplemen vitamin yang baik seharusnya ditujukan untuk menangani masalah spesifik dan tidak menjanjikan hasil secara berlebihan.

Suplemen tersedia dalam berbagai bentuk tablet, kapsul, bubuk, atau cairan. Perbedaan bentuk ini menentukan berapa kadar vitamin yang dapat diserap tubuh dan seberapa cepat efek kerja suplemen vitamin tersebut. Biasanya suplemen dalam bentuk cairan akan lebih cepat diserap tubuh daripada yang bentuknya pil.

Selain itu, perbedaan bentuk suplemen juga tergantung pada jenis vitaminnya. Beberapa suplemen vitamin hanya tersedia dalam bentuk pil, karena jika tidak, dapat membahayakan dan berpengaruh pada asam lambung.

Oleh karena itu, tanyakan kepada dokter tentang jenis suplemen yang tepat untuk Anda.

Panduan Mengonsumsi Vitamin

Tabel berikut ini dapat menjadi panduan Anda dalam mengonsumsi suplemen vitamin. Namun, perhatikan bahwa anak-anak, wanita hamil, ibu menyusui, dan lansia bisa memiliki takaran kebutuhan vitamin yang berbeda dari takaran umum untuk orang dewasa.

Nama vitamin
atau mineral

Kadar yang direkomendasikan per hariKadar aman tertinggi yang dapat dikonsumsi per hari

Manfaat

Vitamin A 

 

 

Pria: 3.000 IUWanita: 2.300 IU

Anak-anak:
Usia 1–3 tahun: 1.000 IU
Usia 4–8 tahun: 1.300 IU
Usia 9–13 tahun: 2.000 IU

10.000 IU

 

Menjaga kesehatan mata, tulang, dan kulitMenguatkan sistem imunitas tubuh

Mencegah komplikasi campak, terutama pada anak

Vitamin B1Pria usia >19 tahun: 1,2 mgWanita usia >19 tahun: 1,1 mg-Menjaga kesehatan otak, rambut, kulit, dan otot
Vitamin B3Pria: 16 mgWanita: 14 mg35 mgMenjaga kesehatan sel-sel darah, otak, sistem saraf, dan kulit
Vitamin B6Pria usia 19–50 tahun: 1,3 mgPria >51 tahun ke atas: 1,7 mg

Wanita usia 19–50 tahun: 1,3 mg

Wanita usia >51 tahun: 1,5 mg

100 mgBerperan penting dalam mengatur nafsu makan, mood, dan aktivitas tidur
Asam folat (Vitamin B9)Segala usia: 400 mcg (microgram)Wanita hamil atau sedang merencanakan kehamilan: 800 mcg

Ibu menyusui: 600 mcg

1.000 mgBerlaku hanya untuk asam folat sintetis yang terdapat di suplemen atau fortifikasi pangan. Namun, tidak ada kadar tertinggi untuk asam folat yang diperoleh dari sumber alami.Suplemen vitamin wajib yang penting bagi ibu hamil untuk mencegah kecacatan pada janin, seperti spina bifida dan anensefaliMencegah preeklampsia pada ibu hamil
Vitamin B12Pria dan wanita usia >14 tahun: 2,4 mcg-Melindungi sel sarafMenghasilkan sel darah merah

Melancarkan pertumbuhan

Vitamin CPria: 90 mgWanita: 75 mg

Perokok membutuhkan dosis tambahan 35 mg

2.000 mgMenjaga kesehatan mulut dan gusiMengurangi risiko kanker

Sebagai antioksidan

Vitamin DBayi (usia 0–12 bulan): 10 mcg (400 IU)Anak-anak dan orang dewasa: 15 mcg (600 IU)

Wanita lansia: 20 mcg (800 IU)

4.000 IUMembantu penyerapan kalsium dalam tubuh untuk kesehatan tulang dan gigi
Vitamin E

 

Anak anak dan orang dewasa: 15 mcg (22 IU)Ibu menyusui: 19 mg (28 IU)1.500 IU dari makanan2.200 IU untuk vitamin E sintetisMembantu pembentukan sel darah merahMemperkuat daya tahan tubuh
Vitamin KPria dan wanita berusia 14–18 tahun: 55 mcgPria dan wanita usia >19 tahun: 65 mcg-Membantu proses pembekuan darahMenjaga kesehatan tulang pada lansia

Tubuh manusia memang membutuhkan asupan vitamin, tetapi jika berlebihan justru dapat mengganggu metabolisme tubuh secara keseluruhan. Oleh karena itu, hindari konsumsi suplemen vitamin, terutama vitamin A, D, E, dan K, dalam dosis tinggi.

Vitamin A,D,E, dan K merupakan vitamin larut lemak yang jika dikonsumsi secara berlebihan, akan menumpuk di dalam jaringan tubuh sehingga menjadi racun. Kondisi ini dapat memicu terjadinya masalah kesehatan yang disebut hipervitaminosis.

Kebutuhan vitamin dan asupan gizi setiap orang bisa berbeda-beda, tergantung usia, jenis kelamin, kehamilan, dan penyakit yang diderita atau pengobatan yang sedang dijalani.

Oleh karena itu, sebelum Anda mengonsumsi suplemen vitamin apa pun, konsultasikan ke dokter terlebih dahulu agar dokter dapat menentukan jenis dan dosis suplemen yang sesuai dengan kebutuhan Anda.






SEKIAN DAN TERIMAKASIH...

SEMOGA BERMANFAAT YAAAA....